
Damien membuka matanya saat matahari memaksa untuk masuk ke celah jendela dimana mereka mengadakan pesta kecil- kecilan.
Ia begitu terkejut karena ia bangun kesiangan- sementara, ia melihat jika teman- teman bodyguard lain sudah mulai terbangun dan sadar dari pengaruh alcohol mereka. Seketika Damien berusaha sadar, seingatnya, ia tertidur tanpa mengenakan sehelai kain pun.
Jika orang lain melihatnya tanpa busana, ia pasti akan sangat malu bukan main.
Namun saat ingin beranjak, ia sadar jika Kelly tak ada di sisi nya dan ia sudah dalam keadaan bersih juga berpakaian lengkap. bahkan sofanya sudah dalam keadaan bersih dan lembab.
Pintu ruangan terbuka, tampak Kelly yang masuk bersamaan dengan Rick. Enah mengapa ia jadi kesal, terutama melihat jika wanita itu masuk hanya dengan menggunakan tanktop dan celana jeans 3/4, saat itu- ia juga menggerai rambut ikalnya, memakai stilleto dan masuk sudah dalam keadaan segar.
“ kalian sudah puas berpestanya?” tanya Rick memulai.
“ ya, tuan.” ucap para bodyguard itu mulai bangun.
__ADS_1
“ sayang sekali anda menghilang di tengah acara.”
“ apa anda sedang bersama nona Kelly? Saya melihat nonna Kelly membasahi rambutnya.” goda salah satu bodyguard itu.
“ apa kalian masih mabuk? Efek alcohol semalam merusak otak kalian rupanya.” ucap Rick sarkas. Kelly hanya tertawa.
“ meski lupa ingatan, bagi saya Uncle Rick tak lebih hanyalah seperti paman saya sendiri. Saya memang membasahi rambut saya, karena saya ingin memulai hari baru di mana saya terlepas dari keluarga Xu. Saya ingin memulai karier saya sebagai designer dan membuka boutique saya.” ucap Kelly tersenyum.
“ pulang dan istirahatlah. Damien, Jika kau sudah sadar dari pengaruh Alcohol, temani kita mencari tanah dan bangunan untuk boutique Kelly.” pinta Rick.
“ kurasa aku sudah sadar dari pengaruh Alcohol.” ucap Damien mulai bangun.
“ terima kasih tuan- tuan, pulang dan istirahatlah, terima kasih telah menghadiri pesta kecil- kecilan saya semalam.” ucap Kelly.
__ADS_1
“ tentu, nona, semoga anda sukses menepaki karir anda.” ucap para bodyguard itu.
***🌸🌸🌸***
“ kita akan mencari tanah di mana?” tanya Rick dalam perjalanan mencari tanah untuk Kelly.
“ sisa beasiswaku tak banyak, uncle. Jadi kurasa aku akan mencari tanah yang sudah ada bangunannya, atau tanah warisan yang di jual murah meriah. Dari pada mencari melalui marketing atau lelang bank lebih baik kita mencari langsung tanah yang di jual.” ucap Kelly.
“ apa kita tak perlu memikirkan strategis tempatnya? Jika kau ingin membuat boutique- ada baiknya mencari tempat yang bisa di lihat orang banyak seperti di kota besar atau jalanan besar.” ucap Damien memberi saran.
“ tapi, tuan En.., jika mencari tempat di jalan besar atau kota besar pasti harganya mahal. Dari pada melihat dari strategis tempatnya, ada baiknya kita membeli tanah tanpa mempedulikan tempatnya agar murah dan menjual barang melalui daring. Jaman modern seperti sekarang, orang cenderung membeli melalui media social dari pada ke lokasi langsung.” ucap Kelly mematahkan pendapat Damien.
“ aku setuju dengan Kelly, dari pada membuang uang untuk tanah, ada baiknya jika meminimalisir pengeluaran uang untuk tempat dan mengoptimalkan untuk barang yang di jual, baru sisanya di pakai untuk pembangunan tempat agar terlihat menarik.” ucap Rick melajukan kendaraanya.
__ADS_1