
Sesampainya di rumah Ken langsung menggendong syifa menaiki tangga menuju kamar mereka, sesampainya di kamar Ken langsung meletakkan syifa di atas ranjang dengan sangat hati-hati agar tidak menggangu tidur nyenyak wanita tercinta nya itu, karena pengaruh dari obat yang di berikan oleh dokter membuat syifa tak bergeming sedikitpun dengan semua pergerakan yang Ken lakukan padanya
Dengan telaten dan harus menahan hasratnya, Ken membuka seluruh pakaian syifa dan mengganti kan dengan baju rumahan,Ken menciumi seluruh wajah syifa dan perut rata syifa sambil mengelus lembut,Ken merasa sangat bahagia dan bersyukur dengan kehamilan kedua istrinya itu,ia ga nyangka akan secepat itu syifa akan hamil lagi, mengingat perkataan dokter yang mengatakan pengaruh usia syifa yang masih sangat muda dan sudah mengalami keguguran akan membuat nya sedikit sulit untuk cepat hamil lagi
Dalam hati Ken terus berjanji akan menjaga istri nya dengan segala kemampuan nya dan tidak akan pernah meninggalkan sang istri seperti saat hamil pertama nya, bahkan Ken sudah berencana untuk membujuk syifa agar mau kuliah online saja,ia takut di kampus syifa akan banyak melakukan aktivitas sehingga dapat membuat syifa kelelahan dan akan berakibat buruk untuk syifa dan calon buah hati mereka
Setelah selesai mengganti baju sang istri,Ken langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan diri nya yang sudah terasa sangat gerah, hampir seharian dengan pakaian formal nya, walaupun jas dan dasi sudah ia lepaskan sejak masih di Rumah sakit tadi, setelah selesai dengan ritual mandi nya Ken langsung menuju walk inclose untuk mengambil baju santai nya
Ken telah selesai dengan baju rumahan nya dan berencana akan ikutan berbaring di samping syifa yang masih terlihat sangat nyaman dengan tidurnya,tapi tiba-tiba terdengar suara ketukan pintu kamar dibarengi dengan suara lembut sang Mama
Tok tok tok
" Boy... Mama boleh masuk..?" tanya sang Mama lembut
" Masuk aja ma ga di kunci kok, jawab Ken dari dalam,dan tak menunggu lama terdengar suara handle pintu dan menampilkan sang Mama dengan nampan di tangan nya membawa susu hangat dan sedikit makanan untuk sang putra
" Boy....ini minum dulu susu coklat hangat nya dan ini sandwich nya dimakan selagi panas,kamu itu butuh nutrisi sayang untuk menghadapi ibu hamil yang kadang sering bertingkah diluar kebiasaan nya dan kamu juga harus ekstra sabar ya, jangan sampai dia sedih" nasehat sang Mama dan di angguki oleh Ken
" Dia ga hamil aja Ken ga sanggup liat dia nangis ma, apalagi sekarang ada calon keturunan Ken dalam rahimnya ma" jawab Ken sambil mengelus lembut kepala syifa membuat sang Mama langsung mengusap lembut punggung Ken
" Mama seneng banget kalian bisa saling terima keputusan kami para orang tua untuk menikah kan kalian,kamu sudah mulai mencintai Syifa kan boy..? tanya sang Mama mencoba memancing tentang perasaan sang putra terhadap syifa
" Banget ma,Ken udah cinta sama dia dari sebelum Ken tau dia flower Ken, setelah tau cinta Ken semakin besar dan ken ga sanggup buat jauh dari dia lagi seperti beberapa tahun lalu" jawab Ken jujur membuat sang Mama langsung memeluk erat tubuh Ken
" maaf kan Mama dan papa telah memisahkan kalian sampai beberapa tahun, habis nya kami sering banget lihat kamu cium dia saat tidur dan kamu sering peluk cium dia saat kalian main dan tidur bareng, siapa suruh kamu nakal" ejek sang Mama, membuat Ken langsung tersenyum kikuk Karena malu
" hehehe.. nama nya juga cinta and sayang ma..." jawab Ken sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, membuat sang Mama geram
__ADS_1
" Cinta....tapi kok jadi petualang wanita" cibir sang Mama
" Tapi faktanya kan Ken ga pernah jatuh cinta sama mereka semua,itukan cuma petualangan untuk mencari jawaban dari mimpi Ken sejak kecil" jawab Ken memberi alasan pada sang Mama
" MODUS " cibir sang Mama membuat Ken langsung memeluk erat tubuh sang Mama sambil mencium kedua pipi sang Mama
Ken langsung meraih gelas di atas nampan yang terletak di atas Nakas dan langsung meminum susu hangat nya sampai habis, dan memakan satu potong sandwich nya, setelah selesai makan ia kembali naik ke atas ranjang karena sang Mama sudah keluar dari kamar nya ia berniat untuk melanjutkan rencana nya untuk istirahat sejenak di samping syifa dan langsung menarik syifa dalam dekapan hangat nya
Setelah beberapa saat syifa terbangun dari tidur nyenyak nya dan melihat sebuah tangan kekar melingkar di pinggang nya, syifa melihat ke samping ternyata suami tampan nya Tengah tertidur nyenyak seraya memeluk nya posesif, membuat syifa Langsung tersenyum melihat wajah damai Ken saat tertidur terlihat seperti bayi yang sedang memeluk guling, dengan jahil nya syifa menciumi seluruh wajah Ken, membuat Ken langsung terbangun akibat ulah istri cantik nya
" Sayang.... jangan nakal...nanti aku ga bisa nahan loh...kamu lupa apa kata dokter tadi...? ucap Ken sambil membuka mata dan menatap manik biru syifa, membuat syifa Langsung tersenyum seraya menunduk malu, membuat Ken gemas
" kamu mandi gi biar kita turun dan makan atau mau makan di kamar aja..? biar aku minta bibik siapin" ucap Ken sambil mengelus lembut kepala syifa
" No....kita makan bareng Papa, Mama aja di bawah, sebentar fa mandi dulu ya, Hubby udah mandi..?" tanya syifa membuat ide jahil Ken muncul
" Oh ok....aku belum mandi juga sih,kita mandi bareng aja ya biar cepat..." ucap Ken seraya langsung menggendong syifa dan membawanya ke kamar mandi
" Dikit juga,sama suami tu ga boleh pelit sayang..." ucap Ken sambil meletakkan syifa di pinggir buth up dan mengisi nya dengan air hangat
"Sini biar aku bantu buka bajunya..." ucap Ken sambil meraih satu persatu kancing piyama syifa,membuat syifa menunduk malu
" Kenapa Hem...? malu...? aku udah lihat semua yang ada di diri kamu,dan aku sudah sangat hafal tiap lekuk tubuh kamu, ngapain coba malu? udah mau punya baby juga" komentar Ken sambil melepaskan pengait B**" Syifa sehingga menampakkan salah satu aset yang sangat Ken sukai, dengan usil nya ken langsung meremas nya pelan,membuat syifa Langsung melotot ke arah Ken
" Pengen yang..., boleh ya,pelan pelan banget,sambil mandi aja... boleh ya, pasti baby juga kangen sama Daddy nya" rayu Ken membuat syifa memutar bola matanya jengah
" Modus nya baby... bilang aja emang Hubby yang ga bisa nahan" cibir syifa membuat Ken langsung tersenyum dan ******* bibir ranum syifa seraya melangkah memasuki buth up dan menarik syifa pelan tepat ke atas tubuhnya,Ken langsung memulai aksinya dengan sangat lembut dan hati hati,dan menyudahi nya saat mereka mencapai puncak nya bersamaan
__ADS_1
Setelah selesai dengan kegiatan mandi yang di tambah dengan olahraga sepasang suami istri muda itu, mereka langsung memakai pakaian untuk Shalat Maghrib dan setelah selesai mereka langsung turun ke bawah untuk makan malam bersama sang papa dan Mama
Ken menuntut syifa dengan sangat hati-hati saat menuruni tangga,membuat syifa merasa sedikit geram
" Hubby...fa baik baik aja,ga harus di tuntun segala, kayak orang sakit aja.." protesnya pada Ken membuat Ken langsung menggendong syifa sampai di dekat ruang makan
" Malam pa, ma ," Ucap mereka bersamaan saat sampai di meja makan
" Malam sayang..." jawab kedua orang tua Ken
" Loh sayang...kamu kenapa,kok cemberut gitu..? tanya sang Mama saat melihat syifa yang duduk dengan wajah cemberutnya, sedangkan sang papa langsung menatap Ken penuh selidik dan di balas Ken dengan menggidikkan bahunya
" Kak Kenzo tu Mah... masak fa di buat seperti orang sakit aja, turun kemari pake acara digendong segala" jawab syifa sambil cemberut membuat kedua orang tua Ken langsung menatap Ken seraya geleng-geleng dan tersenyum
" Aku itu suami siaga sayang...." jawab Ken sambil tersenyum dan mengelus lembut rambut panjang syifa yang hanya di sanggul asal
" Betul tu sayang.. biarin aja suami kamu gendong kamu,kan kamu jadi ga capek lagi pas naik turun tangga" ucap sang Mama sambil sedikit menggoda Syifa
" Ya sudah besok biar papa suruh teknisi kantor buat datang ke sini dan pasang lift aja buat ke lantai dua dan tiga,biar Ken ga khawatir lagi,kami juga dan princess juga aman" final sang papa yang sudah tidak bisa di bantah lagi
Dengan sangat antusias sang Mama dan Ken langsung mengangguk dan mengacungkan jempol mereka, membuat sang papa menggeleng, sedang syifa dia hanya diam dan masih dengan wajah cemberut nya membuat Ken langsung menarik nya dalam dekapan nya
" udah dong ngambek nya,kita makan ya..mau aku ambilkan menu apa? tanya Ken penuh perhatian dan di jawab gelengan kepala oleh Syifa
" Kenapa ga mau aku yang ambilkan? atau mau Mama yang ambilkan? tanya Ken lagi dan langsung di angguki oleh syifa membuat semua yang ada di meja tersenyum melihat tingkah manja syifa
" Ya udah sini pirang nya biar Mama yang ambilkan...mau pakai lauk apa sayang..? ada SOP kesukaan kamu,ada ayam goreng dan sambal kentang,tumis jamur, udang goreng tepung juga ada, terserah kamu mau yang mana" tanya sang Mama lembut
__ADS_1
" Pakai sambal kentang sama tumis jamur aja ma,fa mual cium bau ikan, daging dan ayam.." ucap nya pelan dan langsung di angguki oleh sang Mama, sedang kan para Art yang melihat itu merasa sangat heran dengan tingkah nona muda mereka, karena ga biasa nya nona muda mereka bersikap sangat manja seperti itu
Mereka semua langsung memulai makan malam dengan suasana tenang tanpa ada yang mengobrol dan terlihat sangat hikmat, setelah selesai mereka langsung menuju ruang keluarga sambil mengobrol dan menonton beberapa acara di televisi, setelah nya mereka langsung menuju kamar masing-masing untuk beristirahat