Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
S2 uncle?


__ADS_3

Di lain tempat tepatnya di sebuah pusara makam keluarga.


Alexia pernah mengunjungi makam neneknya kala ia masih kecil dan masih ingat dimana letak makam kakek dan nenek nya.


Di dalam satu makam terdapat dua peti milik nenek Vanessa dan kakek Mark. Orang pasti mengira jika mereka sehidup semati- hingga ingin di makamkan dalam satu liang kubur. Namun kenyataan sesungguhnya adalah; karena Mark merasa bersalah pada Vanessa semasa hidupnya- itu sebabnya, sebagai gantinya, ia ingin berada di dalam liang lahat yang sama dengan wanita yang selalu menemani tahun- tahun terakhir Mark hidup.


Yang membuat Alexia terkejut adalah sesosok yang selama ini Alexia cari- cari- yang merupakan kunci dari teka- teki yang menganjal di hati wanita itu- kini berada di hadapan makam kakek neneknya.


“ kau.., kau pasti adalah grandma Vanilla.” sapa Alexia.


“ huh? Aa.., kau pasti adalah salah satu dari keturunan Vanessa?” jawab Vanila penuh dendam.


“ Mom! Jauhi Alexia!” Arthur muncul tiba- tiba dan melindungi tubuh Alexia.


“ Arthur?” heran Alexia karena Arthur yang tiba- tiba ada di hadapannya. Dengan cepat- Alexia melindungi perutya. Berharap- Arthur tidak mengetahui kehamilannya.


“ Arthur? Kenapa kau melindunginya? Ingatlah! Aku mengutusmu untuk membalas dendam apa yang telah Vanessa lakukan!” ucapan Vanella membuat Alexia menatap Arthur.


“ Mom! aku mohon lupakan dendam Mom! Kau tidak lihat? Alexia tengah mengandung anakku! Itu adalah keturunan mom juga!” ucapan Arthur membuat Alexia terkejut. Ia tidak menyangka jika Arthur tahu jika ia tengah hamil sekarang.


Jadi.., jadi.., Arthur adalah anak dari saudari kembar neneknya? Tunggu! Bukankah itu berarti Arthur adalah pamannya?


“ aku tidak peduli!” Vanilla mula mengamuk.


“ apa yang membuat grandma dendam pada nenek?” tanya Alexia dengan tangisnya kepada Vanilla.

__ADS_1


“ Ale..” Arthur terkejut melihat Alexia yang menangis.


“ kau takkan mengerti! Betapa sakitnya aku ketika ibu kandungku lebih memilih Vanessa, padahal aku juga anaknya. Betapa sakitnya aku saat Mark- kakekmu memilih Vanessa padahal, akulah yang lebih dulu menjalin hubungan dengan nya, padahal wajah kami sama.” pekik Vanilla, Arthur berusaha menghalau ibu kandungnya itu agar tak melukai Alexia.


“ apa Grandma tahu? Alasan ibu grandma memilih nenek dari pada Grandma?” tanya Alexia.


“ karena ia lebih menyayangi Vanessa!”


“ karena saat itu buyut sedang kekurangan uang! Buyut tak kuat menghidupi kalian berdua karena ia hanya single parent! Harusnya, grandma bersyukur. Karena di adopsi oleh adik buyut, hidup Grandma tercukupi dengan kehidupan yang mewah! Berbeda dengan nenek yang harus berjuang mati- matian untuk mengembalikan perekonomian keluarga! Bahkan nenek harus menelan pil pahit tak bisa kuliah di jurusan hukum- jurusan yang sama dengan Grandma, yang juga merupakan mimpi dari nenek, karena beasiswa yang nenek dapatkan hanya bisa di jurusan Design.” ucap Alexia dengan air mata yang tak kunjung surut.


“ Ale. Tenanglah!” pinta Arthur. Alexia hanya menangis.


Sementara, Vanilla terdiam. Ini kali pertama ada yang bisa menghentikan wanita itu kala depresinya kumat.


mencari kembali pembelaannya.


“ itu karena keluarga angkat grandma lah yang melarang kakek dekat dengan grandma!” ucap Alexia penuh penekanan.


“ kakek terpaksa putus dari grandma karena di ancam oleh adik buyut! Padahal kakek masih mencintai grandma dan terpaut pada grandma!” ungkap Alexia.


“ apa maksudmu, ia bahkan menolakku saat sudah tidur denganku dengan alasan takut membuat nenek kalian sedih.” ucap Vanilla menolak kata- kata Alexia.


“ apa grandma tahu jika kakek itu kebal terhadap perangsang?” tanya Alexia.


“ apa? Tapi jelas- jelas saat itu..” ucap Vanilla tak percaya.

__ADS_1


“ karena kakek mencintai grandma, itu yang menyebabkan ia meladeni permainan grandma. Namun saat itu, ia teringat peringatan keluarga angkat Grandma dan beralasan jika tak bisa menerima grandma dengan alasan takut membuat nenek sedih.


Apa grandma tahu? Meski kakek menikah dengan nenek, kakek terus mencari grandma yang pergi ke Yunani? Hal itu pula yang membuat nenek sakit karena sikap acuh kakek kepada nenek!” ucap Alexia menangis.


“ sakit? Vanessa itu meninggal karena kecelakaan mobil!” bantah Vanilla.


“ itu yang orang tahu, tapi kenyataannya, nenek sakit karena sikap acuh kakek. Karena kakek selalu mencari grandma, nenek selalu melampiaskan dengan Alcohol.


Tubuh nenek semakin lama melemah dan akhirnya meninggal dengan sakitnya! Kakek juga meninggal karena rasa penyesalan, namun jauh di lubuk hatinya, ia mencintai grandma!” isak Alexia.


“ Grandma selalu ingin membalas dendam pada nenek! Pada keturunan nenek. Namun, apa grandma tahu?


Sejujurnya, nenek jauh lebih sakit, jauh lebih menderita dari apa yang di rasakan grandma. Ia menikahi pria yang di cintai grandma. Ia memiliki tubuh kakek, namun sejujurnya- hati kakek tak pernah ada di sisi nenek. Bahkan saat terakhirnya, kakek tetap mencintai grandma.” ucapan Alexia membuat Vanilla menangis.


“ kau bohong.” Vanilla tak ingin mempercayainya.


“ ini adalah buku harian nenek Vanessa. Semua yang ada di situ adalah curahan hati nenek. Bacalah dan grandma akan tahu penderitaan nenek.” Alexia memberi buku harian neneknya.


“ selamanya dendam akan membutakan grandma, padahal tanpa grandma sadari, penderitaan grandma tak ada apa- apanya dari pada sakit yang di derita nenek.” ucap Alexia meninggalkan Arthur dengan Vanilla.


Dengan tubuh gemetar, Vanila membuka selembar demi selembar buku harian yang di tulis saudari kembarnya ini. Ia tak menyangka jika selama ini Vanessa juga tahu soal dirinya. Merasakan sakit yang juga di rasakan Vanilla. Namun yang berbeda adalah; jika Vanilla merasa sakit karena tidak di pilih ibu kandung Vanilla, Vanessa merasa sakit karena kehidupan saudari kembarnya jauh lebih baik dari pada wanita itu.


Vanila menangis sambil memeluk buku harian saudari kembarnya ini dengan erat. Untuk kali pertama ia menyesal telah membenci saudari kembarnya. Seharusnya, sebelum membenci pria yang di cintainya, Vanilla menyelidiki dulu penyebab Mark tak bisa memilih Vanilla, bukan malah membenci orang yang salah.


Melihat ibunya tengah berlutud dalam penyesalan, Arthur sadar- ini saat nya bagi pria itu mengejar Alexia dan menjelaskan segalanya pada istri sekaligus keponakannya tersebut.

__ADS_1


__ADS_2