Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 45


__ADS_3

Vera akhirnya bekerjasama dengan perusahaan Satria dan untuk pertama kalinya Vera bekerja sama langsung diterima oleh perusahaan Satria bukan karena Vera selingkuhan Satria tetapi memang kinerja Vera yang luar biasa.


Siang itu Wisnu mendatangi Bisma,dia amat rindu dengan anaknya dia memberanikan diri datang kerumah mertuanya untuk menemui Bisma.


"Assalamualaikum,"Wisnu sudah berada didepan rumah bu Karina.


"Walaikumsalam,ayah aku kangen,"Ternyata Bisma yang membukakan pintu dia lalu memghambur ke pelukan ayahnya.


"Halo boy,gimana kabar anak ayah?"Tanya Wisnu sambil menciumi pipi Bisma.


"Bisma baek yah kok ayah enggak pernah pulang lagi,"Tanya Bisma yang membuat Wisnu diam.


"Masih ingat kamu Wis jika punya anak,"Bu karina keluar.


"I ibu,maaf bu saya kangen Bisma boleh saya bicara dengan Bisma,"Ijin Wisnu takut takut.


"Dia anak kamu,jadi ibu tidak berhak melarang kamu syukur kalau kamu masih ingat dia,"Jawab Bu Karina.


"Terimakasih bu,saya akan disini ssbentar melepas kangen bersama Bisma bu,"Ijin Wisnu.


"Silahkan,ibu mau memasak dibelakang,"Bu Karina pamit masuk ke dalam rumah.

__ADS_1


Bisma bermain bersama Wisnu,Bisma mengajak bermain mobil mobilan yang tadi Wisnu bawakan,saat sedang asik bermain Vera datang,dia sempat terkejut atas kedatangan Wisnu dirumah ibunya.


"Mas Wisnu,ngapain kamu disini?"Tanya Vera menghampiri anak dan juga suaminya karena mereka belum bercerai.


"Bunda,bunda sini kita maen sama ayah lagi,"Ajak Bisma.


Wisnu terkesima melihat penampilan Vera yang seratus delapan puluh derajat berubah terlihat lebih cantik dan modis.


"Ve Vera,kamu Vera?"Tanya Wisnu gagap.


"Iya lah ini aku,baru dua minggu enggak ketemu kamu enggak hilang ingatan kan?"Sindir Vera.


"Kamu semakin cantik Ver,"Puji Wisnu.


"Silahkan lanjutkan saja,aku mau masuk,"Pamit Vera tetapi ditahan oleh Wisnu.


"Tunggu Ver,bisa kita bicara berdua,"Tanya Wisnu.


"Maaf mas,enggak ada yang perlu kita bicarakan lagi,permisi,"Vera berlalu ke dalam rumah Wisnu menatap punggung Vera hingga tak terlihat.


"Ver kamu semakin cantik sekarang,ahh bodohnya aku yang selama ini tidak memperhatikan kamu,"Sesal Wisnu dia menyugar rambutnya kasar.

__ADS_1


"Sampai tepukan Bisma menyadarkan Wisnu,lalu mereka bermain bersama lagi.Sedangkan Vera mengomel ngomel di dalam rumah sampai Bu Karina menegurnya.


"Sayang,kamu sudah pulang?kenapa ngomel ngomel gak jelas nak?"Tanya Bu Karina.


"Bu dia ngapain seh kesini segala,kenapa enggak ibu usir aja tadi,"Omel Vera.


"Loh kenapa nak?syukur kan dia ingat anaknya,kamu tidak bisa memisahkan anak dan ayahnya nak kamu enggak lihat Bisma bahagia seperti itu didatangi ayahnya,"Jelas bu Karina.


"Halah kemarin kemarin saja sibuk sama selingkuhanya sekarang aja baru ingat,"Jawab Vera.


"Sudah lah nak biarkan saja,lebih baek kamu cepetan mandi sana dan ajak suami kamu makan ibu sudah selesai memasak,"Saran Bu Karina.


Tanpa menjawab apa yang ibunya suruh Vera bergegas ke kamarnya lalu membersihkan tubunya,lima belas menit kemudian Vera memanggil Bisma mengajaknya makan malam begitupun Vera,walau bagaimana pun mereka masih resmi sebagai suami istri.


Nindi yang mengetahui Wisnu datang kerumah Vera menjadi marah marah,dia tidak rela jika sampai Wisnu kembali bersama Vera,dia ingin Wisnu segera berpisah dengan Vera agar dia bisa memiliki Wisnu seutuhnya beserta hartanya.


Satria selepas bertemu Vera menjadi senyum senyum sendiri hingga membuat istrinya curiga,padahal dia jarang tersenyum jika bersama Bonita.


"Kamu kenapa senyum senyum sendiri mas?"Tanya Bonita menghampiri suaminya.


"Tidak ada,lagi senang saja,"Jawab Satria.

__ADS_1


"Sama aku saja kamu tidak mau senyum mas,"Jawab Bonita dan hanya sikap acuh yang Satria berikan.


Satria memilih keluar kamar daripada harus berduaan dengaan Bonita,sampai sekarang cintanya hanya untuk Vera seorang.


__ADS_2