Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Mencari topeng


__ADS_3

Pagi hari yang begitu cerah, cahaya sang Surya mulai mengintip dari balik gorden jendela berwarna putih itu. Sam mulai membuka kedua matanya, pria bertato itu melihat sang istri yang tertidur lelap dalam pelukannya, Ia tersenyum dan masih teringat bagaimana semalam mereka saling mencurahkan perasaan.


Sam membelai lembut pipi Naura yang saat itu masih terpejam cantik, hingga akhirnya Sam tersadar saat melihat bayangan dirinya pada sebuah cermin besar yang terletak di dinding yang berseberangan dengan ranjang tidur mereka. Sontak Sam membulatkan matanya, saat ia melihat wajah aslinya terlihat begitu nyata, sosok berwajah tampan yang bersembunyi di balik sebuah kulit sintetis, yang membuat orang-orang tertipu jika Sam adalah Tuan muda buruk rupa, termasuk Naura.


"Shiiit! Wajahku, ah sial bagaimana bisa aku lupa jika semalam aku melepasnya, sebelum Naura bangun, aku harus memakai topengku kembali." batin Sam sembari perlahan meletakkan kepala sang istri pada sebuah bantal yang empuk.


Dengan sangat pelan, Sam kemudian Ia mencari di mana keberadaan kulit palsunya yang semalam ia lemparkan sembarangan. Dengan membungkukkan badan, Sam mencari letak kulit palsunya itu yang semalam Ia lepaskan.


Di saat Sam terus mencari keberadaan topeng kulitnya itu, di saat itu juga Naura mulai membuka kedua matanya, ia tampak mengerjapkan matanya dan melihat ke sekeliling, sejurus Naura melihat ke samping di mana sang suami berada. Tapi, rupanya suaminya tidak ada di tempat. Ia pun terkejut dan Naura beranjak untuk duduk dan melihat ke sekitar kamar mereka.


"Sam dia kemana?" tanya Naura dalam hatinya. Hingga akhirnya ia melihat sang suami yang sedang merangkak di atas lantai seolah-olah tengah mencari sesuatu yang hilang. Tentu saja saat itu Sam tidak memakai apapun yang menutupi tubuh kekarnya, sejenak Naura tertawa kecil melihat sesuatu yang berada di antara kedua paha Suaminya. Terlihat begitu eksotik dan indah sekali.

__ADS_1


"Astaga Sam! Dia nyari apa coba? Sampai dibiarkan bergelantungan seperti itu." batin Naura sembari menggelengkan kepalanya melihat suaminya yang sedang merangkak membelakangi dirinya.


Sementara itu, Sam mulai menemukan kulit palsu miliknya yang tergeletak di bawah meja, Ia pun dengan cepat segera mengambil topeng itu sebelum sang istri melihat dirinya tanpa memakai kulit palsu itu.


"Ketemu kau!" seru Sam sembari mengambil kulit palsu itu dari bawah meja. Hingga tiba-tiba terdengar suara sang istri yang sedang bertanya kepadanya.


"Sam! Kamu ngapain di situ? Apa yang kamu cari?"


"Shiiit! Bagaimana bisa Naura bangun? Ini gawat.Tidak-tidak Naura tidak boleh tahu jika aku sudah membohonginya, aku harus cepat-cepat segera pergi ke kamar mandi sebelum dia melihat wajah asliku." batin Sam sembari perlahan Ia merangkak ke kamar mandi dengan menjauhkan wajahnya dari pandangan sang istri.


"Oh ini Sayang! Aku sedang mencari CD milikku, semalam aku lupa melemparkannya kemana, kamu tahu kan rasanya sangat tidak nyaman jika seorang pria tidak memakai benda itu, rasanya bergelantungan seperti jam gandul." Ungkap Sam sambil beranjak berdiri dengan wajah yang terus membelakangi sang istri.

__ADS_1


"Em ... aku mau ke kamar mandi dulu, sebentar. Kebelet pipis hehehe iya kebelet pipis." Alibi Sam untuk segera masuk ke kamar mandi.


Sejenak Naura mengerutkan keningnya kenapa sang suami terlihat malu dan tidak menampakkan wajahnya saat dirinya sedang memergoki Sam yang sedang merangkak di atas lantai.


Akhirnya, Sam berhasil masuk ke dalam kamar mandi dan segera menguncinya, sementara itu Naura hanya menaikkan kedua alisnya dan Ia pun terlihat masih membayangkan percintaan mereka semalam.


"Ya Tuhan! Bagaimana bisa perasaan ini terjadi padaku, aku mencintai pria itu buruk rupa itu. Entahlah, tapi aku benar-benar mencintainya, Sam ternyata pria yang sangat romantis." Ucap Naura lirih sembari tersenyum bahagia.


Sementara di dalam kamar mandi, Sam akhirnya bisa bernafas dengan lega, untung saja Naura tidak melihat wajah aslinya saat mereka masih dalam posisi berpelukan, jika tidak rencana Sam yang kedua akan berantakan.


"Huffftt untung saja Naura tidak bangun terlebih dahulu, jika dia tahu aku sudah membohonginya, maka rencana keduaku bisa gagal." Ucap Sam sembari melihat kulit palsu miliknya yang kini sudah berada di tangannya.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2