Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Naura pingsan


__ADS_3

Sam menatap wajah sang istri yang sedang memperhatikan dirinya, "Nyonya! Nyonya sedang melihat apa? Hehehe jadi malu saya dilihat Nyonya seperti itu!" celetuk Sam menggoda istrinya. Naura pun tampak cuek dan menyuruh pergi bodyguard nya itu.


"Ah udah-udah deh! Pergi sana, lagian kamu tuh di luar aja, ngapain sih di sini!" seru Naura sembari menyuruh Sam untuk berada di ruang depan sembari mendorong tubuh Sam dengan kedua tangannya. Namun, tiba-tiba saja Naura merasakan kepalanya sangat pusing dan seketika tubuhnya lemas dan akhirnya jatuh pingsan.


Tentu saja Sam sangat khawatir dengan keadaan sang istri, Ia segera menolong Naura dan membawa tubuh istrinya ke dalam kamar.


"Nyonya! Nyonya Naura ... astaga dia pingsan, Naura! Bangun Naura! Ya Tuhan apa yang terjadi pada istriku." Ucap Sam lirih sembari mencoba mengangkat tubuh istrinya, di saat yang bersamaan pak Surya datang dan melihat Sam yang tengah membantu Naura untuk dibawa ke kamarnya.


"Naura! Kamu kenapa, Nak? Apa yang terjadi pada anakku?" tanya sang ayah kepada Sam yang sangat khawatir melihat Naura yang tak sadarkan diri.


"Saya tidak tahu, Pak! Tadi tiba-tiba saja Nyonya pingsan." Balas Sam sembari mengangkat tubuh Naura dan dengan pelan Ia letakkan tubuh sang istri di atas tempat tidurnya.

__ADS_1


Pak Surya terlihat begitu cemas, di susul sang ibu yang tak kalah cemas melihat keadaan sang putri.


"Naura! Kenapa dengan kamu, Nak! Ya Tuhan wajahnya pucat sekali, kita panggilkan Dokte Yah, cepetan!" seru bu Lani kepada suaminya. Melihat kondisi istrinya dan khawatir dengan keadaan Naura. Sam melarang mertuanya untuk memanggil dokter lain, Ia pun menelepon Dokter pribadinya untuk melihat kesehatan sang istri.


Pak Surya yang bergegas untuk menelepon Dokter, akhirnya Ia urungkan karena sang bodyguard melarangnya.


"Pak Surya tidak perlu repot-repot menelepon dokter, biar saya sendiri yang menelepon dokter untuk memeriksa Nyonya Naura, Tuan Sam sudah menyediakan dokter khusus untuk Nyonya," seru sang bodyguard kepada pak Surya.


"Baiklah, silakan!" balas pak Surya dan mengizinkan sang bodyguard untuk menelepon dokter kepercayaan Sam.


Sang bodyguard sedikit menjauh untuk menghindari suaranya terdengar oleh kedua mertuanya. Kemudian Ia segera menelepon dokter yang dulu memeriksa kondisi kesehatan Naura.

__ADS_1


"Halo, dokter! Aku ingin kamu datang ke alamat ini, istriku membutuhkan pertolonganmu."


"Baik Tuan muda!"


Setelah Sam menghubungi sang dokter, Ia pun kembali melihat kondisi sang istri yang masih memejamkan matanya, ingin sekali ia berada di samping Naura dan menemaninya, tapi itu tidak mungkin, ada bu Lani dan pak Surya yang sudah berada di samping istrinya.


"Naura! Kamu kenapa, Sayang! Jangan membuatku cemas seperti ini, kumohon sadarlah!" batin Sam sembari menatap sendu sang istri.


Setelah menunggu beberapa menit, akhirnya sang dokter datang dan segera memeriksa keadaan Naura, untuk sesaat dokter terkejut saat melihat wajah sang bodyguard dan tidak melihat Sam di sana.


"Di mana Tuan Sam? Bukankah Tuan Sam tadi menelepon ku untuk datang ke rumah ini?" tanya sang dokter yang belum mengetahui rahasia penyamaran Sam. Dan Sam pun mulai panik karena sang dokter menanyakan hal itu. apa yang harus Ia jawab kepada dokter kepercayaan nya itu, haruskah ia mengakui jika dirinya adalah Sam???

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2