Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Bertemu Kakak


__ADS_3

Sam lemas terkulai, ia melihat kematian bi Imas di depan matanya sendiri, benar-benar kesedihan yang luar biasa, Norman dan Diora berusaha untuk menghibur Sam yang terlihat sangat bersedih, ia sudah kehilangan bi Imas untuk selamanya.


"Kamu harus sabar, Sam! Bi Imas sudah mengorbankan nyawanya untuk kita, aku tahu kesedihanmu, kamu sangat menyayanginya, dan bi Imas juga sangat menyayangi mu, kamu tidak boleh rapuh, masih ada Naura yang membutuhkan dirimu, ayo kita pulang! Dia pasti sudah menunggu kedatangan kita," ajak Diora kepada Sam yang seketika itu Ia pun mengusap air matanya, Sam ingat jika dirinya telah berjanji kepada sang istri untuk membawa pulang kakak kandung ln


Sam beranjak berdiri dan berusaha untuk tegar, dan Ia pun mengajak Norman untuk ikut pulang bersamanya.


"Kamu benar, Diora! Aku akan pulang dan menemui istriku, aku akan membawa kebahagiaan untuknya, aku sudah berjanji padanya untuk membawa Norman kepadanya, dan sekarang tiba waktunya untuk mempertemukan Naura dengan Kakak kandungnya, ayo kita bertemu dengan Naura, dia pasti sudah menunggu mu!" ajak Sam kepada Kakak iparnya itu.


Norman pun tersenyum dan menganggukkan kepala, akhirnya saat itu juga mereka kembali ke Mansion dimana Naura sudah lama menunggu kedatangan sang suami.


Naura terlihat berjalan mondar-mandir tak tenang, hingga akhirnya ia dikejutkan dengan suara langkah kaki seseorang yang sedang masuk ke dalam ruangan. Seketika Naura menoleh ke arah dimana langkah kaki itu terdengar.


"Sam!!" ucap Naura sembari melihat sang suami yang sedang berjalan menghampiri dirinya.

__ADS_1


Naura spontan berlari ke arah sang suami, Sam merentangkan kedua tangannya dan menyambut kedatangan sang istri yang sedang menghampirinya.


'Greepp'


Sam memeluk sang istri dengan erat dan sesekali ia memutar tubuh Naura, seakan-akan mereka berpisah cukup lama, pun sama dengan Naura, ia memeriksa kondisi sang suami dan memastikan suaminya baik-baik saja.


"Sam, kau sudah pulang, kamu baik-baik saja, kan? Bagaimana dengan pria itu? Aku sangat khawatir sekali," ucap Naura sembari mengusap wajah sang suami.


"Aku tidak apa-apa, aku baik-baik saja. Pria itu meninggal dunia, dia menembak dirinya sendiri. Aku sangat merindukanmu, Naura!" balas Sam sambil menciumi wajah Naura.


Setelah keduanya saling berpelukan, akhirnya Sam mengatakan sesuatu yang tentu saja membuat Naura tidak bisa berkata apa-apa, sungguh sang suami benar-benar sudah membuatnya bahagia.


"Aku punya kejutan untukmu, coba kamu lihat di sana!" ucap Sam sambil menunjuk ke arah sebuah pintu. Naura mengikuti petunjuk Sam. Ia melihat tidak ada siapapun di sana.

__ADS_1


"Tidak ada siapa-siapa," balas Naura sembari menatap wajah sang suami. Hingga akhirnya, Diora muncul dari balik pintu, Naura menoleh ke arah Diora yang sedang tersenyum kepadanya.


"Mbak Diora!" Naura pun berjalan menghampiri Diora dan akhirnya langkah kakinya terhenti saat seseorang dibalik punggung Diora menampakkan dirinya.


Naura gemetar, tatkala ia melihat wajah yang selama ini ia rindukan, wajah sang Kakak yang ternyata masih teringat jelas dalam ingatan Naura. Sam merubah penampilan Norman dengan mencukur kumis dan jenggot yang tumbuh di wajahnya, dan sekarang Naura sangat yakin jika pria yang berdiri di samping Diora adalah Kakak kandungnya.


"Kakak!!" dengan bibir yang gemetar, Naura memanggil kakaknya setelah beberapa tahun tidak bertemu.


Tentu saja, Norman juga tidak bisa membendung air matanya bisa bertemu dengan adik kesayangannya, Norman berjalan menuju ke arah Naura, ia menatap wajah sang adik yang sangat dicintainya, ia mengusap air mata Naura dan berkata, "Jangan menangis, adikku! Aku sudah datang untukmu, tidak akan ada lagi yang bisa membuat mu menangis, kakakmu akan selalu melindungimu, peluklah kakakmu ini, adikku!!"


Spontan Naura memeluk sang kakak penuh kerinduan, air matanya tumpah tak terbendung, tak terasa Sam pun ikut menitikkan air mata melihat istrinya begitu bahagia bisa bertemu dengan kakak kandungnya kembali.


Setelah Naura melepaskan rindu kepada sang Kakak, ia pun bertanya kepada sang suami,. dimana bi Imas berada, kenapa ia tidak melihat keberadaan bi Imas. Sam dan Diora pun saling menatap, entah bagaimana caranya Sam menyampaikan kepada istrinya jika bi Imas sudah meninggal.

__ADS_1


...BERSAMBUNG ...


__ADS_2