
Tak butuh waktu lama bagi seorang Fero untuk menemukan siapa orang yang sudah menyebarkan video itu dan dari siapa video itu berasal. Jangan salah, meksipun slengean dan PK. Fero cerdas dalam bidang teknologi, dia juga bisa jadi kang service dadakan saat teman-temannya membutuhkan bantuan.
Satu fakta lainnya ditemukan Fero , tentang alasan Reno mengganggu Starla waktu itu. Ya, Reno disuruh oleh Elisa untuk menculik Starla guna menguji seberapa penting Starla didalam hidup Saka. Lalu sekarang tentang video itu? Video itu direkam oleh salah satu sahabat Elisa yaitu Angel.
"Sialan! Gue nggak nyangka si Elisa bakal sebobrok ini akhlaknya. Ini pasti gara-gara dia masih suka sama Lo, Sak." celetuk Malvin setelah mendengar penjelasan dari Fero tentang semuanya.
"Gue harus ngomong sama dia, dia nggak bisa ganggu Starla." putus Saka dengan amarah di wajahnya saat ini.
"Saka, jangan gegabah! Kalau Lo ngomong sama si Elisa, apa masalah bisa kelar gitu aja? Gimana kalau identitas Lo sebagai suami kak Starla malah terbongkar? Inget bro, sekarang yang lagi urgent itu tentang kak Starla yang hamil diluar nikah dan mereka penasaran siapa bapaknya. Sekarang mereka masih hujat Kak Starla di medsos." jelas Fero, seraya menahan Saka untuk tidak gegabah.
"Terus gue harus gimana? Gue harus diem aja saat netizen menghina istri gue seperti ini? Bilang anak gue anak haram?" ucap Saka tak terima. Dia sakit hati dan marah melihat komentar-komentar pedas di medsos itu, apalagi kalau Starla membacanya. Tapi untunglah ponsel Starla masih ia sembunyikan sampai saat ini. Dia sedih karena harus berbohong pada Starla, tapi ini demi kebaikannya juga.
"Gue tau gimana perasaan Lo, tapi bicara sama si Elisa bukan hal yang bagus juga!"
"Tapi setidaknya dengan ini, kita bisa tau kalau Elisa nggak sebaik yang kita pikirin selama ini. Lo beruntung dapetin Bu ayang, dan putus dari dia! Gue udah nyangka sih, dari awal dia tuh cuma sok polos aja;" ucap Malvin mengoceh tentang Elisa. Dari dulu sebenarnya ia merasa Elisa mencurigakan. Ternyata fakta berkata benar, gadis itu terlibat dengan penculikan Starla.
"Gue nggak bisa diem aja, gue harus--"
Belum sempat Saka berbicara, sudah terdengar riuh siswa-siswi yang bergibah di lorong pada jam istirahat itu. Dimana mereka membicarakan Starla.
Saka, Malvin dan Fero kaget melihat Starla dari kejauhan sedang berjalan di lorong sekolah. Saka panik, bukankah tadi pagi Starla bilang dia tidak akan ke sekolah dan Gina jug sudah melarangnya. Lalu sekarang kenapa Starla ke sekolah.
Starla merasa tatapan semua siswa disekolah itu berbeda kepadanya. Kedatangan Starla ke sekolah adalah karena ia mendapatkan telpon dari kepala sekolah, entah mau apa. Padahal jadwal mengajar terakhirnya sudah dipindahkan ke hari lain.
'Ada apa ya? Kenapa semua orang ngeliatin aku sampe kayak gitu?'
Ketika Starla menyapa beberapa siswi di kelasnya yang berada di lorong. Mereka malah menatap Starla dengan sinis dan tidak menjawab apapun.
__ADS_1
"Maaf? Ada apa sih? Kenapa kalian tidak menjawab saya?" tanya Starla dengan polosnya kepada salah seorang siswi.
"Jelaslah mereka nggak mau balas ucapan Lo. Mereka jijik kali sama Lo!" ujar seorang siswi dengan sinisnya.
Starla pun menatap wajah siswi itu dengan tajam. Dengan tegas Starla minta penjelasan pada siswi itu, kenapa dia bicara tidak sopan padanya.
"Lo pura-pura bego ya? Masa Lo nggak tau sih, kalau Lo jadi trending topik lagi di sekolah ini!"
"Apa sih?" Starla berdesis kesal.
"Ini, Lo lihat aja!" ujar salah seorang siswi sambil menyodorkan ponselnya pada Starla dan menunjukkan berita itu.
Mata Starla terbelalak saat melihat video dimana ia dan Gina bicara tentang bayi yang ada didalam kandungannya. Hingga semua orang mengatainya.
'Cewek bispak!'
'Cewek bookingan'
"Malu-maluin, bisa-bisanya cewek malam kayak Lo magang di sekolah ini?"
"Cih!"
Starla merasa terhina dengan semua ini, meskipun benar ia hamil diluar nikah. Tidak seharusnya semua orang dan netizen dunia maya mengatakan bahwa anaknya adalah anak haram dan tak jelas ayahnya.
"Jadi siapa ayah dari bayi itu kak Starla?" tanya Angel sinis. Angel dan Lita tiba-tiba datang kesana, untuk memperkeruh suasana. Sedangkan Elisa, entah kemana. Dia tidak terlihat bersama kedua temannya itu.
"Apa urusannya sama kamu, tentang siapa ayah bayiku?" tanya Starla sinis, ia bahkan tidak ragu menatap mereka yang merendahkannya.
__ADS_1
"Pasti cowoknya nggak jelas ya kak?" kata Lita mengejek.
"Jangan fitnah!"sanggah Starla.
"Kasian ya anaknya, jadi anak haram!" celetuk Lita.
"Gak jelas bapaknya, dih malu-maluin...hamil diluar nikah." celetuk Angel dengan tatapan merendahkan pada Starla. Sebenarnya Starla merasa tidak ada masalah dengan dua orang ini, namun Starla tau mereka seperti ini karena mereka masih tidak suka padanya. Tentang gosip dulu, bahwa ia adalah perusak hubungan Elisa dan Saka.
Tadinya Starla juga tidak mau meladeni Angel dan Lita, tapi mereka sudah keterlaluan dan Starla diam saja.
"Memangnya kenapa kalau saya hamil diluar nikah? Apa itu ada urusannya sama kalian? Apa itu merugikan kalian?" sentak Starla emosi. Dia menatap semua orang dengan marah. "Heran deh sama kalian," timpalnya lagi dengan dada yang naik turun karena emosi.
"Sebenarnya nggak ngerugiin sih, cuma ya nggak pantes aja seorang berpendidikan memiliki reputasi seperti ini." celetuk Lita.
"Hai guys, kumpul disini dong! Gue mau kasih tau kalian semua, siapa ayah dari anak haram itu!" ujar Angel berteriak hingga membuat semua orang di sana berkumpul mengepung Starla dan menghampirinya.
Angel menatap semua orang sambil senyum-senyum, entah apa yang ia maksud. Tapi Starla terlihat tegang, apakah Angel tau bahwa Saka adalah pria itu? "Ayah anak haram itu adalah..."
Tepat saat itu, Salah, Fero dan Malvin mendekat. Namun mereka kesulitan untuk menghampiri Starla karena wanita itu di kepung. Akan tetapi Saka memberi aba-aba pada Starla, bahwa ia akan mengatakan semuanya.
"No Saka, jangan! Atau masa depan kamu hancur," Starla mengatakan itu dengan gerak bibirnya. Hanya tinggal 3 bulan lagi Saka SMA, ia tidak mau Saka harus pindah sekolah gara-gara ini dan itu akan sulit untuknya.
Saat Saka akan membuka mulut untuk mengatakan semua kebenaran bahwa dia dan Starla sudah menikah. Seseorang datang dan mendahuluinya.
"Saya adalah suami Starla dan ayah dari bayinya," ucap pria yang sedang berjalan di lorong sekolah.
Suara itu sontak saja membuat atensi semua orang tertuju kepadanya. Saka dan Starla juga melihat ke arahnya. Pria itu merangkul tubuh Starla.
__ADS_1
Dia, kenapa dia ada disini? Wajah Saka memerah melihat sosok pria itu yang datang bak pahlawan yang menyelamatkan Starla.
****