Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
S2 awal pertemuan


__ADS_3

Alexia Ricardo(27) meneruskan bakat Rafael- ayah biologisnya sementara Gabriel Ricardo (27) meneruskan bakat Emily ibunya kandungnya. Di bantu dengan Damian(28) dan Daniel(28)- anak dari Many juga Ken, yang membawahi design animasi dan perfilman. Hingga yang awalnya EM Group menjadi EM design art. Karena memang EM group kini bukan hanya bergerak di bidang real estate namun juga meluas hingga ke berbagai design. Dan yang paling terkenal adalah design Interiornya dan Design permatanya.


Dan di sanalah Alexia bertemu dengan Arthur(26) yang merupakan klien perusahaan mereka. Masih lekat dalam ingatan kala itu, Alexia yang sedang membantu Rafael karena mendapatkan pesanan design permata mendengar keributan di luar ruangan.


“ ada apa ini, Bram?” tanya Alexia.


” nona?” ucap Bram- anak dari Austine dan Christine.


Setelah anak- anak dewasa, entah mengapa semua anak- anak dari teman Emily berkumpul di EM design Art, anak- anak Many sudah terlihat kecintaannya pada perusahaan Emily kala dari masa kandungan, itu sebabnya ketika dewasa tanpa bisa di cegah, Damian dan Daniel bekerja sebagai design Animasi dan Film untuk iklan atau film pendek. Jean, anak dari Julie dan Marco menjadi seketaris di perusahaan Emily. Sementara anak Austine dan Christine- Bram kini menjabat menjadi asisten pribadi Alexia juga Gabriel.


Meski telah menikah dan telah menghabiskan masa kontraknya di perusahaan Rafael, Austine dan Christine merasa berkat EM- Grouplah mereka bisa bertemu dan di persatukan sehingga mereka milih tetap mengabdikan diri mereka di perusahaan EM- Group yang sekarang menjadi EM Design Art, meski anak pertama mereka Anastasia meneruskan perusahaan software keluarga Austine.


Sementara Yu- anak dari Han juga erika juga memilih membantu EM Desiner Art namun lebih memilih untuk membantu mereka dalam bayangan. Menghancurkan musuh yang berniat macam- macam dengan keluarga Richardo tanpa di ketahui orang.


“ tuan ini, mengeluhkan Design kami, Nona, padahal kami sama sekali tak pernah merasa menerima kerja sama mendesign taman- rumah Tuan ini.” ucap Bram- bersemu merah, memang selain karena meneruskan ayahnya membantu perusahan EM Design Art, alasan Bram bekerja disini adalah jatuh hati akan pesona Alexia.


“ siapa namamu tuan?” tanya Alexia.

__ADS_1


“ Arthur, Arthur Martin.” ucap pria dengan kulit sawo matang namun memiliki tubuh kekar dan tersebut.


“ jadi.., tuan Arthur Martin, maafkan perusahaan kami, namun mengapa anda mengeluhkan design yang bahkan bukan di design dari kami?” ucap Alexia tersenyum.


“ tapi jelas- jelas website yang aku pesan secara daring merupakan website kalian.” ucap Arthur memperlihatkan website dari layar tab nya. Alexia menatap layar tab yang di pegang pria itu.


‘ website ini memang website perusahaan, namun mengapa yang membuat pesanan ini sama sekali tak terdaftar di perusahaan kami? Apa ada yang menyabotase? aku harus membicarakan ini pada uncle Rick.’ batin Alexia. Jika kalian lupa, Rick Wilson adalah saudara jauh Ken yang merupakan hacker profesional sekaligus mafia dalam dunia bawah.


“ maafkan kami, tuan Arthur. Anggap saja ini adalah kesalahan kami, berhubung mommy dan saudara kembarku sedang menyelesaikan proyeknya di LN- bagaimana jika aku sendiri yang men design kan taman untuk anda.” ucap Alexia menunjuk dadanya dengan jari- jari lentiknya.


“ kau? Bukankah aku dengar nona Alexia adalah Designer permata” tanya Arthur.


Mendengar jika Alexia akan bekerja sama dengan pria muda yang lebih macho dan kekar darinya ini tampak jika Bram langsung terlihat lesu.


“ kau ini seolah seperti wanita yang baru di tolak saja.” ucap seorang wanita di seberang meja Bram.


“ siapa yang kau maksud wnita, Jean? Aku ini seorang pria sejati.” geram Bram pada Jean.

__ADS_1


“ jika kau memang lelaki sejati seharusnya kau langsung menyatakan perasaanmu, bukannya menunggu nona Alexia menyadari perasaanmu.” ucap Jean menyilangkan kedua lengannya di depan dadanya.


“ kalau aku menyatakan perasaanku, kau akan kecewa karena aku dan nona Alexia akan berkencan.”ucap Bram ikut menyilangkan lengannya di depan dadanya.


“ kau ini memiliki kepercayaan diri yang tinggi jika nona Alexia akan menerima pernyataan darimu, dan mengapa aku harus kecewa?” geram Jean lalu mengalihkan pandangannya.


‘ sial! Apa dia tahu aku menyukainya?’ batin Jean.


0o0


hai hai hai


salam dari sang penulis amatir


dan permintaan maaf karena jarang update.


cerita kali ini tak kalah menarik dari seasson pertama lho

__ADS_1


jangn lupa tetap stay terus ya ^_^


__ADS_2