Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa

Dinikahi Tuan Muda Buruk Rupa
Hampir saja


__ADS_3

"Iya iya aku mengerti, ya udah aku tutup dulu, tidurlah yang nyenyak! Aku mencintaimu."


"Aku juga mencintaimu."


Akhirnya percakapan itu berakhir, Sam segera menutup ponselnya dan Ia memasang kembali filter suara yang sempat Ia lepaskan saat menelepon istrinya, sementara itu Naura terlihat penasaran siapa yang sedang bersembunyi di balik pintu, apakah itu sang bodyguard yang tiba-tiba tidak ada di sekitarnya.


"Apa itu Marcell? Ngapain dia di sana!" batin Naura bertanya-tanya, perlahan Ia pun berjalan menuju pintu di mana ia melihat kaki seseorang yang mengintip di balik pintu, Naura berjalan mengendap-endap agar tidak terdengar jika dirinya sedang mengintai seseorang.


Di saat yang bersamaan, Sam tampak merapikan filter suara dan memasukkan ponselnya ke dalam saku bajunya sebelum Ia keluar sebagai Marcell, sang bodyguard.


"Apa yang sedang kamu lakukan di sini?" tanya Naura yang seketika membuat Sam terkejut bukan main, Ia pun tanpa sengaja menjatuhkan filter suara itu di atas lantai, sehingga alat kecil yang dipasang pada rongga mulut itupun terlepas.

__ADS_1


"Shiiit! Kenapa benda itu bisa terjatuh, jika seperti ini Naura bisa-bisa mengenali suara asliku, aku harus segera pergi dari sini." batin Sam sembari mengambil alat itu yang terjatuh di bawah kaki Naura. Tentu saja Naura mengerutkan keningnya melihat sang bodyguard yang mengambil sebuah benda yang ia jatuhkan.


"Apa itu, Marcell?" tanya Naura sembari menatap wajah Sam yang tampak panik. Sam pun cuma menggelengkan kepalanya tanpa berkata sedikitpun, Ia khawatir jika ia bersuara maka penyamaran nya akan gagal, dengan bahasa isyarat Sam menggelengkan kepalanya sambil cengar-cengir. Kemudian Ia segera memberi kode seolah ia berkata kepada Naura jika dirinya akan pergi ke kamarnya.


Naura pun tampak bingung dengan sikap bodyguardnya itu, dan Naura cuma bisa menghela nafas panjang, tanpa peduli dengan apa yang terjadi pada Marcell, Naura melihat kepergian Marcel sembari berlari kecil seolah-olah ada sesuatu yang memaksa Marcell untuk segera pergi ke kamarnya.


"Dasar bodyguard aneh, bikin pusing saja," ucap Naura sembari pergi ke kamarnya.


"Aku harus lebih hati-hati agar Naura tidak curiga, hampir saja aku ketahuan." Ucapnya sembari mengganti filter suara itu dengan yang baru, Sam tampak membuka sebuah kotak yang berisi alat-alat penyamarannya termasuk topeng buruk rupa yang ia pakai saat menjadi Tuan muda buruk rupa, di mana Naura sangat mencintai sosok yang berwajah buruk itu, Sam memperhatikan topeng penyamarannya itu dan tersenyum.


"Hai topeng! Ternyata kamu lebih beruntung daripada aku, wajahmu yang buruk ini lebih dicintai oleh istriku daripada wajahku yang sekarang. Ah Naura kau semakin membuatku mencintaimu, aku tidak akan biarkan kamu menangis, kau menyembunyikan kesedihan yang mendalam atas kematian kakakmu, dan aku tidak akan biarkan kamu berlarut-larut dalam kesedihan, aku akan mencari tahu siapa yang sudah membuat kakakmu meninggal dunia agar kamu bisa lega jika bajingan itu sudah mendapatkan ganjaran yang setimpal, aku berjanji."

__ADS_1


Sam kembali menutup kotak itu dan menyimpannya di sebuah tempat rahasia di dalam kamar itu, kemudian ia segera menelepon asisten Yan untuk mencari tahu tentang siapa kakak Naura, dan Sam ingin mengetahui apa yang menyebabkan kakaknya Naura meninggal dunia.


"Yan! Kamu cari informasi tentang keluarga Istriku, terutama mendiang kakak kandung istriku, aku ingin tahu bagaimana ia meninggal sehingga membuat istriku sangat bersedih," titah Sam yang langsung memerintahkan sang asisten untuk menyelidiki kematian Kakak kandung sang istri.


"Baik, Bos! Kami akan segera mencarinya."


Setelah Sam menutup teleponnya, Ia berharap bisa segera mendapatkan informasi yang sebenarnya sehingga dirinya bisa mengungkap kematian kakak Naura yang membuat Naura sangat sakit hati.


"Aku berjanji padamu, Naura! Aku tidak akan membiarkan air mata menetes dari pipimu, dan aku akan segera menemukan tentang kebenarannya." Ucap Sam sungguh-sungguh.


...BERSAMBUNG ...

__ADS_1


__ADS_2