Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
S2 Alexia dan Arthur


__ADS_3

Jika di ibaratkan; mungkin bagai pedang di belah dua? Atau mungkin buah simalakama.


Alexia menatap ke alat kecil yang bentuknya mirip dengan pengukur suhu sambil terkejut, antara senang sekaligus sedih. Ia mengelus perutnya dengan tidak percaya. Lebih tak percaya lagi jika sekarang di dalam tubuhnya memiliki dua nyawa yang harus Alexia sembunyikan sekaligus di lindungi.


Alexia menatap sendu alat yang di pegangnya, ia tak yakin jika Arthur akan menerima kehadian calon anaknya- biar bagaimana pun sekarang mereka tak memiliki hubungan apapun kecuali mantan suami dan istri, di sisi lain- ia tak ingin mengugurkan anak tak berdosa ini.


Beruntung, Alexia tak mengalami kondisi kehamilan pada umumnya, ia tak merasakan lemas ataupun mual dan muntah, ia bahkan tak mengalami masa ngidam seperti ibu hamil kebanyakan.


β€˜ atau jangan- jangan test pack ini salah?’ batin Alexia.


Ia tak dapat memeriksakan keadaannya karena ia tak ingin mengajak Arthur untuk memeriksakan kandungannya. Namun jika Alexia periksa sendiri, ia takut bertemu orang yang di kenali nya dan bertanya mengapa ia tak didampingi sang suami dalam memeriksa kandungannya.


Ia berada di posisi yang serba salah, namun yang pasti adalah, ia berharap adanya kehidupaan di rahimnya akan membawa kebahagiaan untuknya.


Ada sebuah harapan besar bagi Alexia untuk sebuah kebahagiaan yang menanti jika benar- benar ada nyawa di rahimnya. Antara Suaminya yang kembali berubah seperti sebelumnya. Atau sebuah rahasia yang terungkap- mengapa pria yang kini menjadi mantan suaminya ini berubah dan melakukan hal ini kepada Alexia.

__ADS_1


🌸🌸🌸


Di sisi lain, Arthur sedang memegangi kepalanya yang terasa sakit. Seharian ini ia tak ***** makan dan semua yang di makannya seolah di tolak oleh tubuhnya sendiri.


β€œ kenapa kau tak kunjung pergi ke tempat Alexia?”


β€œ mom! Kau tak lihat aku sedang sakit?” geram Arthur.


β€œ mom tak mau tahu! Sekarang juga laksanakan rencana yang sudah kita rencanakan.” geram Vanila.


β€œ Arthur! Aku melakukan ini juga untuk mendiang ayah mu juga mendiang saudari mu!” geram Vanila.


β€œ aku memakluminya jika kau membalas dendam untuk ayah! Tapi sis Lily? Mom pikir aku tak tahu bagaimana sis Lily meninggal? Ia meninggal karena obsesi mom pada dendam mom.” geram Arthur.


β€œ ARTHUR!” geram Vanila menampar pipi putra nya tersebut.

__ADS_1


β€œ sekarang mommy berusaha menebusnya dengan menyayangi mu!” geram Vanila memegangi tangan yang baru saja ia gunakan untuk menampar Arthur.


β€œ menebus? Sayang? Bullshit!”geram Arthur.


β€œ apa memaksa berkenalan dengan wanita yang tak pernah kutemui itu yang di nakaman Mommy dengan sayang? Apa mommy juga lupa siapa yang memaksa ku menikah dengan wanita yang bahkan baru aku temui- dulu? Dan mommy masih menyebut itu sayang?” geram Arthur.


' dan sekarang? Saat aku sudah terlanjur jatuh cinta pada wanita yang menjadi target balas dendam mom- dia malah seenaknya menyuruhku berpisah? Bahkan bercerai dengannya?' batin Arthur kesal. Namun tak bisa di ungkap oleh Arthur, karena pria itu takut jika ibu kandungnya malah memanfaatkan Arthur untuk sebuah obsesi bernama; dendam.


β€œ apa yang mommy tebus sebenarnya? Dendam yang terhenti karena sis Lily meninggal? Jadi mommy memutuskan menunggu ku dewasa agar bisa menggunakan aku untuk membalas dendam kepada keluarga saudari mommy?” geram Arthur.


β€œ apakah menjadikanku bidak catur menggantikan sis Lily yang mommy bilang sebagai rasa sayang mommy?” geram Arthur.


🌸🌸


...Jangan rindu- rindu itu berat.- dilan 1990...

__ADS_1


Ada yang rindu karya author ga😊


__ADS_2