
Jodi mencari keberadaan Wisnu karena beberapa hari tidak bekerja banyak klien penting membatalkan kerjasamanya karena tidak ada Wisnu,dia dibuat kerepotan oleh sikap tuaanya itu.Jodi sudah menghubungi Vera tetapi tidak bisa datang kerumahnya juga kosong,akhirnya dia memutuskan datang kerumah ibunya Vera.
"Assalamualaikum,"Sapa Jodi yang tiba dirumahnya.
"Walaikumsalam,eh paman sini masuk paman bunda ada dibelakang,"Ucap Bisma dia yang sedang bermain diruang tamu langsung berlari membukakan pintu saat ada yang mengetuk.
"Hae Bisma,paman cari kerumah kosong ternyata ada disini,"Tanya Jodi.
"Iya paman,bunda sakit dan dibawa kesini sama kakek juga nenek,"Jawab Bisma.
"Ayah ada disini juga Bis,"Tanya Jodi
"Enggak ada paman,ayah pergi sama tante Nindi,"Jawab Bisma dan Jodi hanya geleng geleng kepala melihat kepolosan anak itu.
Bisma lalu berlari ke belakang untuk memanggil Vera,Jodi menunggu diruaang tamu hingga beberapa menit Vera datang menghampiri Jodi.
"Jo,ada apa sampai jauh jauh datang kemari,"Tanya Vera kemudian duduk di depan Jo.
__ADS_1
"Sebenarnya saya mencari Wisnu Ver,perusahaan kacau enggak ada dia sudah beberapa hari dia tidak datang ke kantor banyak klien penting yang membatalkan kerja samanya karena tidak ada Wisnu,"Jelas Jo.
"Dia tidak ada disini jo,kenapa kamu tidak menghubunginya Jo?biasanya kamu bisa menghandle suamnya Jo,"Tanya Vera.
"Aku sudah menghubunginya tetapi tidak bisa,sekarang aku tidak bisa bertindak atau menggantikan seperti ddulu Ver karena para klien tahunya Wisnu pemimpin perusahaan itu Oh ya kata Bisma kamu sakit,"Jawab Jo.
"Dia kembali bersama perempuan itu Jo,semua yang terjadi itu rencana mereka hinggaa Wisnu masuk perusahaan segala.Aku sudah baik Jo,"Lalu Vera menceritakan semuanya kepada Jo.
Jo sudah menduga karena sedari awal Wisnu menunjukkan gerak gerik aneh,dan untungnya untuk nama aset aset penting itu diserahkan kepada Bisma.
"Aku sudah mengajukan gugatan cerai Jo,"Ucap Nindi.
"Aku yakin Jo,aku juga akan mengembalikan semua harta ayah atas nama dia karena aku tidak berhak Jo,aku tidak mau mempersulit proses ceraiku,"Jelas Vera.
"Tapi Ver,disana ada hak kamu juga Bisma lo kalau kamu menyerahkan semuanya kepada Bisma lalu bagaimana kehidupan kamu kelak Ver,"Tanya Jo
"Saya masih bisa menghidupi cucu dan anak saya,"Pak Candra tiba tiba muncul dari depan.
__ADS_1
"Eh om maaf,"Jodi berdiri dan menunduk pada ayah Vera.
"Tak masalah Jo,saya hanya tidak mau harga diri anak saya diinjak injak oleh laki laki brengsek macam dia Jo,"Jawab pak Candra marah mengingat perlakuan Wisnu pada Vera.
"Maksud bapak bagaimana pak,apa yang Wisnu lakukan pada Vera,"Tanyaa Jo takut takut.
"Ya seperti yang saya ceritakan tadi Jo,mas Wisnu memang tidak bisa berubah Jo,biarkan dia hidup berasama Nindi orang yang dia cintai,"Jawab Vera disaat seperti ini dia mengingat Satria.
"Sudahlah Ver,jangan kamu bersedih lagi gara gara laki laki macam dia,ayah akan carikan kamu laki laki yang lebih baek dari dia yang bisa bahagiakan kamu,"Jawab pak Candra.
"Ayah ini apaan seh,Vera juga masih ingin nenangin diri yah tidak mau cepat cepat menikah lagi jika sudah resmi berpisah nanti,"Tolak Vera.
"Tapi dari sebagian harta tuan Santo ada yang diserahkan kepada Bisma pak,dan itu tidak bisa diambil oleh Wisnu karena sudah pateen tanda tangan pak Santo kecuali kelak jika sudah dewasa Bisma menyerahkan sendiri kepada Wisnu,"Cerita Jo yang membuat kedua orang berbeda usia tersebut terkejut.
"Sampai segitunya ayah memikirkan kami Jo,"Jawab Vera mengingat almarhum ayah mertuanya.
"Mungkin tuan Santo sudah memiliki firasat tentang anaknya Ver,kamu harus memimpin perusahaan itu Ver Wisnu tidak tahu akan hal ini,jadi aku harap kamu bersedia memimpinnya untuk bekal Bisma kelak Ver,"Ucap Vera.
__ADS_1
Vera lalu memandang ayahnya dan meminta persetujuan atas apa yang Jo katakan tadi,dan ayah Vera setuju dia juga tidak mau egois atas masa depan cucunya kelak.Jo lalu meminta Vera besak datang ke kantor Wisnu untuk melihat berkas berkas yang disimpan Jo daan akan diaerahkan kepada Vera.