
Sedangkan di luar ruangan Dimas sudah cukup emosi rasanya, sejak dua jam yang lalu ia bolak balik keluar masuk ruangan Bos, sahabat sekaligus adik angkatnya itu.
"Dasar bos BUCIN,belum jadi aja sok cuek tiba dah halal posesif nya kelewatan"umpat Dimas duduk di sofa ruangan tersebut. sedang kan orang yang di tunggu baru saja menuntaskan misi nya agar segera memiliki momongan.
Ken keluar dengan wajah segar sehabis mandi dan berganti pakaian, membuat Dimas yang melihat nya langsung berfikir jauh dan sangat emosi melihat Ken yang sangat santai seolah ini bukan jam kantor.
"Udah enak enakan nya? gila ya Lo gue mondar mandir nunggu Lo dari dua jam yang lalu"omel Dimas
"Terus"jawab Ken Santai sambil duduk di bangku kebesarannya
"terus Lo bilang?hei Bos ku Tuan muda Kenzo yang terhormat tu berkas butuh tandatangan Lo, mereka udah nunggu dari dua jam yang lalu.. sementara Lo enak banget ya mentang mentang ada bini disini jadi lupa yang lain" ucap Dimas geram
"makanya nikah biar tau rasanya yang halal itu gimana, jangan asik celup sana sini, mana yang harus gue tanda tangan? jawab Ken santai, membuat Dimas melongo mendengar jawaban Ken, apa adik angkatnya itu benar benar sudah....
"Gaya Lo ngajarin gue buat nikah,Lo aja nikah di jodohin bangga, gue celup sana sini kan supaya jangan karatan kayak Lo, begitu tau rasanya ga tau waktu,nih berkasnya" ucap Dimas
"kan supaya ada variasi nya,kali aja anak gue ntar jadinya pas yang di proses di sini kan bisa jadi pebisnis handal, hahahaha." jawab Ken Santai
"heh bocah Lo beneran udah buka segel bini Lo? gila Lo ya, masih bocah anak orang pake pengaman ga Lo?ga kebayang gue kalian punya anak sekarang, kayak kakak beradik dong ntar kalian bertiga" tanya Dimas bertubi tubi.ken tersenyum sambil geleng-geleng
__ADS_1
"ya elah di tanya bukannya jawab malah senyum senyum.gue serius kenzo.lo udah mikir punya anak secepat itu, kasian bini lo belum juga 20 THN umurnya udah Lo suruh bunting aja"protes Dimas
"Ia gue udah tiduri dia dari seminggu lalu,Lo pikir enak tiap hari nahan liat dia?kami tidur seranjang bro,satu selimut, ga mau gue pake pengaman dia bini gue SAH dunia akhirat dan gue ga ngizinin dia buat pakai pencegahan kehamilan, gue pengen kami punya anak secepat nya biar ikatan kimi makin erat dan semua orang tua dia itu milik gue seutuhnya" jawab Ken santai sambil menandatangani berkas yang Dimas berikan.
"Lo serius udah siap jadi orang tua? punya anak itu ga mudah loh,ga semudah Lo buatnya" ucap Dimas belum yakin
"selama itu dengan dia apapun gue siap dan pasti akan mudah, waktu buat Lo bilang gampang,ga tau aja Lo gue merayu nya hampir semalaman belum lagi pas udah.. nangisnya lama.lo kira segampang Lo ngajakin koleksi Lo?" jawab Ken serius membuat Dimas benar benar gak sanggup lagi menahan tawanya.
"Hahahaha,ga kebayang gue gimana cara Lo yakinkan dia, coba kalau Stefany atau mantan mantan Lo yang lain,bisa bisa Lo yang kewalahan" ejek Dimas
"Brengsek Lo, yang Ori emang lebih sulit, makanya gue ga tertarik sama mereka semua walaupun cuma sekedar main atas doang" jawab Ken sambil tersenyum
"Sombong Lo dapet yang Ori.hati hati Lo jaga baik-baik banyak yang ngincar tu" ledek Dimas
Setelah mengambil berkas tersebut dari tangan Ken Dimas langsung keluar untuk menghubungi klien yang berurusan dengan berkas tersebut.tak lupa Dimas menyampaikan pesan Ken pada sekretariat Ken.
setelah kepergian Dimas Ken melanjutkan pekerjaannya agar bisa pulang cepat karena syifa bersama nya di kantor dan rencananya dia akan ajak syifa makan malam di luar.
Syifa keluar dari kamar pribadi Ken dengan wajah bantal nya serta rambut indah nya sedikit berantakan dan hanya memakai kemeja Ken yang tampak sedikit kebesaran dan hanya menutupi sebatas pangkal pahanya saja.
__ADS_1
"Hubby fa mau mandi tapi bajunya ga ada gimana? " tanya syifa
Sontak suara manja itu membuat Ken memalingkan wajahnya dari laptop nya dan membuat nya membeku di tempatnya saat melihat penampilan istri cantik nya itu.sungguh Ken dibuat kalang kabut menahan hasratnya dengan penampilan super seksi syifa.
Tapi tiba-tiba pintu terbuka membuat ken dengan cepat bangun dari kursi nya dan langsung berlari memeluk Syifa agar bisa menyembunyikan syifa di belakang punggung nya, namun sesaat kemudian Ken merasa lega karena yang muncul sang sekretaris bukan Dimas.
Tapi berbanding terbalik dengan sang sekretaris,ia sangat terkejut melihat adegan live di depan matanya, anak dari Bosnya tersebut sedang memeluk sang istri dengan sangat posesif di tambah penampilan syifa yang memang terlihat sangat seksi dan masih tetap sangat cantik dengan Surai hitam nya yang panjang sebatas pinggang.
"Hubby apa sih peluknya kuat banget,sesak ni" protes syifa dengan suara manja sambil sedikit berontak
IA belum menyadari kehadiran sekretaris tersebut.sedang Ken hanya berwajah dingin dan sedikit canggung dengan sekretaris papanya tersebut dan kini menjadi sekretaris nya, karena memang sang sekretaris sudah sangat dewasa dan usia nya jauh di atas Ken.
"Taruh di atas meja itu aja mbak bajunya, ucap Ken yang masih memeluk erat tubuh syifa sambil merapikan rambut indah sang istri"syifa yang baru menyadari ada orang lain pun langsung memeluk erat tubuh Ken dan makin menyembunyikan wajahnya di dada bidang Ken.membuat Ken gemas dan semakin sulit menahan hasratnya.
Sementara sang sekretaris menjadi sedikit canggung dan semakin gemas melihat pasangan muda anak Sultan tersebut.mereka sudah halal tapi masih seperti pasangan yang tertangkap basah sedang mesum.akhirnya ia pun ijin keluar dari ruangan tersebut sambil tersenyum penuh arti pada Ken.
"Hubby kok ga bilang sih ada si mbak?" cemberut Syifa.ken tersenyum sambil mencubit hidung syifa
"Sayang jangan pernah ulangi lagi keluar dari kamar seperti ini ya.aku ga suka, cuma aku yang boleh lihat semua ini" protes ken
__ADS_1
"maaf fa lupa ini di kantor"ucap syifa lirih
"kamu sengaja mau godain aku?kamu menyiksa aku sayang, banget.dan harus tanggung jawab.ucap Ken langsung mengangkat syifa membawanya ke kamar pribadi nya dan kembali melanjutkan aktivitas khusus nya tersebut.