
Pasangan Samuel Alfonso dan Naura Sandrina, kini disibukkan dengan kehadiran bayi girl mereka yang diberi nama Meisie Listia Alfonso, yang artinya mutiara cantik keluarga Alfonso. Tentu saja Sam sangat bahagia dengan kehadiran putri pertama mereka, wajah sang putri yang sangat mirip dengan sang Mommy. Hari-hari Sam ia habiskan untuk menemani putrinya yang sangat ia sayangi, bahkan setiap malam Sam juga yang menemani sang anak tidur. Meskipun Sam bisa saja membayar Baby sitter untuk merawat sang anak, tapi Sam kali ini ingin merasakan sendiri bagaimana merawat sang putri dengan tangannya sendiri.
Sam menyuruh sang istri untuk istirahat, karena tentunya Naura pasti kelelahan seharian menemani sang anak dan tentunya Naura juga butuh istirahat untuk memulihkan stamina dan untuk menjaga kualitas ASI untuk si buah hati.
Sam tampak telaten menggendong bayi nya saat terbangun di malam hari, meskipun dirinya dalam kondisi mengantuk, Sam tetap menyempatkan untuk menggendong sang putri.
Naura terlihat kasihan melihat sang suami, di mana ia sudah lelah dengan urusan kantor, malam harinya Sam harus begadang demi menemani bayi mereka yang terbangun di malam hari. Setiap hari Sam seperti itu selama hampir dua bulan usia bayi mereka.
"Sayang! Sini biar aku yang gendong Meisie! Kamu tidur saja, kamu capek banget kayaknya!" seru Naura kepada Sam yang saat itu sedang menidurkan putrinya dengan bernyanyi kecil.
"Ssssttt! Dia sedang tidur, jangan berisik! Baby kita sedang mendengarkan Daddy-nya bernyanyi, udah, ya! Sebaiknya kamu aja yang tidur. Aku nggak apa-apa kok, muacchhh!" balas Sam sembari mencium kening sang istri.
__ADS_1
"Tapi Sam! Kamu juga harus tidur, sini biar aku gendong dia!" Naura terlihat tidak tega dengan sang suami, hingga akhirnya Baby Meisie terbangun karena haus ingin mimik ASI.
"Tuh kan! Dia pasti haus, sini biar aku susui dia!" seru Naura sembari meminta bayinya agar ia gendong dan ia susui.
"Hmm ... anak Daddy haus, ya! Oh sayang iya iya sekarang kamu mimik susu dulu, ya!" ucap Sam sembari memberikan bayi cantik itu kepada sang istri.
Naura kemudian berbaring sembari menyusui putri mereka, terlihat Sam yang masih berada di samping sang istri, memperhatikan Naura yang sedang menyusui sang putri. Sesekali Sam mengusap rambut sang Baby dengan lembut sambil telunjuknya bermain pada buah dada sang istri dengan menekan-nekan areola nya yang saat itu dalam kondisi disusu oleh baby mereka.
"Ya Daddy harus sabar, ya! Gantian sama anaknya dong! Daddy kan bisa mimik susu yang lain," sahut Naura yang membuat Sam meletakkan kepalanya dengan berbantal kan lengannya.
"Udah sebulan lebih loh ini, lemas Sayang! Jadi kapan aku bisa nyusu lagi? Bisa-bisa aku kekurangan vitamin, kamu mau melihat suamimu lemas, letih, lesu, lunglai," ungkap Sam lemas yang membuat Naura semakin tersenyum kecil.
__ADS_1
"Emang kamu mau nyusu lagi? Ya nggak bisa dong, Sayang! Aku kan sedang ASI eksklusif untuk bayi kita, tapi kalau yang lain masih bisa," mendengar pengakuan dari sang istri, spontan Sam menegakkan kepalanya dan bertanya, "Yang lain maksudnya? Aku sudah bisa ...." Sam tidak melanjutkan kata-katanya karena sang istri rupanya sudah tahu maksud suaminya.
Naura menganggukkan kepalanya dan memberikan kode jika Sam sudah mendapatkan lampu hijau untuk mendekati sang istri lagi.
Tanpa basa-basi, Sam yang semula berbaring di samping Baby mereka dengan posisi sang bayi di tengah. Kini, Sam berpindah posisi di belakang Naura yang saat itu masih menyusui bayi mereka.
Dengan sangat bahagia, Sam yang kini berada di belakang Naura memeluk istrinya itu sembari menciumi tengkuk leher sang istri.
"Sam! Apa sih geli!!" pekik Naura tatkala Sam mengecup leher sang istri.
"Aku udah kangen banget sama kamu, Sayang! Terlalu lama kita berpisah, setiap malam rasanya kepalaku selalu nyut-nyutan, dan sekarang aku senang akhirnya kepalaku sudah dapat obat yang mujarab, hmm cepetan susui dia, setelah itu giliran Daddy nya minta di Nina Bobo in sama Mommy nya!" bisik Sam yang sudah tidak sabar ingin segera melepaskan rindu kepada sang istri yang hampir dua bulan tidak ia sentuh.
__ADS_1