
•Di ruang keluarga.
"Fa kamu kan bentar lagi lulus S1 dan papi ga akan ngingkari janji" kata ilham
" maksud papi? " tanya farrel.
" kamu sudah menikah, tanggung jawab kamu lebih besar,harus jagain istri,menafkahi dia lahir dan batin dan berhenti bermain layaknya seorang remaja "-ucap delia.
" kan farrel pernah bilang sama mami dan papi kalo farrel belum siap? tapi mami sama papi aja yang maksa" cibir farrel.
"fa kamu udah besar udah dewasa,udah tau yang baik dan yang buruk ,mami ga salah milih seseorang buat kamu jadiin istri"- balas delia tegas.
"to the point apa yang akan kita bicarakan!"-ucap farrel tegas terkesan dingin.
"Sesuai janji papi sama kamu bulan lalu,kamu akan menjadi direktur perusahaan JK Group "-kata ilham
"Papi ga mikir mikir lagi apa?sayang lah papi udah merintis perusahaan itu dari kecil hingga sebesar ini, terus papi kasih ke farrel gitu aja?"-ucap farrel meyakinkan.
"kata siapa gitu aja mana ada!"-kata delia membuat farrel tercengang.
" kamu harus kasih mami sama papi cucu " ucap ilham yang membuat farrel makin tercengang ah tidak melongo!!
" mami harap kamu bisa memenuhi keinginan mami sama papi "- balas delia dengan raut wajah yang di buat sesedih mungkin.
" mami pengen sekali punya bayi kecil yang memenuhi rumah ini "- tambah delia..
"semenjak bima sama anya pergi bawa cucu mami,mami jadi sedih ga ada yang ramai lagi di rumah ini"-ucap delia lagi lagi membuat farrel bungkam.
" mami juga iri sama temen temen arisan mami mereka selalu bahas cucu ,tapi mami selalu diam karena mami gapunya cucu selain Bisma ,mami ingin cucu lagi yang kamu sama maira buat " kata delia.
" farrel akan usaha jangan sedih lagi ya?" ucap farrel menenangkan.dan dibalas anggukan oleh delia dan juga ilham.
"farrel baru aja nikah mi, farrel ga mau maira hamil di usia muda, itu akan berpengaruh sama kesehatan dia, aku juga ga mau anak ku kenapa napa nantinya"- kata farrel tegas
__ADS_1
"farrel mohon sama mami Kasih kita waktu ,aku juga tidak mencintainya saat ini, aku akan melakukan hubungan itu jika aku sudah mantap dengan perasaan ku "-tambah farrel
"Baiklah mami sama papi ngerti"- ucap delia dan ilham secara bersamaan
" Maaf mi tapi sampai kapan pun tidak ada yang akan menggantikan posisi dia saat ini"- batin farrel.
"Baiklah farrel mau ke kamar dulu "- kata farrel di angguki oleh mereka berdua.
Sesampainya di kamar farrel sedikit terkejut karena di dalam nya sudah bersih dan rapi.
"Bi susi ga bakalan ngerapiin ini kalo gue ga nyuruh"- gumam farrel.
" tentu saja sekarang aku yang akan melayani mu "- balas maira dengan tersenyum.
"....." farrel dia tak bergeming sama sekali,dia hanya menatap malas maira.
" yasudah ini sudah malam kamu bisa tidur sekarang."-tambah maira.
"....."tanpa menjawab apapun farrel pun merebahkan dirinya ke ranjang.
Drttt Drtt Drttt
Ponsel farrel berbunyi menandakan ada sebuah pesan masuk.
Betapa tekerjutnya farrel melihat siapa yang mengirimkan pesan tersebut.Ia langsung memperbaiki tidurnya dan bersandar di dinding dengan senyuman yang merkahh.
" safira ?" gumam farrel.
Safira🌞
Hai apa kabar fa?
FarrelMhnd_
__ADS_1
*Alhamdulillah baik ,ternyata lo masih inget gue :)
Safira🌞
Hmm gue gabakal lupa sama lo!
Gue udah ada di indo nih besok jalan mau*?
FarrelMhnd_
*Beneran?Yaudah besok gue jemput lo
udah lama kita ga jalan hehe.
Safira🌞
Yaudah,besok lo jemput di taman deket kampus venus*.
FarrelMhnd_
*Oke. Night :)
***Safira🌞**
Too**:"
Safira Maulidia tepatnya cinta pertama farrel saat di bangku SMP sampai sekarang,mereka berpisah saat mereka menduduki bangku SMA kelas 11, Safira pindah ke london karena ayah ibunya mempunyai urusan di sana.Saat itu farrek belum pernah mengatakan kalau dia menyukai safira karena dia takut safira akan menolak atau sebaliknya safira tak punya persaan apapun kepada farrel.Tibalah saat nya dia menyesal karena safira pindah secara mendadak tapi farrel belum mengungkapkan isi hati nya kepada safira.
Farrel memang dingin dan ketus dulu tapi tidak separah sekarang,bisa dibilang dia menjadi sangat dingin saat safira tidak lagi nampak di dalam kehidupanya.Bahkan dia mampu bungkam berjam jam entahlah dia juga tipe orang yang susah di tebak karena raut wajah datar nya itu.Sedih,senang dia akan tetap dengan wajah datarnya itu.
Ketika mendapat pesan itu farrel begitu senang tapi dia masih berusaha bersikap cool karena di dalam kamar itu juga ada maira.
Maira yang melihat farrel senyum senyum sendiri ia bingung karena farrel akan tersenyum jika berada di depan maama dan papa pikir maira.
__ADS_1
Maira sama sekali tidak ingin tahu apa yang membuat farrel seperti itu.Ia tidak ingin mencampuri urusan farrel karna pasti farrel juga akan melarang keras.