
“ ngomong- ngomong, Em.” ucap Erika ketika bersantai di ruangan santai.
“ ya?” tanya Emily.
“ apa kau akan kembali ke negaramu setelah kau lulus kuliah?” tanya Erika.
“ benar, Em? Apa kau akan kembali ke negaramu?” timpal Many.
“ aku masih belum memikirkannya, niatku kuliah adalah ingin meneruskan bakat Daddy- ku.” ucap Emily.
“ kau bisa menggantikanku menerusakan perusahaanku, Em. Aku membuat perusahaan itu untuk mengganti perusahaan yang di ambil alih Edward.” ucap Rafel menimpali.
“ siapa Edward?” tanya Ken.
“ kakak kandungku, sekaligus ayah angkat Em.” ucap Rafael.
“ apakah dia yang menjual Emily pada lintah darat bengis, Leo Martin?” tanya Ken.
“ maafkan kakakku, dia sudah mendapatkan balasannya atas apa yang di lakukannya.” ucap Rafael merasa bersalah atas kelakuan kakaknya.
“ apa yang terjadi pada Dad Edward?” tanya Emily.
“ setelah kau lari dari Leo, Edward di hajar habis- habisan oleh Leo, dia bahkan memenjarakan Edward karena tak bisa mengembalikan total pinjamannya kepada Leo.” ungkap Rafael.
“ apa maksud dari yang kalian bicarakan, Em.” heran Erika juga Many. Saat Rafael menelpon saat itu memang Many berada di sebelah Emily, namun karena rasa lelah ia tak menangkap apa isi pembicaraan Emily dan rafael waktu itu.
__ADS_1
Emily menceritakan segalanya pada kedua sahabatnya itu, semuanya, dari awal ia diangkat menjadi anak oleh mantan manager di perusahaan mendiang Ayah dan ibunya kemudian perusahaan di ambil alih oleh Edward hingga Edward yang menjual Emily pada seorang lintah darat bengis. Hingga Emily yang berhasil kabur ke LN karena mengambil ATM milik lintah darat itu dan berkuliah di sini.
“ astaga, Em. Aku tak tahu jika kau menyimpan masalah sebesar itu.” ucap Many tak percaya.
“ kau benar, yang aku tahu jika kau hanya membayai kuliah mu sendiri, aku tak tahu jika kau memiliki masalah sepelik itu.” ucap Erika memeluk Emily.
“ tak apa, ambil segi positifnya dari segala yang terjadi, karena aku lari keluar negeri dan kuliah di sini aku jadi bertemu dengan kalian.” ucap Emily tersenyum pada Emily dan Many.
“ aku juga senang bertemu denganmu, Em.” ucap Erika.
“ friend forever.” ucap Many memeluk Emily.
“ ouu, friend forever.” ucap Ken menimpali hendak ikut masuk dalam pelukan.
“ No!” ucap para wanita bersamaan.
Rafael hanya tersenyum melihat kelakuan dari teman- teman Emily. Ia sendiri tak menyangka jika di balik semua yang menimpa wanita itu- Emily masih bisa tertawa bersama dengan teman- temannya, ia bahkan memiliki sahabat di sini.
Sungguh, Rafael mengakui jika Emily adalah wanita yang sangat kuat dan mampu menerima keadaan. Dan itu terbukti saat Emily harus kehilangan kedua orangtuanya- wanita itu hanya menangis sekali namun segera bangkit dan tak berlarut dalam kesedihan- berbanding terbalik dengan dirinya.
Memalukan rasanya kala mengingat saat Rafael kehilangan kedua orang tuanya- kala itu dan saat mendapati jika kakak kandungnya itu mengalami koma- Rafael malah berlarut dalam kesedihan. Rafael bahkan memilih bunuh diri hanya untuk menutupi kesedihan yang di alaminya.
Mungkin- jika ia tak bertemu Emily kala itu, Rafael yakin jika ia mungkin takkan di sini sekarang.
“ ngomong- ngomong, kau sudah semster berapa, Em?” tanya Rafael.
__ADS_1
“ tinggal skripsi, Uncle.” ucap Emily menikmati secangkir tea dan beberapa cemilan yang di sediakan Many.
“ bagaimana jika selama kau mengerjakan skripsi mu sesekali kau mengunjungi perusahaan, Em. Lagi pula ketika kau lulus nanti perusahaan itu akan aku serahkan padamu.” ungkap Rafael.
“ benar, Em. Aku juga ingin melihat perusahaanmu.” ungkap Many.
“ hem, benar. Pekerjakan aku saat aku lulus kuliah, Em. Biar aku bisa membantu perusahaanmu.” ucap Erika.
“ membantu menghancurkan- maksudmu?” canda Ken menimpali.
“ Ken.” ucap Many meminta suaminya untuk tak lagi mengganggu sahabatnya.
“ kenapa kamu yang marah sayang?” ucap Ken takut.
“ jangan ganggu Erika lagi atau kau tidur di luar.” ucap Many kesal.
“ kau dengar? Jangan ganggu aku lagi.” ucap Erika menirukan Many. Membuat Ken menatap Erika kesal. Namun hanya di jawab juluran lidah oleh Erika.
0o0
hai! hai! hai!
maaf buat reader yg minta crazy up ya, mungkin belum bisa author berikan permintaan kalian ^-^
author lagi ke habisan ide dan beberapa keperluan sehingga belum bisa menyentuh laptop terlalu lama.
__ADS_1
nikmati ajh pelan dan selalu stay terus saat author up ^_^