
Jika bagian sebagian orang pernikahan adalah akhir yang mendebarkan. Bagi Emily tidak begitu.
“ Emerald Houston.” ucap sebuah suara memanggil nama asli Emily.
Emily maju dengan tampilan yang mempesona dalam balutan baju kelulusan yang sudah menjadi impiannya. Bagi Emily hal yang mendebarkan adalah melihat jalan masa depannya di depan mata.
Emily atau di Emerald lulus dengan nilai yang memuaskan. Sementara Many setelah kelahiran anak- anak mereka memilih untuk cuty 1 tahun untuk fokus merawat para baby’s boy’s kesayangan mereka. Sementara Erika, apa yang sudah sering di peringati Emily terjadi- wanita itu kini tengah hamil oleh salah seorang pengusaha sekaligus mafia di china tersebut. Pria yang di ketahui Emily bernama Han itu langsung memboyong Erika ke negaranya beserta ayah Erika begitu mengetahui jika wanita itu kini tengah mengandung anaknya. Dengan Han yang berada di dunia gelap Mafia- pasti banyak orang yang akan mengincar Erika juga calon anak dari mafia terpenting di China tersebut.
Sementara Julie? Kini tengah berbahagia tengah mengandung anak dari Marco. Ken? Sekarang, selain menjadi ayah juga businismen, pria itu tetap bertanggung jawab menyelesaikan pendidikannya agar tak memalukan anak- anaknya kelak karena menghentikan study nya dengan alasan menjadi seorang ayah. Austine dan Christine? Setelah menikah dan memberi Anastasia keluarga lengkap, mereka mendapatkan salah satu keluarga baru, Bram, seorang anak laki- laki ceria yang sangat mirip dengan Christine namun sangat pintar seperti Austine. Adik laki- laki Anastasia. sementara ibu dari Christine telah di biayai kesehatannya oleh Austine dan kini telah tinggal dengan ibu dari Austine- Lusiana.
Sementara Aunt Vanila tak lagi pernah terdengar kabar. Emily hanya berdoa jika wanita itu berubah dan melupakan masa lalu dan dendamnya serta tak melakukan hal nekat lainnya. Edward? Emily memilih membebaskannya, lagi pula pria malang itu tak lagi memiliki keluarga selain Emily dan Rafael.
“ selamat Em.” ucap seorang pria menunggu Emily setelah menerima penghargaan dan pernyataan kelulusan Emily. Emily hanya tersenyum menatap pria yang selalu ada di mana Emily melangkah ini dan menggandeng tangannya.
“ thank’ s, El.” ucap Emily kepada Rafael.
__ADS_1
“ apa kau lelah?” tanya Rafael.
“ tidak.” ucap Emily.
“ apa mereka mengganggu mu?” tanya Rafael mengelus perut Emily yang mulai membesar. Namun sentuhan Rafael seolah di balas oleh apa yang ada di perut Emily.
“ kurasa mereka mau mengatakan jika kaulah yang mengganggu mereka.” ucap Emily mengelus puncak rambut rafael.
“ anak- anak nakal.” ucap Rafael menciumi perut Emily.
Kedua pasangan itu begitu terkejut karena Emily di nyatakan hamil. Lebih terkejut lagi karena bukan hanya satu namun Rafael di beri kesempatan untuk memiliki dua anak sekaligus.
‘ anak adalah bukti cinta dari kedua orang tuanya El. Dan kita bahkan sampai sekarang belum di karuniai seorang anak mungkin karena kau yang memang tak pernah mencintai ku- bahkan sampai detik ini.’ ucapan Julie kala itu terus terngiang di dalam benak Rafael. Seketika rasa bersalah menyelimuti dada Pria itu. Rafael mengakui jika cintanya untuk Emily tak juga pudar meski berada di sisi Julie dalam waktu 5 tahun- kala menjadi suaminya dulu.
Namun di satu sisi, Rafael juga bersyukur karena Julie kini bersama dengan orang yang mencintainya dan calon anaknya kelak.
__ADS_1
Dan jika kalian mengira jika Emily dan rafael telah menikah, kalian salah! Karena tujuan Emily kembali ke kota S adalah menyelesaikan skripsinya. Jadi Emily menunda pernikahan mereka dan menunggu sampai ia benar- benar menyelesaika study nya.
Dan disinilah mereka. Emily kini tengah memakai balutan dress white born yang mencetak tubuhnya, meski tubuhnya tampak lebih berisi terutama di bagian perutnya itu sungguh tak melunturkan pesona Emily. Emily merangkul tangan Edward sebagai ganti orang tuanya yang akan mengantarnya menuju calon pengantin pria yang sedang menunggu di Altar dengan jass senada dengan yang di kenakan Emily.
‘ aku minta maaf, Em. Jika dalam hidupku aku hanya bisa menyusahkanmu, aku hanya bisa berdoa semoga kau bahagia bersama dengan Rafael.’ bisik Edward saat menuntun Emily. Emily yang mendengarnya hanya tersenyum pada Edward.
‘ aku juga berdoa semoga kau menemukan wanita yang bisa menerima mu apa adanya Ed.’ balas Emily- sebelum akhirnya menerima uluran tangan Rafael.
“ apakah saudari bersedia menerima pasangan anda dalam suka maupun duka, susah maupun senang?” ucap pendeta memberi ikrar janji suci.
“ saya bersedia.” ucap Emily dan rafael bersamaan.
0o0
Belum the End masih ada seasson dua yang mensceritaka kisah anak- anak mereka masing- masing.
__ADS_1
😘😘😘😘😘