Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 96


__ADS_3

Wisnu nampak marah dan emosi,dia juga pergi meninggalkan mall tanpa perduli Nindi memanggil manggilnya sesampainya dirumah Wisnu melempar semua barang yang ada didepanya.


"Aaaahhhhhhh sial sial,brengsek kau Jodi,kau telah merebut Vera,"Jerit Wisnu sambil melempar semua barang barang yang ada didepanya.


Nindi datang dia terkejut melihat barang barangnya hancur "Cukup mas,kamu ini apa apaan hah kamu marah,cemburu melihat Jodi bersama Vera,sadar mas Vera itu bukan siapa siapa kamu lagi,"Bentak Nindi emosi.


"Tutup mulutmu semua ini gara gara kamu,kalau saja kamu tidak menjebakku maka kamu tidak akan hamil,"Ucap Wisnu emosi dan menuding Nindi


"Ohhh jadi kamu nyalahin aku mas,atau aku perlu putarkan lagi vidio panas itu agar kamu melihat siapa yang bersalah disini hah,"Jawab Nindi tak kalah emosi.


Wisnu mengangkat tanganya akan menampar Nindi "Apa kamu mau tampar aku mas?hayo tampar mas,tampar,"Ucap Nindi sambil mendekatkan wajahnya ke Wisnu


Wisnu tidak jadi menampar Nindi dia lalu pergi meninggalkan Nindi dirumah,sedangkan Nindi menangis dia duduk disofa dan menangis sejadi jadinya dia berharap mendapatkan Wisnu akan bahagia setelah menikah tetapi kenyatanyaa justru pernikahan mereka tidak bahagia.


Dirumah Vera,Jodi yang turun menggendong Bisma lalu membawanya ke kamarnya Vera pergi ke dapur untuk mengambil es yang akan digunakan mengompres bibir Jodi.


"Ver,kamu sudah pulang?"Tanya Bu Karina


"Iya bu,ibu belum tidur?"Jawab Vera


"Belum nak,itu es buaat apa Ver?"Tanya Bu Karina lalu menghampiri Vera


"Buat kompres Jodi bu,tadi kena pukul sama Mas Wisnu,"Jawab Vera


"Kok bisa nak?parah lukanya?Tanya Bu Karina


"Enggak kok bu,ibu istirahat saja ya,Vera kedepan dulu,"Jawab Vera lalu berjalan ke arah depan.


Jodi terlihat tengah memegang bibirnya "Auhh sakit juga,"Ucap Jodi yang maasih didengar Vera.

__ADS_1


"Sini Jo,aku kompres dulu,"Ucap Vera


"Eh,Ver gak usah besak juga sembuh,"Jawab Jodi


"Udah sini jangan ngeyel,"Ucap Vera lalu mulai mengompres bibir Jodi.


Vera lalu memasukkan handuk kecil ke dalam aer Es,dan mulai mengompres Jodi,Jodi memandang Vera dalam hati dia kagum dengan Vera.


"Aaauhh perih,"Ucap Jodi saat Veera mengompres sudut bibirnya.


"Eh maaf,apa kekencengan Jo,"Tanya Vera


"Enggak ko Ver,"Jawab Jodi memandang Vera sesaat mereka saling pandang.


"Cantik,"Gumam Jo yang masih di dengar Vera.


"Ihh apaan seh Jo,"Jawab Vera malu malu.


"Ini kalau gak dikompres bisa bengkak Jo,"Ucap Vera


"Masak seh Ver,makasih ya udah repot repot obatin aku,"Ucap Jo


"Aku yang makasih Jo,kamu udah bela aku dan Bisma gara gara kami kamu jadi kayak gini,"Jawab Vera merasa bersalah.


"Ini Bukan salah kamu,dasar Wisnu saja yang masih cemburu melihat kamu dengan laki laki laen,"Jelas Jo


"Cemburu?hahah kamu ngaco Jo mana ada cemburu kalau cemburu dia gak akan giniin aku Jo,"Jawab Vera dengan tawa.


"Yaah bisa saja dia menyesal Ver,"Jawab Jo

__ADS_1


"Dikamus mas Wisnu itu tidak ada kata menyesal Jo,"Tegas Vera


Vera dengan telaten memgompres Jo,sampai dirasa sudah membaik Vera berhenti dan kembali ke dapur untuk mengembalikan baskom yang dia gunaan untuk mengompres Jodi.Setelah merasa baikan Jodi pamit pulang karena memang hari sudah malam dia tidak enak dengaann tetangga Vera takut terjadi fitnah.


Keesokan paginya Wisnu lebih pagi berangkat ke kantor sudah pasti dia akan memecat Jodi karena rasa cemburunya yang besar.Dia tidak rela Jodi bersama Vera jadi dia ingin memecat Jodi agar dia menyesal telah bermain main dengan Wisnu.


"Selamat pagi tuan,"Sapa Jodi yang sudah berada diruangan Wisnu.


"Hem,bagus kamu masih berani datang ke kantor Jo,sejak kapan kamu ada hubungan dengan Vera?"Tanya Wisnu tanpa menoleh pada Jo


"Sebelumnya maafkan saaya tuan,tapi saya rasa anda tidak punya hak atas hidup Vera karena anda bukan lagi suaminya,dan saya tegaskan saya tidak memiliki hubungan apapun dengan Vera,"Jawab Jo


"Berani kamu bicara seperti itu sama saya Jo,saya sudah bilang jangan peernah dekati Vera walau Vera janda,"Ucap Wisnu marah.


"Kenapa saya harus takut tuan,saya hanya mengajak Bisma jalan jalan karena dia sedih disekolahan dia mendapat bulian bahwa ayahnya tidak sayang dia dan lebih memilih istri baru dan mengutamakan istri barunya daripada anaknya,"Jelas Jo dengan menahan amarah.


"Apa maksud kamu jangan pernah sok tahu kamu,"Jawab Wisnu emosi dan tidak terima.


"Siapa yang sok tahu,apa pernah anda selama ini menemui Bisma dan menanyakan kabar tentangnya,apa pernah anda mengunjungi Bisma dan memeluknya disaat dia butuh sosok seorang ayah,jangan merasa sok benar tuan Wisnu hanya untuk menutupi kesalahan anda,"Tegas Jodi


"Apa katamu berani kamu,"Jawab Wisnu ingin menampar Jodi


"Silahkan tampar dan pukul saya tuan,jika anda belum puas dengan perbuatan anda semalam,"Tantang Jo


Wisnu terdiam dan menurunkan tanganya,dia menyugar rambutnya kasar "Kamu saya pecat Jodi,"Ucap Wisnu


"Tidak masalah tuan,saya juga akan mengundurkan diri dari perusahaan ini dan permisi,"Ucap Jodi.


"Satu lagi Tuan anda telah menyia nyiakan orang yang benar benar tulus dan sayang dengan anda,suatu hari nanti anda akan kehilangan itu semuaa karena ulah anda sendiri,"Ucap Jodi lalu berjalan keluar meninggalkan Wisnu.

__ADS_1


Wisnu berteriak dan memukul jendela juga meja hingga tanganya terluka,dia tidak menghiraukan luka tersebut dia memikirkan omongan Jodi yang telah berbicara tentang Bisma yang menjadi korban bulying.


__ADS_2