
"Ba baik tuan....mari kita bahas dan ini berkas dari perusahaan kami tuan" jawab wanita tersebut sedikit terbata
" Hem...." jawab Ken singkat tanpa menatap lawan bicaranya
Ken langsung duduk di sofa berhadapan dengan wanita tersebut, dengan wajah dingin nya ia mulai memeriksa berkas yang di berikan wanita cantik tersebut, beberapa menit kemudian sang sekretaris kembali mengetuk pintu dan masuk bersama seorang OG yang membawakan segelas jus dan beberapa makanan ringan
Setelah menyajikan hidangan tersebut,sang O G langsung undur diri, sementara sang sekretaris masih menunggu perintah selanjutnya dari sang Tuan muda,melihat Ken yang terlihat sangat serius dengan berkas di tangan nya, akhirnya sang sekretaris memberanikan diri membuka suara
" Maaf Tuan...apa masih ada lagi yang bisa saya bantu...?" tanya sang sekretaris dengan sedikit berdebar
" Tidak ...tapi tolong pesan kan makan siang untuk saya dan syifa, dan ingat... makanan sehat untuk ibu hamil.... satu lagi jangan lupa jus nya ya yang seperti biasanya ia pesan" jawab Ken sambil terus menatap berkas di tangan nya
" baik Tuan..." jawab sang sekretaris sambil sedikit menunduk memberikan tanda hormat pada sang atasannya
Perlahan sang sekretaris melangkah meninggalkan ruangan megah tersebut, seraya sedikit melirik ke arah wanita cantik yang kini tengah bersama sang Bos, yang sangat terlihat jelas bahwa wanita cantik tersebut sangat tertarik pada seorang Kenzo,tapi sang sekretaris sangat yakin bahwa sang tuan muda tidak akan mudah tergoda dengan wanita manapun, kecantikan sang nona muda tidak perlu diragukan lagi.
Ken terus memeriksa semua berkas yang wanita tersebut berikan, tanpa sedikitpun matanya menatap wajah wanita tersebut, membuat sang wanita tersebut terlihat sangat penasaran dan sedikit tersinggung
" Bagaimana tuan... apakah Anda setuju dengan semua nya...? tanyanya memecahkan keheningan di ruangan tersebut
" Akan saya pertimbangkan lagi, mungkin dalam waktu dua hari asisten atau sekretaris saya akan memberikan kabar pada perusahaan kalian..." jawab Ken tanpa melihat wajah lawan bicaranya
" Oh... baiklah tuan, akan saya sampaikan pada papa..." jawab nya lembut sambil tersenyum cantik,tapi sayang senyum nya tersebut tidak dilihat sama sekali oleh seorang Kenzo
" Silahkan diminum dan dinikmati cemilan nya Nona.." ucap Ken sedikit menatap lawan bicaranya
" ia terimakasih banyak tuan.." jawab nya disertai dengan senyuman manis nya dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Ken
Tiba-tiba handphone Ken berbunyi dan ternyata panggilan masuk dari Dimas,Ken langsung menekan tombol hijau dan terlihat mulai membicarakan tentang pekerjaan
Sedangkan wanita tersebut terus memperhatikan wajah tampan seorang Kenzo,ia merasa sangat kagum dengan ketampanan pria yang kini tengah berada di depan nya, yang ia tahu mereka seumuran dan pernah sekali bertemu dalam satu penerbangan dan sejak saat itu ia langsung jatuh cinta pada pandangan pertama, walaupun ia tau Ken tidak pernah tau atau ingat kalau mereka pernah bertemu
" Bagaimana nona apakah Anda sudah memahami kesepakatan yang kami ajukan...?" tanya Ken tiba-tiba, membuat wanita tersebut sangat terkejut, karena ternyata Ken sudah selesai dengan ponselnya
" I ia tuan..saya sangat setuju dengan persyaratan dan kesepakatan yang pihak anda ajukan dan saya juga akan menunjukkan pada papa saya,biar beliau sendiri yang akan memberikan keputusan pada pihak anda...." jawab nya ramah
" Hem.." jawab Ken sambil terus menatap layar ponselnya
" Tuan apakah Anda ada waktu untuk kita makan malam....? saya ingin mengajak anda untuk makan malam..." tanya wanita cantik tersebut, membuat Ken langsung mengerutkan keningnya mendengar pertanyaan wanita tersebut
__ADS_1
" Maaf saya......
" Hubby.....
Belum sempat Ken menjawab pertanyaan wanita cantik tersebut, kedua nya di kejutkan dengan suara lembut syifa dan wajah cantiknya.
" Sayang.... ucap Ken terkejut dan langsung bangun dari duduknya, melihat syifa yang keluar dari kamar tersebut tanpa menggunakan hijab nya, sedang syifa tidak menyadari kehadiran orang lain di ruangan sang suami
" Tunggu di sini ya..." ucap Ken lembut sambil mengelus Suray hitam dan mencium lembut kening syifa,Ken langsung masuk ke kamar pribadi nya dan keluar membawakan Syifa sebuah hijab instan yang memang selalu tersedia di ruangan nya tersebut
" kebiasaan deh kalau bangun tidur langsung keluar dan ga pakai hijab nya dulu, untung tamu aku perempuan, kalau laki-laki bagaimana? " omel Ken seraya memakaikan hijab syifa, mendengar Omelan sang suami, syifa langsung terkejut dan melihat ke arah sofa,. membuat syifa Langsung memeluk erat tubuh Ken saat tau ada orang lain di ruangan tersebut
"Hubby...malu..." ucap nya lirih sambil terus memeluk erat tubuh Ken, membuat Ken langsung tersenyum dan mencium lembut kepala syifa, seraya menuntun nya menuju sofa
" Udah ga usah malu...itu klien aku..yok aku kenalin ya..." ucap Ken lembut sambil mengelus kepala syifa dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Syifa
Sementara wanita tersebut sangat shock dengan kejadian di hadapan nya saat ini, tiba-tiba seorang wanita yang sangat cantik muncul dari dalam kamar pribadi ruangan tersebut dan wanita tersebut jelas terlihat sedang berbadan dua, dan ia juga sangat terkejut melihat bagaimana cara Ken memperlakukan wanita cantik tersebut, pikiran nya masih bertanya wanita yang kini dalam dekapan Ken tersebut wanita sungguhan atau manakin yang sangat cantik
" Nona .... perkenalkan ini istri saya..." ucap Ken pada wanita tersebut, membuat wanita tersebut bertambah shock
"Nasyifa... maaf kalau mengganggu ..." ucap syifa lembut sambil tersenyum dan mengulurkan tangannya
" Yasmin.... tidak mungkin anda mengganggu nona" jawab nya sambil memaksakan senyuman nya dan berusaha menutupi keterkejutan nya.
" Ya udah... tapi aku masih pakai handphone nya yang... masih nunggu balasan pesan dari Dimas" ucap Ken lembut
" Ooo ya udah..." jawab syifa ketus, sambil melangkah menuju meja kerja Ken,ia langsung duduk dan meraih salah satu berkas di meja tersebut dan mulai memeriksa nya dengan seksama, sedangkan Ken hanya tersenyum saat melihat tingkah laku syifa,ia membiarkan apa yang dilakukan syifa, karena ia sudah tau bahwasanya syifa sudah mulai paham tentang pekerjaan di kantor Ken dan syifa juga mulai tau memeriksa berkas kerjasama dan Email sang suami
" mari nona silahkan lanjutkan kalau ada yang ingin anda tanyakan " ucap Ken pada Yasmin
" Saya rasa tidak ada tuan.. mungkin besok papa saja yang akan bertanya..saya permisi tuan" ucap Yasmin yang sangat terlihat jelas kekecewaan di wajah dan suaranya
" Oh ok...." balas Ken tanpa basa-basi dan langsung mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan wanita tersebut dan langsung di sambut oleh Yasmin
Wanita yang bernama Yasmin tersebut langsung melangkah meninggalkan ruangan tersebut, saat sudah di luar ruangan ia bertemu dengan sekretaris Ken yang memang letak meja kerjanya tepat di samping pintu masuk ruangan tersebut, Yasmin hanya tersenyum sambil mengucapkan terimakasih kepada sekretaris Ken dan di jawab dengan sopan oleh sang sekretaris sambil berdiri dan mengantarkan wanita tersebut sampai lobby kantor megah tersebut
Mereka meninggalkan ruangan tersebut dan langsung masuk ke dalam lift menuju lantai dasar, dalam hati Yasmin Sangat penasaran, apakah benar wanita cantik yang berada dalam ruangan tadi adalah istri dari tuan muda Kenzo, karena penasaran ia pun bertekad untuk bertanya kepada sekretaris Ken
" Maaf nona wanita yang ada di ruangan tuan Kenzo tadi siapa ya...?"tanya nya dengan sangat hati-hati
__ADS_1
" Yang cantik, putih kayak Artis itu...? namanya nona Nasyifa..itu istri tuan Kenzo..nona tadi ketemu ya sama Nona Syifa...? Orang nya ramah, lembut dan baik banget..." jawab sang sekretaris antusias sambil tersenyum cantik
" Ia orang nya cantik banget, tapi kayaknya masih muda banget ya... mereka nikah muda ya...? tanya wanita tersebut semakin penasaran
" hehehehe...ya mereka nikah muda,bahkan sangat muda.. mereka nikah Udah hampir dua tahun sejak nona Syifa kelas 12 dan tuan kuliah , usia mereka selisih dua tahun dan mereka memang sudah di jodohkan sejak kecil,setau saya Tuan dan Nyonya besar sangat menyayangi nona syifa.." jawab sekretaris Ken membuat wanita tersebut melongo
" Sayang banget ya..ga sempat menikmati masa muda udah nikah..." Jawab wanita tersebut
" Tuan Kenzo sangat mencintai Nona Syifa dan sangat posesif sejak mereka kecil, sampai sampai nona syifa itu selalu di kawal bodyguard keluarga Azhar sejak kecil sampai sekarang dan sekolah nya aja Tuan dan Nyonya besar yang tentukan dan nona sangat patuh dan manja banget sama papa dan Mama nya tuan Kenzo" jawab sekretaris Ken dan iapun menceritakan semua yang ia tau tentang kebenaran antara Ken dan syifa, agar orang lain tidak akan berfikir buruk tentang pasangan muda tersebut
Sampai di lobby wanita yang bernama Yasmin tersebut langsung izin undur diri dan melangkah meninggalkan sekretaris Ken di lobby setelah mereka saling berjabat tangan, Yasmin langsung menuju mobilnya yang sudah di bukakan pintu oleh sang supir, dan sang supir langsung melajukan mobil tersebut meninggalkan kantor mewah milik keluarga Azhar tersebut
Sementara di ruangan megah kantor tersebut saat ini sedang ada sedikit perdebatan antara suami istri yang semakin membuat sang suami merasa sedikit frustasi menghadapi sikap cemburu dan manja sang istri
" Sayang... dia itu beneran anak klien aku yang mau ketemu hari ini.. karena papa nya sedang kurang sehat makanya dia yang datang..." bujuk Ken lembut
" Makanya Hubby sengaja kan pindahin fa tidur ke kamar....?" jawab nya ketus
" ya ampun sayang...itu ga ada hubungannya dengan kedatangan wanita tadi... bahkan aku baru tau Saat sekretaris membawanya masuk ke ruangan ini,aku pindahin kamu karena takut kamu ga nyaman sayang..." bujuk Ken sambil mengelus lembut pipi mulus syifa
" Bohong.... jangan pegang pegang fa... klien apaan gitu, bajunya seksi dan ga nunjukin kalau ia sedang kerja,trus kenapa Hubby ga minta sekretaris Hubby buat dampingi di sini...? ruangan ini tuh tertutup by...." balas nya marah
" Sayang... dengerin dulu, jangan nangis dan marah marah gini Donk yang.... please kasian baby kalau mommy nya marah dan nangis terus...ok aku salah ga minta sekretaris tetap di sini..aku minta maaf, tapi aku beneran ga ada hubungan apapun sama wanita itu dan kami juga baru pertama tadi ketemu nya, bahkan namanya aja aku ga inget yang...." jelas Ken lembut sambil terus menatap wajah syifa
" Bohong...fa benci kak Kenzo,fa mau pulang..." ucap nya sambil langsung berdiri dan melangkah menuju pintu, membuat Ken benar benar kalang kabut dan merasa sangat frustasi
" Sayang.... Nasyifa....kamu belum makan, jangan gini dong yang, kamu itu udah dewasa udah mau jadi seorang ibu.. please ... jangan cuma masalah kayak gini kita jadi ribut.." ucap Ken sedikit keras membuat syifa Langsung menghentikan tangan nya yang sudah memegang handle pintu
" Hubby bilang fa udah dewasa karena fa udah mau jadi ibu...? berarti selama ini Hubby anggap fa anak kecil...?trus kenapa Hubby mau waktu di suruh buat nikahin anak kecil kayak fa.... sekarang Hubby nyasel..? fa mau pulang" balas syifa sambil terus menangis
" Nasyifa..." bentak Ken dan langsung menarik lengan syifa, membuat tubuh syifa hampir terjengkang
" Hub- by..... bentak fa...." tanya syifa dengan suara bergetar dan menundukkan kepalanya, membuat Ken langsung terkejut dengan apa yang baru saja ia lakukan, dengan spontan ia melepaskan cengkraman tangannya pada lengan syifa dan mengusap wajah nya frustasi,ia lupa bahwa wanita cantik kesayangan nya tersebut ga pernah bisa di kasari walau hanya dengan suara
" Fa benci kak Kenzo....fa mau pulang dan fa ga mau lagi ke kantor ini..." jawab syifa dengan suara bergetar dan langsung lari menuju lift, membuat Ken sangat terkejut dan shock, secepat kilat Ken mengejar nya, tapi sayang lift tersebut sudah tertutup rapat, membuat Ken sangat frustasi dan menendang dinding, dan hal tersebut tidak luput dari perhatian sang sekretaris
" Pakai lift umum aja tuan... mumpung lagi kosong itu" ucap sang sekretaris iba melihat sang Bos yang terlihat sangat frustasi dan putus asa,Ken langsung menuju lift umum dan langsung menuju lantai dasar dengan perasaan yang campur aduk
Sementara dalam lift khusus... Nasyifa sedang terduduk dan menangis sesenggukan, sehingga tanpa ia sadari bahwa lift tersebut sudah sampai di lantai dasar, saat lift terbuka ia baru menyadari bahwa dirinya sudah sampai, perlahan ia berdiri dan menghapus air matanya, berusaha agar orang lain tidak melihat nya menangis
__ADS_1
Syifa langsung berjalan dengan sedikit cepat ingin langsung keluar dari kawasan kantor nan megah tersebut, tapi baru beberapa langkah kakinya menginjak lobby ia sudah di hentikan oleh sebuah tangan kekar yang kini menahan lengan nya, Syifa diam dan menghentikan langkahnya sejenak, setelah itu ia melepaskan cengkraman tangan Ken dan kembali melanjutkan langkahnya menuju pintu keluar dari lobby kantor tersebut
Ken yang melihat itu langsung berjalan cepat dan kembali meraih lengan syifa, membuat syifa kembali harus menghentikan langkahnya, dengan lembut Ken menarik syifa dan membawanya kembali ke dalam lift yang akan membawa mereka kembali ke lantai paling atas dan pastinya ke ruangan nya.