Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Melepas topeng


__ADS_3

Sam terperangah karena Naura menjauhinya, padahal dirinya masih menikmati ciuman itu.


"Sudah kubilang jangan membalasnya, kamu tidak mau mendengarkan ku, dan sekarang apa kamu sudah ingat semuanya?" tanya Naura yang berharap jika suaminya bisa ingat dan mengenalinya. Sam pun meminta maaf kepada Naura atas ulahnya yang spontan membalas ciuman dari istrinya.


"Belum, aku belum ingat. Tadi aku reflek melakukannya, aku minta maaf." Balas Sam sembari berpura-pura tidak sengaja membalas ciuman sang istri. Akhirnya, Naura menyuruh Sam untuk tidur.


"Ya sudah, kamu tidur saja. Sudah malam, kamu harus banyak istirahat supaya ingatan mu bisa tenang." Seru sang istri sembari menutupkan selimut kepada suaminya dan kemudian Ia pun ikut beranjak tidur di samping Sam.


Sam memperhatikan sang istri yang sedang beranjak tidur, sebenarnya dirinya ingin sekali tidur memeluk istrinya, tapi apalah daya. Demi agar mendapatkan maaf dari Naura dirinya harus bertahan untuk tidak menyentuh sang istri, hingga akhirnya Naura percaya jika Sam benar-benar mencintainya.


Mereka berdua tidur dengan saling membelakangi. Namun, rupanya Sam tidak bisa tidur dengan nyenyak karena topeng wajahnya sangat mengganggu. Ia pun beranjak duduk dan berusaha melepaskan topengnya itu.


'Kreekkkk'

__ADS_1


"Awwww ...." Pekik Sam kala topeng itu susah sekali dilepas. Biasanya Sam membukanya dengan alat bantu, karena sekarang dirinya sedang berpura-pura amnesia, maka ia melepaskannya dengan cara manual. Dan tentu saja itu rasanya sedikit sakit karena topeng itu sangat melekat sekali di kulit wajahnya.


Naura mendengar robekan sesuatu yang membuatnya terpaksa menoleh ke belakang, ia sangat terkejut saat melihat Sam suaminya sedang melepaskan topeng dari wajahnya.


"Sam! Apa yang kamu lakukan? Kenapa dilepas?" tanya Naura sembari melihat Sam yang sedang kesusahan melepaskan topeng itu dari wajahnya.


"Rasanya nggak enak sekali, kepalaku semakin pusing dengan topeng ini, kira-kira kamu tahu kenapa aku bisa memakai topeng ini, apa dari dulu aku memang suka memakainya?" tanya Sam pura-pura. Mengingat saat ini Sam dalam mode amnesia.


"Em ... dulu aku yang meminta mu untuk memakainya." Balas Naura, dan Sam pun berhenti melepaskan topeng itu karena itu merupakan permintaan dari istrinya.


Akhirnya, Naura memutuskan untuk membantu melepaskan topeng yang menutupi wajah asli suaminya. Dan ia mau tidak mau harus melihat wajah asli suaminya di setiap hari.


"Sini aku bantu untuk melepaskan topeng itu." Seru Naura menawarkan diri, Sam pun terkejut dan bertanya, "Bukankah kamu yang menyuruh suamimu untuk memakai topeng ini? Lantas kenapa sekarang kamu ingin aku untuk melepaskannya?"

__ADS_1


Naura hanya diam dan tetap berusaha untuk membantu suaminya untuk melepaskan topeng itu. Dengan sangat pelan, Naura melepaskan topeng yang menutupi wajah tampan sang suami. Sam hanya menatap wajah Naura yang sedang berbicara dengannya.


"Dulu aku memang yang nyuruh kamu pakai topeng itu, karena aku sebel aja sama kamu." Ungkap Naura sembari mengerucutkan bibirnya.


"Kenapa kamu sebal? Apa aku dulu pernah menyakitimu?" pertanyaan Sam yang lagi-lagi pura-pura tidak ingat, ia ingin tahu apa penyebab Naura lebih suka Sam dengan wajah buruk daripada Sam dengan wajah yang tampan.


"Iya ... pokonya gitu, aku malas mengingatnya, tapi yang jelas, nggak tahu kenapa aku lebih suka kamu dengan wajah seperti ini, aneh ngga sih? Aku sendiri juga nggak tahu kenapa aku bisa seperti itu." Ungkap Naura sembari menggelengkan kepala.


Setelah topeng itu hampir terlepas, Sam meminta istrinya untuk istirahat, ia akan melepaskan topeng itu sendiri tanpa bantuan Naura.


"Sudah tidak perlu lagi, aku bisa sendiri, lebih baik kamu tidur saja, aku tidak mau menyusahkan mu." Seru Sam sembari menepis tangan Naura dari wajahnya. Entah kenapa Naura merasa jika Sam tidak seperti dulu lagi, padahal Naura yang memaksa Sam untuk memakai topeng itu. Tapi, entah kenapa sekarang dia ingin Sam untuk melepaskannya.


"Udah nggak apa-apa, biar aku bantu melepaskan nya," pinta Naura yang tetap memaksa agar bisa melepaskan topeng itu dari wajah sang suami.

__ADS_1


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2