
****
Mereka sekeluarga pergi ke resepsi pernikahan Galang dan kekasihnya yang diadakan pada malam hari. Di sana Starla banyak bertemu teman kampusnya. Geng gabrut juga diundang ke acara pernikahan itu. Dan tentunya ada yang berbeda karena yang jomblo sudah tidak jomblo lagi.
"Cie...yang sekarang datangnya gandengan!" goda Fero kepada sahabatnya Malvin yang sekarang sedang bergandengan tangan dengan Monica. Keduanya tampak malu-malu, karena tidak ada yang menyangka, bahwa kedua orang yang seperti tom and Jerry ini akan menjadi pasangan kekasih.
"Iya dong, truk aja gandengan, masa gua enggak? Iya kan Beb?" tanya Malvin kepada kekasihnya. Sontak saja Monica menepuk tangan Malvin dengan wajah yang malu-malu.
"Beb, kok aku malah dipukul sih?"
"Malvin, malu ih."
"Malu apa? Waktu itu kita ciuman didepan rumah Fero aja, kamu--"
Monica langsung membekap mulut Fero dengan satu tangannya, sebelum pria itu bicara yang iya iya berbau vulgar. Sayangnya Fero dan istrinya sudah mendengar itu. Mereka terkekeh mendengar ucapan Malvin yang memang tidak difilter.
__ADS_1
Fero dan Angel tidak menggoda lagi Monica, karena wajah gadis itu sudah memerah dan terlihat marah pada Malvin.
"Beb, tunggu dong!" seru Malvin saat melihat Monica melangkah pergi dari sana.
"Kejar sana, jangan sampe Lo jadi jomblo lagi." cetus Fero sembari tersenyum.
"Cuss....otewe..." Malvin si jomblowati, eh bukan Malvin si bucin sekarang sudah tidak jomblo lagi. Dia memiliki pasangan, yaitu Monica, gadis yang ternyata ia cintai.
"Dari jomblo, dia jadi si bucin ya." ucap Saka menimpali.
"On proses. Doain gue ya bro." jawab Saka sambil tersenyum melihat ke arah Starla yang sedang berbincang dengan Gina, Riko dan Galang, karena memang mereka adalah sahabat di kampus. Sedangkan Vita, dia juga datang kesana bersama suaminya Bisma. Vita terlihat membawa bayi berusia 1 tahun, dia adalah anak Vita dan Bisma, namanya Violetta.
Jangan lupakan Ghea, dia juga hadir di pesta itu karena dia adalah desainer baju pengantin kekasih Galang. Setelah perceraiannya dengan Aldo dua bulan yang lalu, Yogi gencar mendekati Ghea. Hubungan mereka pun berlanjut menjadi pasangan kekasih dan sudah mendapatkan lampu hijau dari Jeffry dan Anggun.
"Ghe, kamu mau minum? Atau kamu mau sesuatu?" tawar Yogi lembut.
__ADS_1
"Boleh deh," jawab Ghea sambil tersenyum.
Yogi meminta Ghea menunggu dan dia yang mengambilkan makanan juga minuman untuk wanita itu. Ghea benar-benar diratukan oleh Yogi, selain baik hatinya, Yogi juga lembut dan memiliki sifat kebapakan. Terbukti, Yogi bisa dekat dengan Aluna dan Axelo, kedua anak kembar itu menempel padanya.
Ketika semua orang sedang menikmati pesta, tiba-tiba saja seorang pria bicara didepan semua orang, diatas panggung. "Halo guys..boleh minta perhatiannya sebentar nggak? Saya ingin mengatakan sesuatu dan saya juga sudah minta izin pada yang punya acara. Saya tau, memang mungkin tidak etis mengatakan ini di acara orang lain. Tapi, saya berharap bisa ketularan pemilik acara ini untuk segera menikah."
Saka, pria itu bicara dengan mikrofon didepan sana. Dengan atensi yang terus menatap Starla. 'Saka mau ngomong apa sih?'
Kini Saka turun dari panggung, dia berjalan mendekati Starla. Lalu berlutut didepan wanita itu.
"Starla Zevania, aku nggak bisa berbasa-basi lagi. Maukah kamu...jadi istriku?" Saka membuka kotak cincin yang berisi cincin indah didalamnya.
"Terima...terima... terima!" semua orang di sana bersorak mengucapkan kata terima, sedangkan Starla masih berdiri mematung di sana dan bingung.
****
__ADS_1