Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
s2 kebingungan Alexia


__ADS_3

Setelah mengenal cukup dekat, Arthur langsung melamar Alexia. Alexi cukup terkejut akan pernyataan Arthur. Namun melihat kesungguhan pria yang berusaha meyakinkan Rafael dan Emily membuat Alexia hanya menyetujui ketika Mommy dan Daddy nya juga menyetujui Arthur melamar Alexia.


Setelah menikah, Alexia heran karena mereka tinggal di Flat Apartement. Meski dapat di katakan jika Flat itu cukup mewah. Flat dengan kunci kode sandi sebagai kunci rumah dengan dua kamar tidur, satu dapur dengan ruang makan dan ruang tamu yang menjadi satu dengan ruang keluarga, dan tempat untuk mencuci dan menjemur pakaian. Arthur hanya mengatakan jika rumah yang di minta design adalah rumah Mommy nya, sementara bunga lily untuk mengenang saudarinya yang telah tiada.


Satu setengah tahun menjalin hubungan, Alexia tak pernah merasakan ada keanehan dari diri Arthur, hanya ada sikap manis yang di tunjukkan pria tersebut. Pria itu bahkan selalu menyapa hari mereka dengan senyuman dan melakukan aktifitas ranjang seperti pasangan pada umumnya, dan terkadang jika lelah, mereka hanya akan berbincang di tempat tidur di temani secangkir teh herba hangat di campur madu untuk Alexia dan teh herba dengan Jahe untuk Arthur. Wanita itu sama seperti Emily yang tak menyukai bumbu dapur bewarna kuning tersebut.


pekerjaan Arthur sebagai pengacara juga tak terlihat akrab dengan teman wanita sekantornya. Pria itu bahkan jarang lembur dan selalu pulang hanya untuk memeluk Alexia. Alexia yang semula enggan dengan Arthur lama- kelamaan luluh akan kasih yang di berikan Arthur dan mulai menerima jika Arthur benar- benar pria yang mencintainya.


Namun itu semua hancur ketika pria yang lebih tua setahun darinya itu mengatakan kata perpisahan. Dan sampai sekarang wanita itu bahkan enggan untuk mengatakan kekandasan rumah tangganya pada keluarganya terutama orangtuanya.


“ sekarang, aku harus menceritakan pada siapa?” batin Alexia.


“ Gabe? Tidak! Ia hanya akan menceritakannya pada Mommy dan membuatnya sedih. Yu? Dia memang wanita, namun aku tidak dekat dengannya karena sifatnya yang sedikit dingin itu. Jean? Tidak! Ia sedikit jaga jarak padaku karena Bram menyukai ku.’ batin Alexia.

__ADS_1


Wanita itu masih merasa ada maksud tersendiri dari kata- kata yang di ucapkan oleh pria yang telah menjadi mantan suaminya tersebut. Sementara, di tempat lain beberapa orang sedang berbincang di dalam satu ruangan tepatnya di rumah Emily.


“ sudah kuduga ada yang aneh dengan pria muda itu. Biar bagaimana pun, ia baru saja mengenal Alexia dan tidak butuh waktu lama ia langsung melamar Alexia dengan alasan suka akan kepribadiannya dan kepintarannya.” ucap Emily.


“ aku takkan memaafkan nya jika ia menyakiti saudari ku.” geram Gabriel.


“ kuharap kalian tidak gegabah.” ungkap Ken.


“ ya, Marco sendiri yang mengatakannya padaku karena ia adalah dokter yang menangani operasinya kala itu. Ia sendiri tak menyangka jika ia tengah mengandung saat itu.” ucap Ken.


“ Alexia belum mengatakan jika ia sudah bercerai bukan? Ada baiknya jika kalian juga berpura- pura tak mengetahui apapun namun tetap mengawasi mereka dari jauh.” ungkap Rick. Karena anak- anak Emily dekat dengan anak- anak Ken, Emily juga jadi kenal dengan saudara jauh Ken. Dan Rick hadir disini karena di mintai tolong mengecek kecurigaanya pada menantu satu- satunya tersebut.


“ kurasa yang awalnya hanya sandiwara jadi benar- benar jatuh cinta, aku yakin jika ia takkan melukai Alexia dan hanya membuat anakmu kesal, Em. Beruntung dulu aku ikut melatih beladiri anak- anakmu.” ucap Ken.

__ADS_1


“ meski begitu, ia tetap lah perempuan, Ken. Aku tetap khawatir padanya.” ucap Emily.


“ ia tetap anak yang kuat karena ia mirip denganmu.” ucap Ken.


0o0


maaf author jrg update ya


author lg sakit pasca vaksin sie


jd author cuma bisa di kasur tanpa ogg karya author


jg lupa dukung terus author dan jg lupakan karya author ya😀

__ADS_1


__ADS_2