Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
S2 melaksanaka rencana


__ADS_3

“ untuk bangunan aku menyerahkan pada uncle. Ayo, tuan En. Kita membeli perlengkapan untuk isi boutique ini.” ucap Kelly.


“ tunggu!” Rick menghentikan langkah Kelly.


“ kau hanya membicarakan soal Interior. Apa rencana mu dalam boutique mu?” tanya Rick.


“ selain beasiswa, kurasa diriku di masa lalu sudah mempersiapkan segalanya, hingga ia memiliki tabungan yang cukup untuk membangun boutique. Karena aku baru memulainya, kurasa aku akan memajang design baju ku, mempostingnya di media social, baru jika nama ku mulai di kenal, aku akan menerima pesanan design.” ungkap Kelly.


“ bagaimana jika kau mengganti jendela untuk lantai satu menjadi one way mirrored glass, jadi para pembeli bisa melihat penampilannya dengan cermin yang besar.” ungkap Damien.


“ aku sudah memikirkannya. Namun aku takut, jika memasangnya, keluarga Xu akan curiga soal lemari yang aku katakan tadi. Jadi dari pada memasang kaca itu, aku ingin membangun dengan kaca berjenis float Glass di bagian depan hingga setengah ruangan di lantai satu, sisanya cermin yang besar dengan tirai yang menutupi setengah ruangan.” ungkap Kelly.


‘ apakah dulu, ibu kandung Kelly itu seorang Designer?’ tanya Damien.


“ kurasa iya.” Jawab Rick. Wanita itu sudah mempersiapkan segalanya, bahkan memikirkan agar Keluarga Xu tak mengetahui dimana wanita itu tinggal dan membangun ruang rahasia.


* 🚗🚗🚗 *


“ untuk bangunan aku menyerahkan pada uncle Rick, jadi kita tinggal belanja hal- hal yang berhubungan dengan boutique kita.” ucap Kelly pada Damien yang sedang menyetir mobil nya.


Akhirnya pemburuan mereka selesai. Mobil mereka telah penuh akan;


mannequin, kain, beberapa benang dan accessories.

__ADS_1


“ kita tak membeli mesin jahit?” taya Damian.


“ itu tak perlu, sebelum aku lulus, aku sudah biasa membuat design ku dari penjahit. Kita tinggal menyerahkan designku, kain, benang dan aksesoris sesuai design ku.” ungkap Kelly memperlihatkan map berupa design nya.


“ kau benar- benar sudah menyiapkan segalanya?”


“ tentu, tuan En. Saat aku sudah memutuskan untuk maju, maka aku tak bisa maju setengah- setengah bukan?” tanya Kelly. Sekali lagi, dada Damien berdebar, ia terpesona pada sikap Kelly yang dewasa.


“ ap.., apa tidak baiknya kita menjahit sendiri? Jadi kita bisa meminimalisir pengeluaran kita.” ungkap Damien mengalihkan debara dadanya.


“ bisa saja, tuan. Tapi jika begitu.., apakah tidak kasihan pada para penjahit yang hanya mengandalkan pesanan seperti ini?” ucap Kelly menatap lurus kedepan. Damien sendiri memilih diam. Ia tak menyangka jika wanita yang selalu di lihat ceria seperti anak kecil ternyata sedewasa ini. Ini memang sifat aslinya atau..., karena Kelly yang kehilangan ingatan sehingga pribadinya terganti?


Damie memilih melajukan kendaraannya menuju tempat yang di beri tahu Kelly.


🌸🌸🌸


“ kurang lebih,2- 3 hari lagi jadi, jadi sementara menunggu, kita bisa menyelesaikan interior bangunan kita.” ucap Kelly saat mereka memasuki mobil Damien.


🌸🌸 kembali ke boutique🌸🌸


“ bagaimana?” tanya Rick yang meminta pendapat pada Kelly dan Damien yang baru saja datang .


“ aku menambahkan sofa untuk tamu yang lain menunggu sementara pengantin berganti baju. Aku menambah ruangan lagi untuk dapur dan jalan rahasia langsung ke lantai dua tepat di kamar tidur.” ucap Rick menjelaskan. Dengan Rick yang berprofesi di dunia gelap tak susah membangun bangunan sesuai instruksi Kelly dalam sekejap. Kurang dari 24 jam design Kelly rampung bahkan telah terpasang listrik dan air telah menyala.

__ADS_1


“ ruang di bawah tangga sesuai pesananmu.” ucap Rick membuka pintu sorong terbuat dari kayu dan kertas tersebut.


“ okey, aku akan langsung gunakan untuk menyimpan sisa kain dan benang ini.” ungkap Kelly meminta Damien menaruh kain yang sudah di belinya dan benang juga Accessories ke tempat yang sudah di sediakan.


Mereka beralih ke lantai dua.


“ ruang kerja minimalis, jadi satu dengan sofa untuk tamu, beberapa lemari buku sebagai penghias.” ucap Rick menjelaskan ruang yang terlihat seperti kantor, bertujuan untuk menyambut tamu yang ingin memesan Design pakaian mereka.


“ okey, aku sudah membeli beberapa mannequin, yang utuh untuk lantai satu, yang hanya berupa rangka untuk lantai 2 sebagai penghias sekaligus pengukur, dalam design ku sebelum akhirnya di jahit.” ungkap Kelly, sekaligus untuk meminta Damien meletakkan barang yang di beli ke tempatnya.


“ ini lemari sesaui yang kau pesan.” ucap Rick memutar lemari yang di maksud.


“ yap, ini sesuai dengan yang ku harapkan. Sebisa mungkin, pintu kantor harus di tutup rapat sebelum membuka pintu lemari ini, agar tak ada yang tahu jika ini ternyata pintu.” ucap Kelly mencoba membuka lemari putar tersebut.


“ aku membuat seperti yang kau ingini, jendela Bay dan membuat kamar ini kedap suara. Aku menambah kamar mandi dalam ruang, pintu rahasia ke lantai bawah. Kasur double bed, lemari pakaian dan meja untuk kau membaca dan belajar.” ucap Rick.


“ terima kasih, uncle. Aku akan membayarmu.” ungkap Kelly.


“ tak perlu.” ucap Rick mengelus rambut Kelly.


“ kau bahagia dan sehat itu sudah lebih dari cukup. Jika keluarga Xu menganggumu hubungi aku, aku akan langsung datang.” ungkap Rick.


“ ya, terima kasih.” ucap kelly.

__ADS_1


“ sesekali, kau bisa pulang ke rumah keluarga ku, ibuku merindukanmu, meski kau telah kehilangan ingatanmu, tangan kami tetap terbuka untukmu.” ucap Rick meninggalkan boutique Kelly.


“ tentu.” ucap Kelly.


__ADS_2