
Sam tersenyum dan menganggukkan kepalanya, sementara itu Diora mengulurkan tangannya kepada Sam dan menyebutkan namanya.
"Hai! Aku Diora." Kata wanita itu kepada Sam. Namun, rupanya Sam hanya tersenyum saja dan menganggukkan kepalanya tanpa membalas ucapan Diora. Karena ia khawatir jika Diora masih mengenali suaranya, karena tentu saja Sam tidak sedang memakai filter suara.
Apa yang dilakukan oleh Sam, membuat Naura mengerutkan keningnya, kenapa suaminya bersikap seperti itu kepada Diora.
"Sam??" Naura melihat wajah sang suami yang juga sedang tersenyum kepadanya. Karena tidak mendapatkan sambutan yang baik, maka Diora menarik kembali tangannya dan berusaha untuk basa-basi.
"Em iya nggak apa-apa, baiklah kalau begitu, aku permisi dulu, senang bertemu denganmu, Naura." Pamit Diora sembari cipika cipiki pada Naura. Setelah itu Diora beranjak pergi, namun Naura berjalan mengikutinya dan berbisik kepada Diora
Naura yang merasa tidak enak, ia pun meminta maaf atas apa yang dilakukan oleh sang suami.
"Maaf ya, Mbak Diora!"
"Untuk apa?" tanya Diora balik.
__ADS_1
"Maaf jika Mbak Diora kurang nyaman dengan sikap suamiku, em dia memang orangnya pemalu. Maaf, ya!" seru Naura yang merasa tidak enak. Diora pun tersenyum dan memakluminya.
"Iya nggak apa-apa, ya udah aku pergi dulu, sampai jumpa!" pamit Diora yang saat itu ia segera pergi meninggalkan mereka berdua. Naura menatap kepergian Diora, pun sama Sam juga menatap kepergian mantan tunangannya itu.
"Diora! Untuk apa lagi dia datang ke sini? Aku harus berhati-hati." Sam bermonolog sendiri. Kemudian Naura menghampiri suaminya dan bertanya, "Kamu kenapa, Sam? Mbak Diora cuma ingin bersalaman, kok kamu cuekin sih, nggak biasanya kamu seperti itu."
Sam langsung merangkul pundak sang istri dan mengajaknya pergi dari tempat itu sembari berkata, "Dengarkan aku, Naura! Aku tahu kamu mengenalnya sebagai kekasih Kakakmu, tapi bagiku dia adalah orang lain, kamu pernah dengar, jika laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim itu haram hukumnya bersentuhan kulit, maka dari itu aku sengaja tidak membalas uluran tangannya."
Naura tersenyum dan bisa memakluminya, ia bahagia ternyata sang suami sangat menghargai perasaannya, meskipun sebenarnya Naura tidak akan marah jika Sam menyambut tangan Diora, karena baginya Diora adalah wanita yang baik, dan Sam tidak mungkin tergoda oleh wanita lain.
"Dengarkan Nyonya Sam, suara suamimu ini khusus dipersembahkan untuk istri tercintanya, tidak sembarang wanita yang bisa mendengarkan suara suamimu, apalagi mendengarkan suaraku yang sedang mendesaah karena kenikmatan, hmm hanya kamu yang bisa mendengarnya my Princess!" seru Sam sembari mencium pipi sang istri berkali-kali. Tentu saja apa yang dilakukan oleh Sam membuat Naura kegelian.
"Sam! Geli ah, udah dong malu dilihat orang," Naura berusaha menghindar dari ciuman suaminya.
"Naura, kamu tidak bisa pergi dariku, hei tunggu, Sayang! Awas saja kalau kena, aku hukum kamu!" Sam tampak berteriak kepada Naura yang saat itu sedang berlari kecil menghindari kejaran sang suami.
__ADS_1
Naura justru semakin menggoda Sam dengan masuk ke sebuah tempat persembunyian dimana tempat itu biasa digunakan untuk anak-anak bermain petak umpet.
Sam terus mengejar dan mencari keberadaan sang istri yang saat itu sedang bersembunyi di sebuah tempat, hingga akhirnya Sam melihat baju yang digunakan oleh Naura terlihat mengintip, sejenak Sam tersenyum menyeringai, ia pun mendekati tempat itu dan perlahan Ia mengagetkan Naura dengan menutup kedua matanya.
"Bravo! Akhirnya aku menemukanmu, Sayang! Dan sekarang kamu tidak bisa lagi pergi dari suamimu!" Sam berkata sembari berbisik pada telinga sang istri dengan mesra, Naura membalikkan badannya dan menatap wajah sang suami yang seperti singa yang lapar.
Mengingat tempat itu sangat tersembunyi dan sukar dilihat orang, tampaknya Sam tengah mencium bibir sang istri.
Hingga mereka tak sadar jika ada sepasang mata yang sedari tadi memperhatikan mereka berdua.
"Siapa pria itu? Bagaimana bisa suaranya sama persis dengan Samuel Alfonso?"
Diora tampak bersembunyi dibalik rerumputan sembari melihat Sam dan Naura yang sedang berkejaran, tentu saja Diora menjadi penasaran siapa sebenarnya suami Naura itu. Kenapa nama dan suaranya sama persis dengan mantan tunangan.
...BERSAMBUNG...
__ADS_1