
Hari itu juga, Diora pergi ke makam sang kekasih untuk melepaskan rindu, Ia datang ke tempat dimana Norman dikebumikan. Di sana, Diora menatap nanar pusara Norman, Ia masih teringat bagaimana dirinya dan Norman harus memperjuangkan cinta mereka berdua.
Diora dan Norman dulu adalah sepasang kekasih saat mereka masih berada di bangku SMA, mereka berpisah karena Diora harus kuliah di luar negeri, hubungan Norman dan Diora terputus dan sempat tidak ada komunikasi, mengingat Norman adalah pemuda kampung dan sederhana yang tentunya dirinya sangat terbatas untuk menghubungi Diora di luar negeri, dan akhirnya di sana Diora bertemu dengan Samuel Alfonso, dan akhirnya Sam menyatakan cinta kepada Diora, sampai akhirnya mereka berdua memutuskan untuk bertunangan.
Sam dan Diora berpacaran kurang lebih satu tahun, hingga rencana pernikahan mereka akan segera dilaksanakan di Indonesia. Sesampainya di Indonesia, Diora bertemu lagi dengan cinta pertamanya, dan dari sanalah Diora mulai menjauhi Sam, karena Diora sadar jika dirinya sebenarnya tidak mencintai Sam, Diora hanya melampiaskan kesepiannya kepada Sam.
__ADS_1
Hingga akhirnya, pertemuan Diora dan Norman terjadi begitu saja, Norman yang tidak tahu jika Diora sudah memiliki tunangan, pria itu menyalakan kembali api cinta diantara mereka yang sempat terputus. Dan mengajak Diora untuk menikah dengannya, Diora pun menyetujui nya dan ia akan memutuskan hubungan pertunangan nya dengan Sam, apalagi saat itu bertepatan dengan kecelakaan yang menimpa Sam sehingga membuat wajah pria itu terkena luka bakar yang sangat serius, yang menyebabkan wajahnya rusak parah.
Di sanalah Diora memiliki alasan kuat untuk memutuskan hubungan dengan Sam dimana undangan pernikahan sudah disebar, pernikahan mereka yang digadang-gadang sebagai pernikahan paling mewah, kandas di tengah jalan karena Diora meminta segera mengakhiri hubungan itu.
"Maaf, Sam! Sepertinya aku tidak bisa melanjutkan hubungan kita, apa kata orang jika seorang putri Tuan Douglas memiliki seorang suami yang berwajah menyeramkan, lebih baik kita putus, lupakan aku, Sam! Selamat tinggal!" kata terakhir yang keluar dari bibir Diora. Wanita itu segera pergi setelah mengatakan hal itu kepada Sam yang waktu itu masih berada di atas tempat tidur dengan kondisi wajah yang rusak parah.
__ADS_1
"Diora!!!! kamu boleh meninggalkanku karena wajahku jelek, tapi aku tidak akan pernah membiarkan hidupmu bahagia dengan pria manapun, aku Samuel Alfonso berjanji akan membuatmu menyesal karena berani-beraninya kamu pergi meninggalkan Sam demi pria brengsek itu." Umpat Sam yang saat itu sangat terbakar cemburu dan juga emosi. Setelah Sam tahu bagaimana reaksi kekasihnya saat melihat wajahnya yang rusak, ia pun memutuskan untuk melakukan operasi plastik di Korea untuk memperbaiki wajahnya yang rusak, dan tentu saja perubahan wajah Sam pasti memiliki banyak perbedaan dari wajah semula.
Meski tak bisa dipungkiri, jika wajah Sam dari dulu memang sudah tampan, tapi kali ini wajah Sam berubah lebih tampan dari yang lalu semenjak pria itu melakukan operasi plastik.
Setelah Sam berganti wajah dan operasinya sukses, Ia pun mulai berani untuk mencari gadis yang benar-benar ingin melahirkan putranya, Sam sengaja melakukan itu untuk benar-benar mencari seorang wanita yang bisa menerima kekurangannya dengan ikhlas. Dan Kini dirinya sudah mendapatkan wanita itu yang tak lain adalah Naura.
__ADS_1
Di saat bersamaan, Sam terlihat begitu lengket dengan istrinya, kemana pun Naura pergi, Sam selalu ada di sampingnya, pria itu berjalan sembari menyandarkan kepalanya pada pundak sang istri. Dengan manjanya Sam sesekali memencet ujung dua buah sintal yang tumbuh di depan dada itu secara bergantian, dimana tempat itu semakin membuat kegerahan berjamaah. Padahal AC sudah dinyalakan.
...BERSAMBUNG...