Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
Episode 8 Masakan Emily


__ADS_3

Sementara Emily masih berada di apartementnya.


“ ah, tadi tentornya tampan sekali, sayang handphone ku kehabisan daya.” ucap Erika teman satu jurusan dengan Emily yang bermain ke apartement Emily menunggu jemputan daddy nya.


“ tapi masih ganteng aku- kan?” ucap Ken dengan percaya diri. Yang hanya di jawab Erika dengan menaikkan satu alisnya dan mendengus tanda tidak setuju. Sementara Many yang mengikuti Ken hanya diam saja.


“ sudahlah, kalian kesini bukan untuk bertengkar kan?” ucap Emily membawakan 4 gelas lemon juice dan beberapa camilan.


“ aku berharap aku akan terpilih mengikuti beasiswa itu.” ucap Erika.


“ hei! Aku dengar dengan dapat beasiswa kita akan langsung terikat kontrak dengan perusahaan penyedia beasiswa.” ucap Ken kepada Erika. Dengan pendirian Ken lugas dan supel tak susah akrab dengan Erika yang urakan, bahkan meski ia perempuan ia tak mengerti cara berdandan. Kecuali sisiran.


“ bukankah itu tak masalah? Dengan begitu aku akan langsung kerja begitu aku lulus kuliah.” ucap Erika mengambil camilan yang di berikan Emily.


“ bukankah kau hanya tinggal dengan daddy mu, Erika? Jika kau terikat begitu, siapa yang akan menemani daddy mu?” tanya Emily menuju dapur untuk masak makan siang.

__ADS_1


“ aku akan mengajak Daddy ku, Em.” ucap Erika gampang.


“ hei kau ini bertindak tanpa berpikir.” ucap Ken geram.


“ Many, kau tertarik ikut beasiswa ini? Aku lihat kau ada di ruang seminar bersama Ken.” ucap Erika melihat Many hanya diam saja.


“ emm, aku hanya ikut Genk ku saja, keluarga ku termasuk kalangan mampu sehingga aku tak perlu beasiswa itu lagi.” ucap Many akhirnya bersuara.


“ hei, jangan ikuti genk mu, ikuti kata hatimu, jangan mau kau kesana kemari jika tak sesuai kata hatimu.” ucap Erika mengingatkan, Many hanya terdiam.


“ oh, iya, kita belum berkenalan, aku Erika.” ucap Erika menyodorkan tangannya untuk bersalaman.


“ Erika, Ken, Many. Kalian masih lama di sini? Aku sudah membuat makan siang jika kalian ingin makan disini.” ucap Emily membawa makanan di tangannya dengan bau yang menggunggah selera.


“ tentu, ayo, Many.” ucap Erika menarik Many.

__ADS_1


“ ak.. aku.” ucap Many seperti keberatan.


“ ayolah, Em sangat pandai memasak, kau takkan menyesal mencicipi masakan buatannya.” ucap Erika yang melihat keengganan Many. Ahirnya Many ikut duduk di ruang makan bersama dengan Ken dan Erika sementara Emily tampak masih membereskan isi masakannya ke piring dan meletakkannya di meja. Karena yang lain ikut makan denggan Nikmat akhirnya, Many pun ikut menyuapkan sesendok masakan Emily kemulutnya.


‘ sial, ini enak sekali.’ maki Many dalam hati membuat Many semakin sulit membenci Emily. Bahkan Many sendiri tahu bahwa Emily mau menerimanya meski Many bukan temannya, dan harus Many akui jika Emily memiliki hati yang baik.


Emily yang merasa terus di tatap oleh Many hanya melemparkan senyum membuat rasa benci di hati Many hilang sepenuhnya.



(MANY PARKER)



(Erika Bernadeth)

__ADS_1


0o0


Tak terasa seminggu berlalu semenjak Rafael pergi seminar ke negara Ingrish, ia masih penasaran tentang siapa itu MV karena hasil karya buatannya benar benar menginspirasi Rafael, terutama di hati para investor. Mereka selalu puas akan hasil karya yang perusahaan Rafael buat dengan design MV. Sementara Julie mulai jarang menampakkan batang hidungnya di perusahaan Rafael. Kabar terakhir, Julie mulai menambatkan hati pada pria yang di jodohkan keluarganya untuknya.


__ADS_2