Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Mempersilahkan Diora masuk


__ADS_3

"Tuan muda, Anda!" bi Imas tidak percaya jika Sam sudah berdiri di belakangnya dengan memakai wajah buruknya. Ia pun meminta penjelasan tentang apa yang baru saja Ia dengar dari bi Imas.


"Katakan padaku, Bi! Apa yang sebenarnya terjadi? Dan kamu, untuk apa lagi kamu datang ke sini? Bukankah kamu sudah tidak ingin melihat wajahku lagi, kenapa masih berada di sini?" Sam berkata sembari menunjuk ke arah Diora.


Tanpa ragu, Diora pun berjalan menghampiri Sam dan mengatakan tentang apa yang ia ketahui.


"Aku datang ke sini bukan karena ingin bertemu denganmu, tapi aku ingin bertemu dengan Naura, istrimu!" seru Diora yang tentu saja membuat Sam sangat terkejut, bagaimana bisa Diora berkata seperti itu, apa mungkin Diora sudah mengetahui rahasia tentang dirinya.


"Apa maksudmu?" pertanyaan Sam yang membuat Diora tersenyum, wanita itu pun mengatakan apapun yang ia ketahui, ia datang ke rumah Sam untuk memberi tahukan tentang keberadaan Norman yang masih hidup dan juga ia ingin Sam melindungi Norman dari keponakan bi Imas yang akan menghabisi Norman jika Sam tidak segera bertindak.


"Kita bicarakan ini di dalam, aku mohon padamu, Sam! Percayalah aku tidak akan berbuat jahat, aku hanya ingin menyampaikan sesuatu kepada kalian terutama kepada istrimu, Naura." Mendengar ucapan dari Diora, Sam merasa jika wanita itu sepertinya berkata jujur. Ia pun mengizinkan Diora untuk masuk ke dalam rumahnya. Sementara itu bi Imas tampak khawatir dan meminta Sam untuk mengusir Diora, bi Imas mencoba mempengaruhi Sam dengan terus menanamkan kebencian pada Diora.

__ADS_1


"Jangan, Tuan! Jangan bawa wanita ini masuk ke dalam Mansion, dia wanita jahat, nanti dia akan berbuat macam-macam, dia wanita yang tidak bisa dipercaya, Tuan!" seru bi Imas yang seketika membuat Sam mengerutkan keningnya. Kali ini, sepertinya Sam tidak akan menuruti permintaan bi Imas, karena Ia penasaran dengan apa yang akan Diora sampaikan.


"Maafkan aku, Bi! Tapi sepertinya untuk saat ini aku ingin mendengarkan apa yang ingin Diora katakan," balas Sam sembari mempersilahkan Diora untuk masuk ke dalam Mansion mewah miliknya.


"Tapi Tuan!!"


Sam tampak memberikan kode dengan melambaikan tangannya kepada bi Imas, pertanda bi Imas tidak boleh ikut bersamanya. Tentu saja bi Imas sangat khawatir, jika saja Diora mengatakan sesungguhnya tentang Norman yang merupakan sopir pribadi Sam itu.


"Ada apa, Bi? Kenapa


Bibi menelepon ku?" tanya asisten Yan.

__ADS_1


"Tolong! Jangan bilang kepada Tuan jika Mas Ji sudah ditemukan, untuk sementara sembunyikan dia di suatu tempat," punya pinta bi Imas yang membuat Asisten Yan bingung.


"Memangnya kenapa, Bi? Kenapa Mas Ji harus disembunyikan?" tanya sang asisten penasaran. Bi Imas tidak menjawabnya secara jelas, wanita itu hanya meminta asisten Yan untuk sementara tidak memberi tahukan kepada Sam dimana Mas Ji sekarang.


"Pokoknya kamu jangan katakan pada Tuan jika Mas Ji selamat, mengerti kamu! Sudah jangan tanya lagi, kamu tahu sekarang Non Diora sedang berada di Mansion Tuan Sam, aku nggak tahu apa maunya wanita itu,"


Mendengar penuturan dari bi Imas spontan asisten Yan sangat terkejut, bagaimana bisa Diora berani datang ke Mansion Sam.


"Non Diora! Untuk apa dia datang ke sana? Ada yang aneh!!" ucap asisten Yan lirih.


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2