Gadis Ku

Gadis Ku
Part 59


__ADS_3

Setelah puas menikmati jalan jalan nya, syifa Langsung tertidur pulas di dalam mobil yang akan menuju villa tempat mereka menginap,ya sudah dua hari ini Ken membawanya jalan jalan keliling kota Seoul Korea Selatan dan menuruti keinginan syifa untuk berbelanja apa pun yang wanita cantik itu inginkan, hari ini adalah hari terakhir fashion show yang brand mereka dan yang lainnya adakan di negara tersebut,Ken dan syifa hanya menghadiri nya di hari pertama saja dan rencananya nanti malam mereka akan terbang ke New York kecuali Vivi,ia akan kembali ke Jakarta bersama para kru lainnya


perjalanan sekitar 30 menit mereka sampai di depan villa dan Ken langsung menggendong syifa dan membawanya ke kamar mereka, setelah nya Ken kembali ke mobilnya dan langsung menuju ke acara fashion show untuk menyaksikan penutupan acara tersebut,Ken memang sudah mengatakan pada syifa akan ke acara tersebut setelah mengantar syifa kembali ke villa dan syifa menyetujui nya karena ia memang tidak ingin ikut ke acara tersebut


sesampainya ken di gedung tersebut,ia langsung di sambut oleh beberapa kolega bisnis nya dan para desainer yang mencoba untuk bisa bekerjasama dengan AZ grup dan beberapa dari mereka juga mengajak untuk membuka cabang di beberapa negara yang belum berdiri Perusahaan keluarga Azhar tersebut dan di tanggapi dengan sangat positif oleh Ken


Sementara para sahabat Ken hanya bisa tersenyum dari jauh melihat Ken yang sedang berbincang dengan para desainer dan koleganya, mereka masih belum percaya sahabat mereka yang biasa nya dikerumuni oleh para wanita cantik, sekarang bertambah dengan para desainer dan klien bisnis nya, padahal sejak dulu Ken sangat malas saat sang papa meminta Ken sesekali untuk menggantikan beliau ke acara kolega bisnis nya, tapi sekarang ken malah menjadi berita utama di dunia bisnis Eropa dan Asia


" bro.... mana syifa kok ga ikut...?" tanya dimas saat mereka sudah berada satu meja


" Tidur, abis jalan jalan and belanja minta langsung ke villa,ga mau ikutan ke sini katanya capek" jawab Ken sambil meminum jus yang baru saja dihidangkan di meja mereka


" jadi kita berangkat malam ini...?" tanya Ray dan di angguki oleh Ken


" jadi.. keadaan Oma semakin lemah kata mama, dan syifa juga sangat khawatir dengan keadaan Oma" jawab Ken dan di angguki oleh mereka


" ga sabar pengen ketemu Oma atau ga sabar pengen mengenang kembali masa-masa indah nya perdebatan antara dua sejoli yang sama egois nya?" tanya stiff spontan membuat yang lain langsung tertawa terbahak-bahak, sedang ken langsung melotot sempurna


"pengen ketemu mantan mantan yang ga pernah di sentuh" ledek Ray lagi membuat Ken sangat geram


" trus sekalian mau nunjukin yang di sentuh gimana hasilnya" ucap Dimas menimpali membuat Ken mengumpat kesal


" bisa diem gak mulut Lo pada? ga usah bareng gue kalian,naik pesawat lain aja" protes Ken geram


melihat Ken yang sudah terlihat sangat gondok semakin membuat mereka merasa seperti mendapatkan mainan baru, mereka langsung tertawa terbahak-bahak membuat Ken semakin bertambah geram


" ok..ok sorry bro,kami kan cuma nebak aja dan ngebayangin gimana reaksi mantan mantan Lo,pas liat Lo bawa wanita cantik yang udah berbadan dua dan kebanyakan dari mereka tau siapa syifa saat kita semua masih di sana dan gimana hubungan Lo ma syifa, kontroversi dia dengan Stefany,kami rasa mereka semua belum lupa semua itu" jawab stiff dan di angguki oleh Dimas dan Ray


" peduli amat gue ma mereka, hidup juga hidup gue, dan gue juga ga pernah ngerusak salah satu dari mereka, kalau mereka rusak pun itu mungkin sama pacar nya mereka yang lain" jawab Ken sambil terus menatap kearah panggung catwalk yang tengah menampilkan para model yang sedang berlenggak lenggok menunjukkan brand yang mereka bawa

__ADS_1


" serius banget Lo liat mereka...? ada yang Lo incar...?" tanya dimas pada Ken membuat Ken langsung melihat ke arah nya


" buat apa....? yang di rumah lebih dari mereka, halal lagi mau kapan pun" jawab Ken sombong membuat para sahabat nya langsung melotot sempurna


" sombong...? waktu belum aja sok cuek dan dingin kalau ketemu, sekarang Bucin kan Lo" jawab Ray meledek Ken


" Emang Lo belum Bucin sama si Nisa sahabat nya Fafa..? kabarnya ada yang naksir calon pramugari deh" sindir Dimas membuat Ray sedikit kikuk


" Boleh tuh kayak nya anak nya dewasa dan mandiri banget tuh, kalau yang bar bar kayak nya dah Deket sama si Rama anak kedokteran deh" komentar Dimas dan yang lain langsung mengangguk tanda setuju


" ga tau gue,anak nya pendiam banget,di tanya udah punya pacar jawab nya buang waktu buat pacaran,apa semua wanita daerah itu prinsip nya gitu ya? untung mulutnya ga pedes kayak syifa"jawab Ray santai membuat Ken langsung melirik Ray karena menyebutkan nama istrinya


" Lo ajakin nikah aja" jawab stiff yang langsung mendapat jitakan di kepala nya oleh Dimas


" Lo kira segampang itu ngajakin anak orang nikah..?ke rumah nya aja belum pernah, gimana orang tuanya juga kita belum tau, emang kayak si Bos sama buk bos dari kecil udah tidur bareng" jawab Dimas membuat Ken langsung melotot ke arah nya, membuat Dimas langsung mengangkat tangan kanannya dan membentuk huruf v tanda maaf,Ray dan stiff langsung tertawa terbahak-bahak melihat reaksi kedua nya


Sampai di villa ternyata syifa sudah siap dengan outfitnya yang akan terbang ke negara yang pernah ia kunjungi,negara yang menyimpan banyak kenangan antara dirinya dengan sang suami,Ken yang melihat sang istri sudah siap langsung memeluk nya seraya mencium singkat seluruh wajah syifa


" semangat banget sih istri aku ini mau ke negara asal mama nya..? atau kangen ya sama new York karena ninggalin kenangan indah di sana...?" goda Ken membuat syifa Langsung melotot


" kenangan indah apanya...? kenangan buruk ia, cantik cantik di bilang pelakor sama pacar orang.." jawab syifa membuat Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya dan menatap intens wajah syifa


" kalau sekarang siapa yang jadi pelakor nya...? kamu tau yang...? aku itu kangen banget sama kenangan kita di New York, kejadian yang kadang bikin aku serasa frustasi, rasanya aku pengen ke tempat tempat yang pernah mempertemukan kita, tempat yang terkadang membuat aku pengen nekat peluk dan cium kamu karena kamu beneran bikin aku ga sanggup berkata-kata, rasanya aku pengen banget tunjukkin ke kamu seberapa besar kekuasaan yang aku miliki dan aku pasti bisa miliki kamu dengan cara apapun, tapi aku takut itu akan mengecewakan papa dan Mama


" Kalau waktu itu Hubby berani lakuin itu ke fa, mungkin fa ga akan pernah bisa berhenti nangisnya, selama hampir sepuluh tahun ga ada satu pria pun yang pernah nyentuh fa kecuali Ayah,papa dan Abang, waktu kejadian di Turki aja ga nangis nya hampir semalaman apalagi kalau Hubby beneran ngelakuin hal yang tadi Hubby bilang" jawab syifa cemberut membuat Ken langsung memeluk erat tubuh syifa


" Maaf untuk kejadian itu,aku beneran ga sengaja buat kamu nangis,aku ngerasa kayak dapat undian aja pas liat kamu ada di tempat itu dan sendiri, jujur malam itu aku kaget banget liat kamu secantik itu, entah kenapa aku tidak suka melihat kamu jadi pusat perhatian di tempat itu, dan bodoh nya aku kenapa ga curiga ya sama keluarga papa yang sama sekali ga tanya siapa kamu" ucap Ken sambil terus menciumi seluruh wajah syifa


" Ia ya fa juga ko ga curiga ya sama mereka, padahal beberapa dari mereka ada yang pernah datang ke Jakarta dan kami sempat ketemu dan ngobrol, dan seharusnya malam itu ada kak Abib juga, gara gara Hubby yang gandeng fa jadi nya fa ga konsen liat wajah wajah mereka semua" protes syifa membuat Ken tersenyum

__ADS_1


"Kak Abib malam itu ada kok, tapi dia kayak menghindari kita gitu, dan karena kita juga cuma sebentar makanya gak ketemu sama kak Abib,aku mandi dulu sebentar ya,gerah banget..baju aku udah di siapin kan?" tanya Ken sambil melepaskan pelukannya dan di jawab anggukan kepala oleh Syifa


Ken langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah selesai Ken langsung menuju ranjang dan memakai pakaian yang sudah di siapkan oleh syifa dan setelah memastikan semua nya beres dan tidak ada yang tertinggal mereka langsung keluar dari kamar tersebut dan Ken menurunkan barang mereka


Di bawah para sahabat Ken juga sudah siap dan supir langsung mengambil barang yang Ken bawa dan membawanya ke mobil, mereka langsung di antar menuju bandara internasional Changi airport dan disana pesawat pribadi milik keluarga Azhar sudah terparkir rapi di tempat nya, menunggu sang majikan yang akan terbang ke new York,negara kelahirannya


Sampai di bandara mereka langsung di sambut oleh para bodyguard Ken dan mereka langsung di antar menuju pesawat, setelah selesai semua nya mereka langsung meninggalkan kota Seoul Korea Selatan tepat pukul sebelas lewat tiga puluh menit dan sekitar 14 Jam kedepannya mereka akan tiba di bandara internasional new York.


Ken langsung menarik syifa ke kamar pribadi nya yang terdapat di dalam pesawat nya tersebut


" yang ke kamar yuk..aku ngantuk banget" ucap Ken sambil menarik syifa menuju kamar tidur nya, sedangkan yang lain sudah langsung mengambil posisi paling nyaman untuk tidur selama penerbangan mereka


" trus yang lain tidurnya sambil duduk dong by...?" tanya syifa sambil mengikuti sang suami


" kan itu bisa di steel untuk tidur yang..." jawab Ken Santai dan langsung di angguki oleh syifa


" lupa fa... padahal fa kan sering sama papa mama pergi dengan pesawat pribadi milik papa, tapi bukan yang ini deh,punya papa lambang nya AZ grup" jawab syifa sambil merebahkan tubuhnya di samping Ken


" Ini kan punya aku pribadi yang...ini papa kasih karena waktu itu aku lulus ujian menerbangkan pesawat dengan nilai terbaik, tapi jarang banget aku pake,dulu aku lebih suka naik pesawat kelas bisnis milik penerbangan keluarga kita, karena ga bakal sendiri di perjalanan" terang Ken


" Tapi buktinya dalam pesawat Hubby selalu pakai earphone gitu,sama aja bohong" komentar syifa membuat Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya


" ia sih.. tapi minimal kan ga sendirian di perjalanan, kalau sesekali yang di samping orang nya bisa di ajak ngobrol ya ngobrol juga kok" jawab Ken sambil terus menciumi seluruh wajah syifa membuat syifa merasa geli dan langsung tertawa


" Hubby....geli...loh.." rengek syifa manja dalam dekapan Ken


" kalau di tempat lain geli ngak...? mau coba suasana baru ga..?" goda Ken yang membuat syifa Langsung melotot seraya mencubit gemas perut rata Ken


" Hubby jangan macam macam ya...fa bilang ke papa mama ya... tadi katanya ngantuk banget...yuk tidur" ajak syifa sambil langsung memeluk erat tubuh Ken dan menyusupkan wajah nya ke dada bidang Ken dan langsung di sambut dengan senang hati oleh Ken, seraya mengusap lembut punggung syifa dan akhirnya keduanya langsung tertidur pulas menuju mimpi indah bersama

__ADS_1


__ADS_2