Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 105


__ADS_3

Wisnu sampai dirumah dengan wajah yang lesu,karena dia mengalami pecah ban dan ternyata semua tambal ban yang dia lewati tutup terpaksa dia mendorong motornya hingga sampai rumah,semua itu ulah Rendra dia sengaja yang membuat Wisnu lama diluar.


"Sayang ini mangganya,"Ucap Wisnu lalu merosot di lantai depan kamar Dia.


"Nindi yang sudah membersihkan tempat tidurnya juga tubuhnya dia membuka pintu dan betapa terkejutnya melihat suaminya tergeletak didepan kamarnya.


"Mas Wisnu,ya ampun kamu kenapa mas?"Tanya Nindi.


"I ini mangganya,"Jawab Wisnu menyerahkan sekresek hitam mangga komplit ada yang muda ada juga yang sudah matang.


"Mas apa yang terjadi sama kamu,"Tanya Nindi setelah menerima mangga tersebut.


"Ban sepedaku pecah Nin dan semua tambal ban tutup,aku mau hubungi kamu ternyata ponselku tertinggal jadi aku mendorong motor sampai rumah,"Jelas Wisnu.


"Ya ampun mas,kasihan banget kamu,aku buatin jus dulu ya,"Ucap Nindi lalu berjalan ke dapur.


"Ini pasti ulah Rendra,gak bisa dibiarin ini dasar laki laki brengsek dia juga sudah tidak takut dengan ancaman aku,"Batin Nindi kesal.


"Aku harus minta bantuan om Wawan untuk membereskan Rendra,"Gumam Nindi lagi,dia lalu bergegas membuat Jus dan memberikanya pada Wisnu.

__ADS_1


"Ini mas jusnya diminum dulu,"Kata Nindi sambil menyerahkan segelas jus jeruk.


Glek glek glek"Ahhh lega,terimakasih sayang,"Ucap Wisnu lalu mencium kening Nindi.


"Iya sama sama,ayo berdiri mas dan kamu istirahat didalam sana,"Ucap Nindi.


"Iya Nin,kamu gak makan mangganya?"Jawab Wisnu.


"Iya ini aku mau makan mas,kamu bersih bersih dulu gih,lalu istirahat nanti aku nyusul,"Ucap Nindi.


Wisnu lalu masuk kedalam kamarnya,dia terkejut melihat keadaan kamarnya sangat rapi dan wangi,semua telah diganti oleh Nindi agar suaminya tidak curiga.


"Ya ampun Nindi,disuruh istirahat malah beresin kamar,"Gumam Wisnu sambil geleng geleng kepala.


"Ini Ko****m punya siapa?apa jangan jangan Nindi selingkuh?"Tebak Wisnu.


"Tapi gak mungkin lah,kan Nindi hamil?apa punyaku dulu ya dan aku lupa membuangnya,aku kan jarang bersih bersih dulu Vera yang bersihin ssmuanya selama sama Nindi dia tidak pernah bersih bersih,"Gumam Wisnu lagi.


"Mas kamu kok lama dikamar mandi?"Teriak Nindi dari luar.

__ADS_1


"I iya Nin sebentar,"Jawab Wisnu dia lalu membuang bungkus alat kontrasepsi tadi ke tempat sampah dia tidak lagi mempermasalhkan itu bisa saja memang punya dia dulu yang lupa dia buang.


"Kenapa hem,kangen ya?"Goda Wisnu yang keluar dari kamar mandi.


"Kamu mas,tahu aja,"Jawab Nindi tersenyum padahal hatinya gelisah karena dia ingat tadi belum membuaang bungkus alat kontrasepsi yang dipakai oleh Rendra.


"Kamu kan baru sehat sayang,istirahat ya tadi kan kamu juga sudah beres berss kamar ini,"Jawab Wisnu.


"Apa mas Wisnu tidak menemukan alat itu ya?"Batin Nindi.


"Nin kok ngelamun?"Ucap Wisnu


"Enggak kok mas,siapa yang melamun sedih aja gak bisa mesra mesraan sama kamu,"Jawab Nindi bohong.


Wisnu lalu mencium dan memijat Nindi agar tidak marah hingga Nindi tertidur pulas baru Wisnu juga ikut tidur disampingnya.


Rendra yang telah berhasil menggauli Nindi, dia menuju rumah Vera dia akan mengintai kegiatan Vera disana.Rendra benar benar sudah terobsesi dengan Vera hingga cara jahatpun dia tempuh.


Pagi menjelang,Vera terbangun dari tidurnya dia merasaakan pusing yang luar biasa hingga akan bangun saja tidak bisa.

__ADS_1


"Auhhh kepalaku pusing banget,"Gumam Vera sambil memegangi kepalanya.


"Dia memaksa jalan keluar,dia akan membuat teh panas agar pusingnya reda,dia berjalan pelan pelan ke dapur tetapi belum sampai didapur dia sudah pingsan.


__ADS_2