Dihamili Berondong

Dihamili Berondong
Bab 108. Chat Geng Gabrut


__ADS_3

Setelah selesai dengan ritual mandinya, Starla barulah menyalakan lampu kamar itu. Lantas ia pun mulai mengenakan pakaiannya dan memoles wajahnya dengan pelembab tipis. Wajahnya sudah cantik walaupun tanpa make up, karena kulitnya yang mulus dan berwarna putih. Bibirnya juga sudah merah tanpa harus dipoles dengan lipstik.


Setelahnya Starla membereskan pakaian kotornya dan dia taruh di kantong kain yang dibawanya.


"Kok ada bekas rokok ya? Apa kamar ini ditempati seseorang? Saka kan nggak ngerokok?" tanya Starla sedikit mengerutkan keningnya saat melihat puntung rokok yang masih ada sedikit nyala api di asbak. "Siapa yang masuk barusan?" Starla panik sendiri, lalu ia mengecek pintu kamar itu. "Masih kekunci kok. Terus siapa yang masuk ke kamar dan ngerokok?" gumam Starla takut. Dia malah berpikir mungkin ada hantu di sana, dengan cepat wanita itu keluar dari kamar tersebut dan mengunci pintunya lagi.


Tubuhnya masih gemetar ketakutan, Starla pun berlari dan tanpa sadar dia menubruk seseorang didepannya.


"Astaga! Hati-hati dong, kamu bisa jatuh." suara itu terdengar familiar ditelinga Starla. Rupanya pria yang menahan tubuhnya itu adalah Saka. Dia menyusul Starla karena wanita itu lama di kamar ujung.


"Saka!"


"Hey, kamu kenapa? Kayak di kejar setan gitu?" tanya Saka seraya menatap mantan istrinya itu dengan cemas.


"Eng-enggak apa-apa kok. Balik ke kamar yuk, anak-anak pasti udah nunggu." sahut Starla dengan gugup.


"Ada apa? Ada yang ganggu kamu?" sebelum pertanyaannya dijawab, Saka akan terus bertanya.


"Nggak apa-apa, yuk balik ke kamar." ajak Starla pada Saka, dia mengabaikan pertanyaannya.


"Jawab dulu ada apa?" tanya Saka lagi ngotot alias ngeyel pake maksimal.


"Ih, kamu ngeyel banget sih. Aku udah bilang nggak apa-apa!" ujar Starla tegas. Namun Saka melihat ada kebohongan di mata wanita itu.


"Tapi kamu--"


Starla memilih mengabaikan Saka daripada wanita itu bertanya hal yang lain-lain dan ia malah menjawab Saka. Wanita itu melangkah pergi ke kamar dimana ada Axelo dan Aluna berada.


Kini Starla sedang tiduran bersama Axelo dan Aluna, sedangkan Saka berada di sofa dalam kamar itu karena Starla melarangnya untuk mendekat. Starla sedang membacakan dongeng Cinderella untuk kedua temannya.


"Dahulu kala terdapat seorang gadis yang ditinggalkan oleh Mama-nya akibat meninggal saat usianya masih kecil. Kemudian sang Papa menikahi perempuan yang telah memiliki dua anak. Beberapa lama kemudian, sang Papa meninggal dunia. Sehingga gadis tersebut hidup bersama ibu tiri dan dua saudara tirinya. Kehidupannya pun sangat malang, karena harus bekerja keras sepanjang hari agar ibu tiri dan dua saudaranya bisa istirahat. Ia juga harus bangun setiap pagi ketika hari masih gelap dan dingin untuk menyalakan api. Ia juga yang memasak makanan dan memastikan api terus menyala agar ruangan menjadi hangat. Gadis tersebut tidak dapat menjaga pakaiannya tetap bersih, karena semua abu dari api dan debu dari rumahnya.


"Berantakan sekali!" kedua saudara tirinya tertawa. Dan itulah mengapa mereka memanggilnya "Cinderella".


"Wah...untung saja Luna Ndak jadi punya ibu tili. Ibu tilinya Cinderella jahat." celetuk Aluna di awal-awal cerita itu.


"Memangnya Luna mau punya ibu tiri sebelumnya?" tanya Starla kepada putrinya itu. Sedangkan Saka terdengar panik mendengarnya, takut Aluna bicara yang macam-macam.


"Iya, dulu Oma..."


"Lanjutin ceritanya, terus Cinderella gimana?" Saka menyela ucapan Aluna. Bisa bahaya kalau Aluna bilang tentang Monica, wanita yang selalu dijodohkan Anggun padanya. Dia tidak mau kalau sampai Starla salah paham, dia kan tak ada rasa pada Monica.


Starla mengabaikan Saka, lalu dia pun kembali bertanya pada Aluna. "Luna sayang, siapa calon mama tiri Aluna?"


"Ada namanya--"


Lagi-lagi Saka menyela Aluna dengan mengambil buku dongeng yang ada ditangan Starla, lalu membacakannya dengan suara keras. Axelo terheran-heran melihat sikap papanya itu, seakan ada yang ditutupi.


"Ketika usia Cinderella beranjak 17 tahun, ada berita besar datang ke kota. Raja dan Ratu akan mengadakana pesta bagi putranya sang Pangeran, untuk mencari pengantin perempuan. Semua perempuan muda di negeri itu diundang untuk datang. Mendengar berita tersebut, para perempuan menjadi bahagia dan semangat. Mereka mengenakan gaun terindah dan menata rambutnya dengan sangat rapi, agar pangeran akan memilihnya. Sedangkan Cinderella, memiliki pekerjaan ekstra yang harus dilakukan. Ia harus membuat dua gaun baru untuk saudara tirinya."


Starla menatap tajam Saka sekilas, lantas ia pun buang muka seolah tak peduli lagi. Padahal didalam hati, dia merasa penasaran siapa wanita yang dibicarakan oleh Aluna.


"Ayo lanjut ceritanya Mom, lebih enak kalau mommy yang celita." ucap Aluna semangat, sementara Axelo terlihat kalem menjadi penyimak saja. Meskipun dia tidak tertarik dengan ceritanya.


"Cinderella pun pada akhirnya mengatakan ingin pergi ke pesta kerajaan tersebut. Namun sayangnya ia tidak mendapatkan jawaban yang menyenangkan. "Baiklah, kapan aku punya waktu untuk membuat gaun sendiri untuk pesta itu?" tanya Cinderella. "Kamu? Siapa bilang kamu akan pergi ke pesta?" teriak ibu tiri. "Sungguh sebuah tawa!" kata salah satu saudara tiri. Kemudian salah satu saudara tirinya menunjuk Cinderella dan melihat bajunya yang sangat berantakan, semuanya pun tertawa. “Saat mereka melihatku, mungkin mereka melihat kekacauan. Tapi aku tidak seperti itu. Dan jika aku bisa, aku akan pergi ke pesta." ujar Cinderella yang berkata pada dirinya sendiri."

__ADS_1


Starla sangat senang menceritakan kisah dongeng pada Aluna, sebab Axelo tidak mau mendengar dongeng dan sekarang ada Aluna yang mendengarkannya.


"Saudari tiri pertama mencoba memasukkan kakinya ke dalam sepatu kaca. Dia berusaha keras, tetapi itu tidak cocok. Kemudian saudari tiri kedua mencoba memasukkan kakinya ke dalam. Dia mencoba dan mencoba dengan sekuat tenaga juga. Tapi tidak ada pas. “Apakah tidak ada gadis lain di rumah?” tanya Pangeran. “Tidak ada,” kata ibu tiri. "Kalau begitu aku harus pergi," kata Pangeran. “Mungkin masih ada satu lagi,” kata Cinderella sambil melangkah keluar dari kamarnya. "Saya pikir anda mengatakan tidak ada gadis lain di sini," kata Pangeran pada ibu tiri. “Tidak ada lagi yang penting!” teriak ibu tiri. "Kemarilah," kata Pangeran pada Cinderella. Cinderella mendekatinya. Pangeran meminta pengawalnya untuk berlutut dan mencoba sepatu kaca di kaki Cinderella, dan itu sangat pas! Kemudian dari balik bajunya, Cinderella mengeluarkan sesuatu. Itu adalah sepatu kaca lainnya! "Aku tahu itu! Kamu adalah orangnya!" ujar Pangeran sambil menangis terharu. "Apa?!" teriak seorang saudara tiri. “Bukan dia!” teriak saudari tiri satunya."Ini tak mungkin!" teriak ibu tiri. Tetapi sudah terlambat. Pangeran tahu bahwa Cinderella adalah orangnya. Dia menatap matanya. Dia tidak melihat abu di rambutnya atau abu di wajahnya. "Saya telah menemukanmu!" dia berkata. “Dan aku telah menemukanmu,” kata Cinderella. Maka Cinderella dan Pangeran menikah, dan mereka hidup bahagia selamanya." usai membaca kisah itu, Starla melihat ke arah putri dan putranya yang tidur bersampingan. Rupanya kedua malaikat kecil Starla dan Saka sudah terlelap ke alam mimpi. Starla melihat wajah damai Axelo dan Aluna.


Lantas, Starla pun menyimpan buku dongengnya dan dia memakaikan selimut untuk kedua anaknya. Lalu ikut terlelap dalam mimpi sambil memeluk keduanya.


Saka tersenyum melihat Starla dan kedua anaknya tertidur di atas ranjang king size itu. Ia menyelimuti Starla dengan selimut juga. Lantas ia pun dengan iseng mengambil gambar Starla juga kedua anaknya.


"Lagi tidur aja kalian kelihatan imut," ucap Saka yang langsung menjadikan foto itu sebagai wallpaper nya dan dia iseng mengirim foto itu ke grup gabrutnya.


Ting!


Saka hot daddy mengirim foto. Foto itu memiliki caption inilah surga dunia ❤️


Malvin si jomblowati sedang mengetik...


Fero si penjahat kelaamin sedang mengetik...


"Hah? Ternyata mereka masih on masih jam segini." gumam Saka saat melihat Fero dan Malvin sedang mengetik pesan di grup.


[Malvin si jomblowati : What? Princess gue udah pulang? Ada mama mertua dan kakak ipar juga? 😲]


[Fero penjahat kelamiin : Congrats bro, cie yang mau balikan sama mantan nih. Uhuy! Gas keun buruan!]


[Fero penjahat kelamiin : @malvin si jomblowati, si anjay sarap lu. Gue ganti nama lu jadi pedofil]


[Malvin si jomblowati : 😜👻]


[Fero penjahat kelamiin : @malvinsijomblowati👀🤦]


[Saka hot Daddy : @Fero penjahat kelamiin, Sepertinya tidak semudah itu Ferguson, jalan gw masih panjang]


[Saka hot Daddy : Untuk saat ini belum, tapi gue yakin gue masih ada di hatinya. So, gue harus fight hard untuk dapetin dia]


[Malvin si jomblowati : Ya, semua butuh proses Ka. Gue rasa nggak mudah maafin perselingkuhan, but itu tandanya mamah mertua gue emang beneran sayang sama Lo. At least, jangan pernah Lo ulangi lagi kesalahan di masa lalu]


[Saka hot Daddy : Iya kali gue selingkuh lagi? Setelah 5 tahun gue menahan diri, bahkan gue puasa dari anu]


[Fero si penjahat kelamiin : Anjirr, mantap banget Lo Ka. Bisa puasa, gue mah kagak tahan gak dikasih jatah tiga hari aja sama bini gue]


[Saka hot Daddy : 😘gue sayang Starla dan gue selalu jaga ini buat dia. Ntar kalau gue dah balikan dan nikah lagi sama dia, gue pastikan dia nggak bisa bangun dari tempat tidur]


[Malvin si jomblowati : Hey guys stop! Gue sama princess Aluna belum cukup umur ya buat ngomongin kayak beginian. Please hargai gue yang belum married dong 😌]


[Fero si penjahat kelamiin: Dih menggelikan banget deh lu 😂🤢🤮huwekk]


[Saka hot Daddy : Jangan naksir princess gue, Lo ketuaan. Gue nggak mau punya mantu otaknya setengah kayak lu @malvinsijomblowati]


[Malvin si jomblowati: Wah wah, tega bener Lo sama gue Ka. Padahal gue ganteng, keren, baik hati setia dan tidak sombong. Teganya lu 🤧😭]


[Fero si penjahat kelamiin : Si Anj*y lebay 😜]


Percakapan geng gabrut di grup WhatsApp itu berlangsung kurang lebih satu jam. Mereka membahas hal-hal random dan Saka justru sibuk menanyakan bagaimana agar dia mendapatkan Starla lagi.Tentunya Fero sebagai suhu mantan cassanova penakluk wanita kelas papan atas itu memberikan wejangan untuk pemula seperti Saka. Fero juga tidak mau Saka kembali stress karena kehilangan Starla seperti dulu. Dia ingin sahabatnya bahagia dan kembali bersama-sama menjadi keluarga yang utuh.


[Fero penjahat kelamiin : Besok gue balik ke Indo sama Angel sama Belvina. Gue ke rumah Lo ya Sak]

__ADS_1


[Malvin si jomblowati: Gue juga mau, ngumpul jamber?]


[Saka hot Daddy : Sorean aja, Malvin kan ada pemotretan majalah]


[Malvin si jomblowati: Oh ya, gue lupa ada pemotretan model di perusahaan kakak ipar Lo Sak]


Ya, Malvin bekerja sebagai fotografer untuk menyalurkan hobinya. Padahal dia kuliah jurusan bisnis dan diminta Papanya untuk masuk ke dunia bisnis makanan. Namun Malvin menolaknya dan memilih menyalurkan hobi. Dan sekarang Malvin sedang bekerjasama dengan perusahaan kecil milik Aldo yang dibangun oleh Jeffry sebagai modal untuk menghidupi Ghea karena Aldo sebenarnya bukan berasal dari kalangan berada. Malvin sendiri menjadi fotografer model-modelnya.


Setelah itu Saka ikut tertidur disamping Axelo yang berada diujung kasur disisi lain. Untunglah kasurnya besar dan cukup untuk 4 orang. Namun drama terjadi saat pagi-pagi buta, dimana Starla terkena tendangan maut dari Aluna sampai jatuh ke lantai.


"Akhhh!" Starla meringis menahan suaranya, agar tidak membangunkan dua malaikat kecilnya itu. Aluna terlihat masih nyenyak dan tidak mau diam, alias berpindah-pindah. Beda halnya dengan Axelo yang tenang dan nyenyak ditempatnya.


"Kamu nggak apa-apa Star?" tanya Saka yang ternyata sudah bangun karena mendengar suara jatuh. Saka membantu Starla berdiri dari lantai.


"Mana yang sakit? Maafin Aluna, dia menang suka nggak mau diem kalau lagi tidur. Aku lupa kasih tahu kamu." ucap Saka seraya menatap Starla dengan cemas.


"Aku nggak apa-apa kok, sakit dikit aja." Starla tersenyum tipis, satu tangannya memegang perutnya yang kena tendangan tadi.


"Serius nggak apa-apa?" tanya Saka seraya menuntun Starla duduk di sofa kamar itu. Starla menganggukkan kepalanya.


"Aku ke kamar mandi terus masak dulu ya, kamu jagain anak-anak." kata Starla berpesan pada mantan suaminya itu.


"Masak biar sama Winda aja. Kamu mandi aja dulu," ucap Saka sambil tersenyum. Hatinya senang walaupun mengobrol seperti ini, asalkan mereka tidak berdebat.


"Aku mau masak sarapan buat semuanya. Kamu jaga anak-anak ya, kalau udah bangun suruh Axelo sama Aluna gosok gigi, cuci muka, sama mandi sekalian. Kamu bisa kan?"


"Jangan ngeremehin aku, selama ini aku jadi single parent buat Aluna. Jadi aku tahu caranya. Hanya saja aku belum tahu satu hal." sahut Saka dengan tatapan intens pada mantan istrinya itu.


"Apa?"


"Aku belum tahu gimana caranya buat ngeluluhin hati kamu lagi," jawab Saka yang sontak saka membuat Starla mengigit bibirnya sendiri.


Deg!


Jantung Starla berdebar-debar saat mendengar gombalan receh Saka, yang diajarkan oleh Fero si mantan playboy yang sekarang bucin istri dan anaknya.


"Hey, jangan digigit...nanti bibirnya luka. Kalau urusan gigit bibir kamu, biar aku aja. Kalau boleh sih?" goda Saka yang sontak saja mendapatkan pukulan dari Starla tepat ditangannya.


Plak!


"Adaw!"


"Dasar berondong mesum!" umpat Starla. Lantas wanita itu pun pergi dari kamar itu. Sedangkan Saka melihat Starla dengan tatapan penuh cinta juga sendu. Ada segudang penyesalan didalam dirinya tentang apa yang terjadi dulu.


"Aku nyesel udah ngelepasin kamu Star, harusnya aku berusaha lebih keras agar mendapatkan maaf kamu dan kita tidak berpisah selama 5 tahun. Jadi sekarang, aku harap kita bisa sama-sama lagi kayak dulu Star." gumam Saka penuh harap. Dia ingin rumah tangga yang utuh bersama Starla dan juga keluarga bahagia dengan anak-anak mereka.


Saka sudah belajar dari pengalaman yang adalah guru terbaik dari setiap kehidupan seseorang. Dia belajar dari kesalahan, bahwa nafsu bisa membuat malapetaka dalam sebuah hubungan dan Saka tidak mau mengulangi itu lagi.


****


Usai mandi, Starla langsung pergi ke dapur dan bergabung bersama Winda yang akan memasak. Starla meminta Winda untuk bersih-bersih saja dan dia yang akan memasak.


Ketika Starla sedang asyik memasak dan akan mengambil bumbu dapur di kulkas, Starla terkejut saat ada yang membuka pintu kulkas mendahuluinya. Sontak saja wanita itu terjengkang ke belakang.


"Hati-hati dong Star," ucap Aldo yang ternyata memegangi Starla dengan cara memeluknya agar dia tidak terjatuh.

__ADS_1


"Kak Aldo?" Starla terperangah mendapati Aldo didepannya dengan jarak dekat dan tangan Aldo memeluk tubuhnya.


****


__ADS_2