
“ Lisa?” panggil Gabriel.
“ em?” Elisa mencoba membuka matanya. Ia kelelahan karena Gabriel tak kunjung menghentikan aksinya meski malam telah usai.
“ kau sudah siap?” tanya Gabriel.
“ kemana?” ucap Elisa setengah sadar.
“ tentu saja memesan baju pengantin kita.” ucap Gabriel mengingatkan.
“ Elle.” ucap Elisa memilih untuk ganti posisi menghadap ke kasur king size Gabriel.
“ ya?” tanya Gabriel, duduk di sisi kasur ukuran king size nya.
” kita akan menyewa baju pengantin kita?” tanya Elisa.
“ meski ini sekali seumur hidup aku ingin baju pengantin ini berkesan, Lisa. Dan aku tak mau kita memakai baju pengantin yang pernah di pakai orang lain sebelumnya. Jadi aku ingin kita mememesan baju pengantin kita sendiri.” ucap Gabriel.
“ bagaimana jika aku yang mendesign sendiri baju pengantin kita, Elle?” tawar Elisa.
“ kau?” heran Gabriel.
__ADS_1
“ ya, kau tahu? selama ini, akulah yang mendesign sendiri costume untuk tarianku, Elle.” ucap Elisa bangga.
” apakah costume yang kau gunakan untuk reuni itu juga designmu?” tanya Gabriel.
“ tentu. Aku membuat design minimalis namun dengan sedikit efek penyinaran- akan membuat aku terlihat bersinar meski aku hanya mengunakan perhiasan imitasi. Bahkan perhiasan itu hanya menggunakan bahan dasar kaca.” ucap Elisa menjelaskan.
“ baiklah, aku akui kau memang pandai mendesign. Saat itu kau benar- benar terlihat bersinar.” ucap Gabriel jujur.
“ apa costume ku cantik saat itu?” tanya Elisa.
” bukan hanya costume nya, kau juga terlihat sangat cantik saat itu.” ucap Gabriel menciumi pipi Elisa.
“ morning ***.” kekeh Gabriel.
“ Lagi pula, kau bilang kau sendiri yang akan mendesign baju pengantin kita, bukan? Kita tak perlu buru- buru bangun. Dan hanya perlu menentukan Design, lalu mencari kain dan beberapa perlengkapan lain lalu menjahitnya.” ucap gabriel dengan smirk smile nya.
“ kau ini. Mesum!” ucap Elisa yang baru sifat pria yang selama ini di cintainya.
🌸🌸🌸Di lain tempat. 🌸🌸🌸
Arthur sudah sedari tadi terbangun dari tidurnya, namun enggan beranjak karena Alexia masih asik bergelung di dadanya. Di saat ada pergerakan kecil dari mantan istrinya tersebut. Arthur kembali menutup matanya dan berpura- pura belum terbangun.
__ADS_1
Sekali lagi Alexia menatap wajah Arthur. Pria itu terkejut karena Alexia mencium pipi Arthur. Hal yang bahkan tak pernah wanita itu lakukan kala mereka menjadi suami istri.
‘ imutnya.’ batin Arthur senang akan perubahan yang di alami mantan istrinya tersebut.
Mantan istrinya yang di kenal mandiri dan kuat di saat mereka masih menjadi suami istri kini menjadi wanita yang manja dan sejujurnya, Arthur menyukai perubahan yang di alami mantan istrinya tersebut.
Setelah mencium pipi Arthur, Alexia bersenandung kecil sebelum akhirnya beranjak kekamar mandi.
‘ astaga. Ia imut sekali. Bagaimana aku bisa tidak semakin jatuh cinta padanya. Mama, maaf. Kurasa aku tak bisa untuk tak semakin mencintai Alexia- keturunan dari saudari kembar mama.’ batin Arthur.
🌎🌎🌎 di belahan bumi yang lain🌎🌎🌎
Sejujurnya, Damien masih tak mempercayai kenyataan jika keluarga Kelly tak menyayangi wanita itu. Namun dari hari kehari, Damien mulai menyadari jika keluarga Xu sangat jarang sekali mengunjungi anak perempuan mereka yang tengah coma itu. Hanya beberapa kali, itupun hanya menjenguk sebentar sebelum akhirnya menyerahkan Kelly kepada Damien dengan alasan sibuk dan berbagai alasan lainnya.
Di tatapnya wajah Kelly yang seolah hanya tertidur itu. Meski Damien merasa jika wanita tubuh wanita itu mulai mengurus dan wajahnya memucat.
Ia teringat, kata- kata wanita itu yang mengatakan jika keluarganya tak menyayanginya. Awalnya, Damien hanya mengira jika itu hanya perasaan remaja labil yang sedang mencari jati diri nya saja.
Sekarang, Damien mulai meragu. Apakah benar keluarganya tak menyayangi Kelly? Jika perkataan uncle nya yang mengatakan jika sedari lahir- Kelly tak pernah merasakan cinta orang tuanya- benar, selama ini bagaimana kesepiannya seorang Kelly?
Jika sikap acuh yang selama ini Damien berikan kepada wanita itu di anggap Kelly sebagai perhatian- sebenarnya, bagaimana perlakuan keluarga Kelly kepada wanita itu?
__ADS_1