Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Jangan sentuh aku


__ADS_3

Bi Imas tampak sangat panik melihat darah yang keluar pada dahi Sam, sementara itu Naura masih dibuat bingung dengan apa yang dikatakan oleh bi Imas.


"Tuan muda! Bagaimana ini bisa terjadi, astaga! Wajah Anda terluka." Ucap bi Imas cemas. Sam pun berusaha untuk tetap tenang sembari menatap wajah sang istri yang terlihat sedang menatapnya curiga.


"Tidak apa-apa, Bi! Ini hanya luka kecil, aku bisa mengobatinya sendiri," balas Sam sembari beranjak pergi. Tapi, tiba-tiba saja Naura menghentikan Sam yang ingin pergi dari tempat itu.


"Tunggu!"


Sam berhenti dengan masih memegangi luka yang berdarah itu. Kemudian Naura mendekati sang bodyguard dan bertanya kepada bi Imas, kenapa sang asisten rumah tangga itu menyebut bodyguard itu dengan panggilan Tuan muda.


"Aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi, kenapa bi Imas memanggil dia dengan Tuan muda?" tanya Naura penasaran.

__ADS_1


Bi Imas pun panik, tentu saja wanita itu tidak bisa menyembunyikan kebenarannya, bagaimana pun juga Naura harus tahu siapa sebenarnya bodyguard itu. Tapi, rupanya Sam memberikan kode kepada bi Imas untuk tidak mengatakannya kepada sang istri.


"Maafkan saya, Tuan muda! Sepertinya Nyonya Naura harus tahu semuanya, saya tidak tega melihat Anda menahan rasa rindu kepada istri Anda sendiri, sudahlah Tuan! Akhiri saja penyamaran ini, percuma saja. Anda tidak akan bisa bertahan jauh dari Nyonya." Ungkap bi Imas yang membuat Naura semakin bingung.


"Tunggu-tunggu, maksud bi Imas apa? Penyamaran, penyamaran yang mana? Saya tidak mengerti." Ucap Naura yang dibuat pusing dengan hal itu.


Sam pun tidak bisa berbuat banyak, karena bagaimanapun juga dirinya sudah tertangkap basah, meskipun dirinya tidak sedang memakai topeng tapi dia merasa jika sudah saatnya rahasianya terbongkar.


Sam pun tidak punya pilihan lain, dengan sangat terpaksa dirinya harus berterus terang jika selama ini Ia hanya menyembunyikan identitas aslinya dari semua orang, termasuk kepada istrinya. Sam mulai mendekati sang istri sembari berkata. "Aku minta maaf sebelumnya padamu, Naura! Sepertinya aku tidak bisa lagi menyembunyikan semua ini darimu, baiklah! Aku akan mengatakannya sekarang." Ucap Sam sembari duduk berlutut di depan sang istri, tentu saja apa yang dilakukan oleh bodyguardnya itu membuat Naura terkejut, dan Ia pun berjalan mundur menjauhi Sam tanpa berkata apa-apa.


Naura pun terlihat memalingkan wajahnya dengan membelakangi Sam, dirinya benar-benar malas melihat wajah sang bodyguard yang sudah membuatnya sangat kecewa.

__ADS_1


Dalam keadaan seperti itu, Sam pun harus bersikap gentle dan mau mengakui semuanya, jika dirinya adalah Sam yang sedang menyamar sebagai bodyguard Naura.


Sam pun mulai mengatakan yang sebenarnya, dengan menarik nafas panjang, Sam mulai berkata jujur kepada istrinya, dengan melepaskan filter suara yang Sam pakai untuk menyamarkan suara aslinya. Setelah filter suara itu terlepas, kemudian Sam mengatakan sesuatu dengan suara asli yang tentu saja sangat dikenali oleh Naura.


"Maafkan aku, Naura! Sebenarnya Marcell adalah aku, bukan orang lain, bodyguard mu ini adalah suamimu sendiri, Sam! Dan ini adalah wajah asli suamimu, aku minta maaf jika selama ini aku sudah menutupinya darimu, aku sangat mencintaimu, sejak aku melihatmu untuk pertama kali, aku merasa mulai menyukaimu, dan aku semakin sadar bahwa aku telah mencintaimu saat melihat kesungguhanmu untuk melahirkan anakku, ternyata kamu bukan gadis yang biasa kutemui, kamu memiliki keikhlasan hati untuk menikah dengan pria jelek seperti ku, dan itu semakin membuat ku mantap untuk menjadikanmu Ratu dalam hati seorang Sam!" Ungkap Sam yang membuat Naura tidak percaya jika suaminya selama ini sudah menutupi identitasnya. Naura terdiam dan ia hanya bisa berkaca-kaca.


Sam pun memohon kepada Naura untuk memaafkan dirinya dengan meraih tangan sang istri dan berusaha untuk memeluknya.


"Aku mohon maafkan aku, aku tidak bermaksud menipumu, sungguh aku benar-benar sangat mencintaimu!" seru Sam sembari meraih tangan sang istri. Namun, apa yang Sam dapatkan tidak sesuai ekspektasi, harapan Sam jika Naura bisa memaafkan dirinya ternyata hanyalah sebuah angan. Ternyata Naura menepis tangan sang suami dan menjauhi Sam yang saat itu sedang berada di dekatnya.


"Jangan sentuh aku!"

__ADS_1


Seketika Sam terkejut saat Naura berkata dingin kepadanya.


...BERSAMBUNG...


__ADS_2