Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
S2 Barbecue


__ADS_3

Gabriel terus saja menyesap wine nya di saat yang lain tengah asik menikmati pesta barbecue mereka. Arah tatapan Gabriel terus menatap ke arah bintang dari acara ini. Siapa lagi jika bukan Elisa Alger. Wanita yang selalu menyatakan perasaannya pada Gabriel- yang tak mengenal menyerah meski pria itu berulang kali menolaknya. Namun kini di hadapan pria itu, wanita itu malah akan bertunangan dengan pria lain.


Sekali lagi Gabriel hanya menunjukkan smirk smile nya. Saat itu Daniel dan Damien tak Gabriel ajak untuk ikut dalam pesta yang di adakan Elisa.


Ekor mata Gabriel tak pernah lepas dari wanita berambut pirang tersebut. dan saat pesta akhirnya usai, barulah Gabriel menghampiri Elisa.


“ selamat untukmu.” ucap Gabriel. Elisa yang terkejut melihat Gabriel menghampirinya hanya tersenyum kaku.


“ terima kasih.” ucap wanita tersebut.


“ aku tak menyangka jka kau akan menerima lamaran pria lain, aku berpikir hati mu akan selalu setia pada satu orang saja.” mendengarnya, Elisa hanya terdiam.


“ sejujurnya, akupun ingin setia mencintai satu orang saja, namun seperti nya orang yang ku cintai tak akan bisa mencintai ku, karena aku tahu jika aku tak pantas untuknya.” ungkap Elisa. Kali ini Gabriel lah yang terdiam.


“ ngomong- ngomong..” ucap Gabriel memecah keheningan.


“ semua hadiah yang kau beri masih ada di tempatku, dari pada calon suami mu salah paham dengan ku, ada baiknya jika aku kebalikan padamu.” ungkap Gabriel.


“ kau buang saja. “ jawab Elisa cepat.

__ADS_1


“ kalau begitu bantu aku membuangnya.” jawab Gabriel.


Elisa menatap ke arah Gabriel- tampak jika pria itu tak mau kata- katanya di bantah. Akhirnya Elisa memilih menghembuskan nafasnya seolah ada beban berat yang berusaha di hembuskannya lewat udara yang di keluarkannya.


“ besok aku akan kerumahmu.” jawab Elisa.


“ tapi hadiah itu bukan aku simpan di rumahku.” jawab Gabriel cepat.


“ tapi ini sudah lewat dari jadwal bus terakhir.” ungkap Elisa.


“ aku akan mengantarmu menggunakan mobilku.” jawab Gabriel gampang.


“ baiklah, aku akan mengambil tas untuk mengangkut semua hadiah ku.” jawab Elisa memilih mengalah.


🚗🚗🚗


Elisa menatap ke sekeliling apartment milik Gabriel. Semua hadiah yang di berikan oleh Elisa masih terpajang rapi di setiap sudut apartment milik Gabriel.


Elisa kembali menatap ke arah tas yang di bawa nya, ia pikir semua hadiah yang di berikan Elisa semuanya telah di buang pria itu- itu sebabnya, Elisa hanya membawa tas laundry kecil.

__ADS_1


“ apa semua hadiah yang di berikan kepadamu kau simpan semua?” tanya Elisa.


“ ya.” jawab Gabriel sekenanya.


‘ menghargai, ya?’ batin Elisa bertanya. Elisa kembali melihat semua hadiah dan menyadari jika semua hadiah yang terpampang di sana hanyalah hadiah yang pernah Elisa berikan untuknya.


“ semua hadiah ini banyak sekali, sementara aku hanya membawa tas laundry kecil. Aku akan mengambil setengahnya lalu sisanya besok pagi.” jawab Elisa mulai mengambil semua hadiah yang menurutnya bisa di bawa karena ukurannya yang kecil.


“ jangan yang itu, aku menyukai nya.” jawab Gabriel cepat. Elisa menatap ke arah boneka yang di pegangnya. Itu bukanlah hal yang biasa di sukai seorang pria- bukan?


“ juga itu!” jawab Gabriel melihat Elisa beralih ke benda yang lainnya.


“ jika semua ini tak boleh aku bawa pulang, lalu mengapa kau menyuruhku membuang semua hadiah yang ku berikan untukmu? Bahkan aku yakin James takkan datang ke apartment ini?” heran Elisa.


Karena fokus melihat semua hadiah yang pernah di berikan untuk Gabriel- wanita itu tak melihat wajah Gabriel yang menggertakkan giginya seolah tak suka Elisa menyebut nama pria lain dengan mulutnya.


🌸🌸🌸


...Saat orang itu mendekat kita seolah tak melihatnya....

__ADS_1


...Namun saat orang itu menjauh, kita malah kehilangan dan berusaha meraih kembali apa yang telah menjauh dari kita....


__ADS_2