
Namun, beasiswa yang ia dapat sangat berlainan dengan mimpinya. Ia malah kuliah di bagian design. Seni? Ia memang menyukai nya, namun di sisi lain, Vanessa juga mengakui ia tak bisa fokus dalam mempertahankan design nya.
Setidaknya, satu- satunya yang membuat Vanessa bertahan adalah Mark. Vanessa tahu jika ia adalah kekasih Vanilla. Namun Mark mengatakan jika mereka sudah putus dengan dengan alasan mengenyam pendidikan.
Sejujurnya, Vanessa tahu jika alasan Mark memilih putus dari saudari kembarnya itu karena keluarga Vanilla memandang Mark sebelah mata. Mark bukanlah dari keluarga terpandang dan terkenal, keluarganya juga bukan berasal dari keluarga Kaya.
Karena alasan itulah, orang tua angkat Vanilla mengancam Mark untuk menjauhi Vanilla. Sejujurnya, hati Mark masih terpaut oleh Vanilla. Hubungan mereka tak bisa di bilang sebentar.
Bahkan Vanessa yakin jika Mark masih mencintai Vanilla dan memilih Vanessa karena kemiripan di wajah mereka jika bukan tahi lalat di bawah mulut Vanessa.
Cinta? Ya, Mark pernah kelepasan menyebut nama Vanilla dalam mabuknya. Dari sana, Vanessa yakin jika Mark mencintai saudari nya itu. Mungkin karena itulah Vanessa sangat pandai meminum alcohol, setiap kali hatinya merasa sakit, ia selalu melampiaskannya dalam alcohol terutama wine.
Vanessa tahu jika Mark pernah tidur dengan Vanilla.
Mark beralasan jika Vanilla memberi obat perangsang pada pria itu. Padahal Vanessa tahu sendiri jika pria yang akan menikahinya itu kebal terhadap obat perangsang. Mungkin,karena kecintaanya, pria itu rela meladeni permainan Vanilla. Namun, pria itu sadar, jika keluarga angkat Vanilla pasti takkan membiarkan Mark bersatu dengan Vanilla.
Itu sebabnya, Mark memilih untuk berbohong pada wanita itu, beralasan jika ia tak bisa menerima Vanila karena takut membuat Vanessa sedih.
__ADS_1
Namun Vanessa tahu jika Mark lah yang merasa hancur karena tak bisa bersatu dengan Vanilla. Apa lagi saat mengetahui jika Vanilla memilih ke Yunani saat mark dan Vanessa menikah.
Bertahun- tahun, Vanessa mempertahankan pernikahan dengan Mark dalam sandiwara. Dari luar tampak seperti pasangan yang harmonis saling mencintai.
Yang bahkan membuat iri siapa saja. Namun hanya ada ada rasa sepi di dalam rumah tangga mereka.
Sepi? Karena selama ini, sejujurnya Mark selalu bersikap acuh pada Vanessa. Wanita itu tahu, karena suuami nya sendiri selalu mencari keberadaan wanita lain di negara jauh di sana.
Lahirnya Emerald- nama asli Emily membuat rasa sepi vanessa terobati.
Perusaahaan Mark semakin di minati banyak orang semenjak Emerald lahir. Namun sikap acuh Mark pada Vanessa tak juga berubah.
Vanessa sakit. Mungkin karena selalu mengobati rasa sakitnya dengan Alcohol membuat liver wanita itu membengkak. Dan mengalami kebocoran paru- paru.
Namun karena sakitnya inilah, Mark sadar keberadaan Vanessa yang menghiasi harinya selama bertahun- tahun mereka menjalani kehidupan pernikahan. Yang selalu menyapanya dengan senyum riangnya, sesaat sebelum tiada- Mark sadar jika Vanessa terus melemah dan wajah yang memucat.
Mark berusaha membuka hatinya untuk istrinya, ibu dari anak kandungnya. Namun di saat mark berusaha membuka hatinya, terjadi kejadian naas dimana Rem mobil mereka Blonk selepas mengantar Emerald ke perkemahan musim panasnya.
__ADS_1
Vanessa meninggal bukan karena kecelakaan mobil. Itu sebabnya, ia masih bisa membuat buku harian ini.
Ia terus menderita karena sakitnya. Namun yang orang tahu adalah, Vanessa tiada karena kecelakaan mobil.
Bahkan saat sebelum tiada, Vanessa selalu di temani buku harian yang selalu di jadikan tempat curhat nya selama ini. Dan setelah istrinya tiada, Mark membuka buku harian ini, Alexia dapat melihat jika tulisan tangannya berubah, ia yakin jika kata- kata terakhir di buku harian ini di tulis kakeknya- Mark Houston.
Ia menulis jika ia menyesal telah melukai istrinya tanpa ia sadari. Mark hidup dengan penyesalan. Dan karena penyesalan itulah, ia juga ikut sakit.
Ia tahu jika rem nya blong itu di sebabkan kesengajaan.
Ia hanya berharap, jika orang yang membuat rem mobil mereka blonk tahu jika selama ini, pria itu tetap mencintai seorang wanita yang tak bisa di milikinya hingga melukai istrinya yang selalu mendampinginya selama ini.
***πΈπΈπΈ***
Alexia meneteskan air matanya tanpa sadar. Ia merasa sakit yang di rasa neneknya ini. Selama ini, rupanya nenek vanessa terus mencintai seorang pria yang mencintai wanita lain.
Alexia jadi teringat akan Arthur. Sedikit banyak, apa yang di alami neneknya hampir sama dengan yang di alami Alexia. Yang berbeda adalah; jika selama menjalani pernikaha, nenek Vanessa mencintai pria yang mencintai wanita lain. Alexia awalnya tak mencintai Arthur. Namun kasih sayang di berikan Arthur membuat Alexia luluh dan mengakui mulai mencintai pria itu. Namun di saat Alexia mulai meneima Arthur di hati wanita itu, kata perpisahan lah yang di terima Alexia.
__ADS_1
Sama seperti nenek Vanessa, di saat suaminya hendak membuka hati untuk nenek Vanessa, perpisahan malah datang dalam pernikahan mereka. Namun, berbeda dengan Alexia yang hanya berpisah dalam hubungan, neneknya di pisahkan dengan kematian.
β kurasa aku harus mengunjungi pusara nenek Vanessa.β batin Alexia.