Dihamili Berondong

Dihamili Berondong
Bab 105. Pulang Ke Indo


__ADS_3

Setelah keadaan Aluna pulih dan sudah boleh naik pesawat, gadis kecil itu ingin segera pulang ke Jakarta. Tentunya bersama dengan kedua orang tua yang lengkap dan kakaknya juga. Aluna senang sekali karena Axelo sudah mau menerimanya.


Hari ini rencananya mereka akan pergi ke Jakarta dan Gio menangis merengek-rengek ingin ikut dengan Aluna, Saka, Starla dan Axelo. Anak laki-laki itu menangis tanpa henti di pelukan ibunya.


"Aluna jahat...kak Carla (Starla) jahat! Acu ndak dibawa...huhu.. Mommy mau icut." tangis anak laki-laki itu semakin keras. Gina dan Adrian selalu berusaha membujuknya.


"Aduh, aku jadi negara bersalah nih. Gimana kalau aku tunda kepergian--"


"Nggak, jangan. Kamu tenang aja soal Gio, nanti dia juga tenang. Lagian ada daddynya juga disini. Dia nangis sekarang, tapi nanti juga enggak kok." kata Gina seraya melihat ke arah Adrian.


"Iya Star, kamu tenang saja. Nanti adik kamu nggak nangis lagi kok, kan ada Daddynya." ucap Adrian yang tidak mau Starla mengurungkan niatnya lagi untuk pergi ke Jakarta.


"Tapi..."

__ADS_1


"Pergilah," ujar Adrian kepada putrinya.


Adrian melirik ke arah Saka seperti mengisyaratkan sesuatu, lalu Saka pun menganggukkan kepalanya. Semalam Adrian sudah bicara pada Saka, lebih tepatnya Saka yang lebih dulu meminta izin kepada mantan ayah mertuanya itu untuk membawa Starla dan Axelo pergi ke Jakarta. Dia juga akan mengejar Starla kembali dan menyesali perbuatannya. Saka berjanji tidak akan pernah mengkhianati kepercayaannya.


Awalnya Adrian menolak untuk memberikan Saka kesempatan, tapi setelah melihat kesungguhan dan juga tekad Saka selama beberapa hari ini membuat Adrian membuka kesempatan itu untuk Sama mengejar putrinya kembali. Tapi ini adalah kesempatan terakhir. Saka menyetujuinya dan dia akan buktikan bahwa dia bukanlah yang dulu lagi, Saka akan membahagiakan Starla dan keluarga kecilnya.


****


"Yogi, hari ini kamu...saya bebas tugaskan. Silahkan istirahat di rumah sebelum besok masuk bekerja lagi," ujar Saka pada orang kepercayaannya itu.


"Baik pak Saka, terimakasih!" seru Yogi sambil tersenyum.


Setelah mengantar Starla, Saka, Aluna dan Axelo ke rumah keluarga Delano. Starla mendadak gugup dan enggan masuk ke dalam sana. Sekelebat ingatan masa lalu yang pahit, membuatnya sulit masuk ke dalam rumah itu.

__ADS_1


"Star, ada aku disini. Aku sama kamu, Aluna dan Axelo. Semuanya baik-baik saja, Star." ucap Saka seraya meyakinkan Starla untuk bertemu dengan Anggun dan keluarganya lagi. Alasan Starla kesini sebenernya bukan karena dirinya, melainkan Aluna dan Axelo yang memakannya kemari.


"Mom, ayo masuk lumah! Kita ketemu Oma sama Opa." tangan kecil Aluna menggenggam tangan Starla yang sedikit bergetar.


'Aku nggak boleh mengecewakan Aluna, aku kesini demi Aluna dan Axelo' batin Starla sambil menguatkan dirinya.


"Ya, ayo sayang!" sahut Starla sambil tersenyum. Dia menuntun tangan Aluna dan Axelo, lalu disampingnya ada Saka juga. Mereka melangkah masuk ke dalam rumah secara perlahan-lahan.


Di dekat ruang tengah terlihat seorang wanita sedang beres-beres dengan kemoceng ditangannya. Alangkah kagetnya saat ia melihat Starla berdiri tak jauh didepan pintu rumah.


"No-non Starla!"


****

__ADS_1


__ADS_2