Derita Cinta Terlarang

Derita Cinta Terlarang
Bab 102


__ADS_3

Rendra benar benar sudah tergila gila dengan Vera,dia melakukan segala cara agar mendapat maaf dari Vera.


"Ver,tolong maafkan aku,aku tahu akau salah Ver aku mau melakukan semua itu karena diancam oleh Nindi,adekku disekap oleh Nindi aku tidak bisa melakukan apa apa selaen menuruti kemauan dia,percayalah sama aku Ver,"Ucap Rendra yang siang itu mengikuti Vera makan siang sehabis meting.


"Aku sudah memaffkan kamu Ren,jadi jangan terus kamu mengikuti aku,"Jaawab Vera tanpa memandang Rendra karena hatinya terlanjur kecewa.


"Benarkah kamu sudah memaafkan aku Ver?kamu gak marah lagi sama aku kan?"Tanya Rendra senang.


"Iya aku sudah memafkan kamu tapi maaf aku tetap dengan keputusan aku,aku gak bisa terima kamu Ren,carilah wanita yang lebih dari aku diluar sana banyak,"Jawab Vera.


"Ver beri aku kesempatan aku akan buktikan jika aku bisa membahagiakan kamu,"Ucap Rendra akan memegang tangan Vera tetapi Vera keburu berdiri.


"Maaf Ren,aku tidak punya perasaan apa apa sama kamu,hatiku sudah buat orang laen,"Tegas Vera dan sepertinya Rendra tidak terima dia lalu mencekal tangan Vera.


"Ren lepasin sakiiit,kamu gila ya mau celakain aku,aku akan teriak sekarang,"Ucap Vera kesakitan dan berusaha melepaskan tanganya dari Rendra.


"Kalau kamu menolakku maka tidak ada yang boleh miliki kamu kecuali aku,"UCap Rendra marah.


"Dasar gila kamu Ren,"Jawab Vera lalu buru buru berjalan keluar sampai diluar Vera menghubungi Jodi terlebih dahulu.


Vera keluar dari kafe itu karena Jodi sudah berada disana Vera takut untuk pulang sendiri teringat kejadian dulu saat bersama Rendra dia pulang diikuti orang.


"Ver kamu kenapa kayak ketakutan gitu?"Tanya Jodi menghampiri Vera.

__ADS_1


"Nanti saja aku jelaskan kita pulang yuk,"Ajak Vera berjalan mendahului Jodi.


"Hei tunguu,"Ucap Jodi memanggil Vera.


Sedangkan dari arah dalam Rendra memanggil manggil Vera,Jodi terkejut ternyata Vera habis bertemu Rendra tetapi kenapa Vera ketakutan?batin Jodi bertanya tanya untungnya Vera sudah berada didalam mobil dan Jodi segera masuk untuk pulang kerumah Vera.


Didalam mobil Vera masih nampak takut "Ver apa yang terjadi?"Tanya Jodi.


"Dia jahat Jo,dia yang sudah menghancurkan rumah tanggaku,dia yang sudah buat perusahaan mas Wisnu bangkrut,omongan kamu dulu benar Jo,dia tidak benar benar tulus sama aku,"Celoteh Vera dengan berlinang aer mata.


"Sudahlah,yang berlalu biarlah berlalu jangan kamu sesali lagi Ver,jadikan ini pelajaran hidup kamu biar kelak kamu bisa lebih hati hati sama orang,jangan gampang percaya begitu saja,"Nasehat Jodi pada Vera.


"Ne hapus aer mata kamu,"Ucap Jodi menyerahkan sapu tangan miliknya


"Terimakasih Jo,"Jawab Vera.


"Jo makasih ya sekali lagi,maaf aku ngrepotin kamu?"Ucap Vera saat turun dari mobil.


"Iya sama sama,sana gih masuk terus cuci muka jelek banget habis nangis,"Goda Jo yang membuat Vera tersenyum.


"Kamu Jo apaan seh,"Jawab Vera malu


"Aku pulang ya?salam buat Bisma?"Ucap Jo.

__ADS_1


"Gak mampir dulu?"Tanya Vera


"Enggak besak saja sudah malam gak enak sama tetangga,"Jawab Jo


"Baiklah,hati hati ya Jo,"Ucap Vera sambil tersenyum.


"Oke,senyum kamu ngangenin bye love you,"Ucap Jo yang membuat Vera terkejut.


"Jodiii apaan seh,"Jawab Vera tersipu malu.


"Haha bercanda udah kayak kepiting rebus aja itu muka,"Ucap Jo lalu berjalan masuk ke dalam mobil,Vera melotot ke arah Jo mendapat gombalan dari dia setelah Jo pergi Vera memegang pipinya sambil senyum senyum sendiri.


Ditempat berbeda Wisnu dengan gelisah menunggu dokter keluar,dia takut Nindi dan anaknya kenapa napa,dia mondar mandir seperti cacing kepanasan,hingga lima menit kemudian dokternya keluar.


"Dok bagimna keadaan istri saya?"Tanya Wisnu


"Alhmdulilah istri bapak baek baek saja,tadi hanya kontraksi palsu saja sebaeknya bapak jangan membuat istri bapak stres dan banyak fikiran ya pak,karena itu sangat berbahaya bagi janin dalam kandunganya karena Istri bapak HBnya sangat rendah,"Jelas dokter.


"Baik dok terimakasih,boleh saya masuk dok?"Tanya Wisnu


"Oh iya pak silahkan,tetapi sebentar saja ya pak agar pasien bisa istirahat,istri bapak perlu dirawat inap dulu sampai kondisinya stabil,"Ucap dokter itu.


"Iya dok baiklah lakukan yang terbaek untuk istri dan anak saya ya dok?"Ucap Wisnu.

__ADS_1


"Iya pak,pasti kalau begitu saya permisi pak masih ada pasien laen,"Pamit dokter tersebut dan diangguki oleh Wisnu.


Wisnu masuk ke dalam ruang perawatan Nindi,dia melihat Nindi terbaring lemah dengan wajah pucat ada rasa bersalah di hati Wisnu karena gara gara dia istrinya jadi begini.


__ADS_2