Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 15


__ADS_3

Wisnu yang lebih dulu sampai dirumah bergegas ke kamar mandi tanpa menghiraukan istrinya yang tengah menyapanya,dan tak berapa lama Ayah mertuanya datang sambil ngoceh tak jelas,entahlah apa yang terjadi sama mereka Vera belum berani bertanya.


Selesai mandi Wisnu lalu menuju kamar anaknya,dia menyapa Bisma dan mengajak bermain,sedangkan pak Santo sudah menunggunya di meja makan.


"Ver,panggil suami kamu ayo sarapan bareng,ayah enggak jadi balik,masih boleh kan ayah disini dulu,"Tanya pak Santo pada Vera.


"Tentu boleh dong yah,aku malah senang Bisma ada teman bermain lagi,"Jawab Vera senang.


"Ayah juga masih ingin bermain bersama cucu kesayangan,"Jawab Pak Santo,sebenarnya dia hanya ingin memantau soal Nindi dan Wisnu,dia belum sepenuhnya percaya pada anaknya itu setelah pertemuan tadi pagi.


"Biar Ayah juga bisa istirahat,disana kan sudah ada Jodi kan yah,"Tanya Vera,pasalnya Vera tahu kesibukan ayah mertuanya itu mengurus perusahaan sendiri,Wisnu malah memilih bekerja pada orang daripada bekerja di kantor ayahnya,alasanya ingin mandiri.


"Iya,akan ayah serahkan dulu pada Jodi,kapan kamu akan menambah momongan lagi Ver,"Tanya pak Santo.


"Uhuk uhuk,"Vera tersedak saat minum karena pertanyaan pak Santo.


"Minum hati hati Ver,"Nasehat pak Santo yang di tanggapi Vera dengan anggukan belum sempat menjawab pertanyaan ayah mertuanya Wisnu sudah keluar dari kamar anaknya bersama Bisma.


Wisnu sudah bergabung di meja makan bersama Bisma pula,mereka memulai sarapan pagi bersama Vera terlihat tersenyum melihat pemandangan pagi ini,tetapi dalam hatinya perih mengingat Satria,sejujurnya dia kangen Satria.


Wisnu sudah berangkat kerja,dan Vera juga pamit terhadap ayah mertuanya akan mengantar Bisma sekolah terlebih dahulu.Setelah mengantar Bisma dia kan janjian bertemu Satria di rumah Satria.


"Hae,udah ngantar Bismanya?"Sapa Satria saat melihat Vera sudah tiba dirumahnya.


"Sudah mas,aku langsung kesini kangen,"Jawab Vera manja lalu memeluk Satria.

__ADS_1


"Yang bener!aku enggak kangen tuh,"Jawab Satria.


"Ihh kamu kok gitu seh mas,aku jauh jauh kesini lo buat ketemu kamu,"Vera cemberut.


"Cup,"Satu kecupan mendarat di bibir Vera membuat yang punya bibir melongo.


"Mas Satriaaaaaa,"Vera kembali memeluk Satria.


"Aku lebih kangen lagi sama kamu,"Satria membalas pelukan Vera lalu menciuminya dengan gemas.


Lalu mereka ngobrol,dan Vera menceritakan tentang Wisnu dan ayah mertuanya agar memberi kesempatan kepada Wisnu,sejujurnya Satria tidak rela tapi mau gimana lagi,hubungan mereka juga sudah salah.


Siang itu dirumah Satria dipenuhi dengan ******* kedua insan yang sedang di mabuk asmara itu,Vera yang sudah terlanjur kecewa dan nyaman bersama Satria tidak bisa meninggalkan Satria,mungkin dia egois tapi yang namaya hati tidak bisa berbohong.


"Sayang kamu hebat banget,aku sangat puas Wisnu itu bodoh wanita secantik dan sepintar kamu masih diselingkuhin aja,"Satria masih memeluk Vera yang dalam keadaan telanjang.


"Husstt jangan nangis kalau sama aku ya,maafin aku jika omongan aku membuat kamu sedih,"Satria menangkup kedua pipi Vera.


"Enggak ko mas,aku beruntung bisa mengenal kamu mas,seandainya waktu bisa diputar kembali aku ingin lebih dulu kenal kamu daripada mas Wisnu"Vera bersandar pada dada bidang Satria.


"Masak seh sayangku,"Satria mencubit hidung Vera.


"Sakit mas,kebiasaan deh cubit cubit hidung aku,"Memegang hidungnya dan pura pura marah.


"Habisnya gemes banget aku yang sama kamu,"Membelai rambut Vera.

__ADS_1


"Mas udah waktunya Bisma pulang,aku mau jemput Bisma dulu ya kalau ada waktu kita ketemu disini lagi,"Vera lalu turun dan memunguti pakaiannya yang berceceran dilantai.


"Baiklah sayang,aku juga akan kembali bekerja,"Jawab Satria.


"Iya mas,"Vera lalu ke kamar mandi dan bersih bersih setelah itu baru keluar dan pamit pada Satria jika akan menjemput Bisma.


Sampai disekolahan Vera terkejut karena melihat Wisnu berada disana dan menggendong Bisma.


"Loh mas,kamu ngapain disini?"Tanya Vera menghampiri Wisnu berada.


"Tadi wali kelas Bisma tlf aku,katanya Bisma muntah muntah dia menghubungi kamu enggak bisa,kamu darimana saja?aku tanya ayah kamu tidak pulang selepas mengntar Bisma,"Tanya Wisnu.


"Ya Alah nak,kamu kenapa?Maafin Bunda ya sayang,maaf mas tadi aku bertemu Ibu sebentar,katanya ayah akan pulang besak,"Jawab Vera berbohong dengan mengambil alih Bisma dari gendongan Wisnu.


"Yang benar kamu?"Tanya Wisnu menatap inten Vera,belum sempat menjawab Bisma lebih dulu bertanya pada bundanya.


"Bun,kata temen Bisma ayah punya istri lagi ya?"Tanya Bisma tiba tiba membuat kedua orang tuanya terkejut.


"Maksud kamu apa sayang?"Tanya Vera.


"Teman aku pas jalan jalan di Mall melihat ayah jalan sama tantenya dia,dan kata teman aku ayah akan menikah dengan tante itu,"Wisnu terkejut dengan pertanyaan anaknya dia diam seribu bahasa tidak bisa menjawab.


"Sayang dengar ya,mungkin teman kamu itu salah orang nak,buktinya ayah selalu sama kita kan,di dunia ini ada seseorang yang sangat mirip dengan kita nak,dan salah satunya mungkin mirip ayah kamu,"Jawab Vera dengan menahan sesak.


"Be benar nak,apa yang dibilang bunda,ayah kan selalu ada buat kalian,"Jawab Wisnu gugup.

__ADS_1


"Benar ya ayah,jangan menikah lagi,Bisma enggak mau punya Ibu tiri,"Bisma selesai menangis.


Vera lalu mengajak Bisma pulang,tanpa memperdulikan keberadaan Wisnu hatinya terlanjur sakit mendengar apa yang Bisma katakan tadi.Walau itu sudah kemaren sebelum Wisnu kembali meminta kesempatan tetapi hati Vera terlanjur terluka sejak lama.


__ADS_2