
Sorak Sorai orang-orang di pesta resepsi pernikahan Galang dan kekasihnya itu, terdengar heboh dengan lamaran Saka. Starla sendiri, ia tersenyum dan menyodorkan tangannya ke depan Saka.
"Aku mau Saka, mari kita mulai lagi semuanya dari awal." jawab Starla dengan senang hati. Saka pun tersenyum lebar, dia belum pernah merasa sebahagia ini sebelumnya. Ternyata ketulusan yang selama ini ditunjukkan olehnya, berbuah manis.
"Aku akan buat kamu dan anak-anak kita bahagia. Aku janji, Starla." ucap Saka yang lalu memakaikan cincin pada jari manis Starla. Dimana hal tersebut disaksikan oleh semua orang di sana. Lalu keduanya pun berpelukan, sebagai tanda rekonsiliasi bahwa mereka berdua akan memulai suatu hubungan yang baru.
Axelo dan Aluna bertepuk tangan, mereka terlihat sangat bahagia dengan bersatunya kembali kedua orang tua mereka.
Tak lama setelah lamaran itu, dua Minggu kemudian Starla dan Saka melangsungkan pernikahan dengan resepsi mewah secara besar-besaran. Karena pada pernikahan pertama mereka, semua dilakukan secara sederhana. Sekarang pernikahan itu diadakan dengan megah.
Pernikahan mereka diadakan di sebuah resort kota Bogor. Banyak yang diundang di acara itu. Starla terlihat cantik dengan gaun putih yang dikenakannya. Gaun yang memiliki kesan sopan dan elegan. Rambut Starla terurai panjang dengan sedikit curly, itu semua atas permintaan Saka. Saka tidak mau ada yang melihat leher jenjang Starla yang putih mulus itu.
"Cantik banget calon penganten baru." kata Gina seraya tersenyum, dia memuji anak sambungnya itu.
"Thanks you Mamud." balas Starla dengan senyuman di bibirnya juga.
__ADS_1
"Yang paling penting kamu harus bahagia, langgeng dan harus bisa menyikapi permasalahan rumah tangga dengan kepala dingin. Itu adalah kunci dalam sebuah pernikahan!" ujar Gina lagi.
"Makasih wejangannya Mamud. Aku juga berharap pernikahanku kali ini tidak gagal lagi," lirih Starla penuh kesungguhan.
"Star, ayo! Saka udah datang." ajak Adrian yang ternyata sudah berdiri diambang pintu. Ia akan mengantarkan anaknya sampai ke altar pernikahan dan menyerahkan tanggungjawab untuk menjaga Starla, kepada mempelai pria.
Hati Starla berdebar-debar seakan ini adalah yang pertama kali untuknya. Dia akan menikah dengan orang yang sama, namun dengan suasana yang berbeda. Adrian menuntun Starla ke altar pernikahan, dimana sang mempelai pria yang tampan sudah menunggunya. Saka sangat tampan memakai tuxedo berwarna putih yang melambangkan kesucian, sangat cocok dengan gaun Starla.
Keduanya tersenyum menyambut hari bahagia itu, dimana mereka akan memulai rumah tangga kembali.
"Mommy tantik banget kayak aku." kata Aluna sambil melihat ibunya yang sudah berdiri berhadapan dengan papanya.
"Pede banget sih kamu, hu dasar." ejek Axelo pada adiknya. Keduanya pun tersenyum melihat kedua orang tua mereka di sana.
"Saya mengambil engkau menjadi istri saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus." ucap Saka didepan pendeta, Starla dan juga dihadapan semua orang di sana.
__ADS_1
"Saya mengambil engkau menjadi suami saya, untuk saling memiliki dan menjaga, dari sekarang sampai selama-lamanya. Pada waktu susah maupun senang, pada waktu kelimpahan maupun kekurangan, pada waktu sehat maupun sakit, untuk saling mengasihi dan menghargai, sampai maut memisahkan kita, sesuai dengan hukum Allah yang kudus, dan inilah janji setiaku yang tulus." balas Starla dengan janji yang sama dari dalam lubuk hatinya.
Setelah itu Starla dan Saka sah menjadi suami istri, mereka pun berciuman sebagai tanda bahwa mereka sudah resmi menjadi pasangan. Semua orang bertepuk tangan dan menangis bahagia.
'Aku cinta kamu Starla, aku janji tidak akan menyakiti kamu lagi. Kamu hanya akan bahagia, kita sekeluarga akan bersama selamanya'
'Aku cinta kamu Saka, aku harap kita akan sama-sama selamanya'
Mereka kini telah memulai untuk awal yang baru, sebab pernikahan bukanlah akhir melainkan awal dari sebuah hubungan. Bila dulu mereka menikah karena keterpaksaan dan kesalahan semalam dan tidak ada cinta sama sekali. Tapi kali ini mereka menikah atas dasar cinta, maka ini adalah awal dari segalanya.
...****...
...Tamat ...
Hai readers, Alhamdulillah novel ini udah tamat ...dengan singkat padat. Mohon maaf bila banyak kekurangan, typo atau kesalahan yang lainnya mengenai penulisan atau informasi. Karena sesungguhnya author juga manusia biasa yang punya banyak kekurangan 😁🙏 Author ucapkan goodbye dulu buat semuanya karena untuk jangka waktu yang tidak ditentukan, author akan Hiatus 🥰 Terimakasih yang sudah menerbitkan dukungan buat author 🤧thanks you banget. Semoga kalian sehat selalu dimanapun kalian berada 🥰😍love you...
__ADS_1