Emily Is Emerald

Emily Is Emerald
menjadi seorang ayah


__ADS_3

Tampak suara tangis anak laki- laki saling bersahutan memenuhi ruangan persalinan rumah sakit di kota S. Emily memasuki ruangan di mana tempat Many bersalin dan mendapati jika sahabat nya kini telah berbahagia karena menjadi seorang ibu dan tengah menyusui kedua anak laki- lakinya.


“ selamat, Many. Akan kau namai siapa para baby boy ini?” tanya Emily.


“ Daniel dan Damian. Yang memiliki rambut ke emasan itu Daniel yang memiliki rambut hitam legam adalah Damian.” ucap Many mengecup kedua putranya setelah selesai menyusui.


“ aku tak menyangka jika aku telah menjadi seorang ayah, terimakasih Many. Thank you my baby’s boy’s.” ucap Ken. Tampak jika pria itu meneteskan airmata terharu lalu menciumi pipi istri dan kedua anaknya bergantian.


“ dan kurasa akan ada yang akan menyusulku.” ucap Ken menatap Rafael.


“ ap..., apa maksudmu?” ucap Rafael tergagu.


“ kenapa kau tak melihat beberapa bekas yang tercetak secara nyata di lehermu, El?” tanya Ken.


“ apa itu kau yang membuatnya, Em? Aku memang tahu kau sangat pemberani, mandiri dan menyukai tantangan, tapi aku tak menyangka jika kau akan seliar ini.” ucap Many terkejut melihat jika leher Rafael penuh akan jejak stempel kepemilikan yang di buat Emily.

__ADS_1


“ biar pria yang satu ini tak lagi menunda.” ucap Emily dengan smirk smile nya.


” kurasa jiwa kalian ini sebenarnya terbalik.” ucap Ken tak percaya.


Setelah beberapa drama dari Many yang tak ingin di pisahkan dari para baby D karena para baby masih harus menginap di ruang khusus bayi- kini tampak jika Emily hanya duduk berdua di taman rumah sakit.


“ ini Em.” ucap Rafael akhirnya memberi isi dari kotak bludru nya.


“ ini indah, El.” ucap Emily melihat cincin yang di berikan Rafael.


“ aku yang mendesign nya sendiri.” ucapan Rafael sungguh membuat Emily terkejut.


“ ya, aku membayangkan mu saat mendesign nya. Kau, wanita yang pemberani, bercahaya dan cantik. Tentu saja Emerald adalah batu penghias utama cincin ini- sesuai di ambil dari nama mu, dengan design yang cantik sesuai dengan dirimu yang cantik, kokoh sesuai dirimu yang pemberani dan beberapa batu berlian sebagai penghias melambangkan dirimu yang tampak bercahaya dan bersinar di mataku.” ucap Rafael tersenyum.


“ kuakui kau sangat lemot dan polos, El. Tapi ini sangat indah.” ucap Emily terharu.

__ADS_1


“ er.., pujian yang sedikit memalukan tapi terima kasih. Dan maafkan karena aku yang selalu menunda, selama ini aku selalu merasa tak pantas bersanding dengan mu mengingat jika aku hanya menambah beban untuk mu, bukan meringankan bebanmu ketika kau kehilangan kedua orang tua mu, Em.” ucap rafael menggenggam tangan Emily.


“ itu tak masalah, El. Dengan kau membangunkan perusahaan untukku itu sudah menjadi bukti kesungguhanmu, dan kurasa kau memiliki bakat. Aku yakin perusahaan ini akan semakin berkembang. Aku yang merupakan design Interior dan kau seorang design permata.” ungkap Emily menyenderkan kepalanya di bahu Rafael.


Sampai Emily melihat sosok Julie di rumah sakt yang sama dengan tempat Many melahirkan.


” bukankah itu Julie?” heran Emily.


“ benarkah?” heran Rafael, mencari sosok mantan istrinya.


0o0


maaf para reader karena author baru up skrg


dukung terus yuk ^_^

__ADS_1


biar author semangat up nya


see you next time


__ADS_2