Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 62


__ADS_3

Saat sampai di depan ruangan nya Ken langsung memberikan instruksi kepada sekretaris nya agar tidak menggangu


" jangan pernah izinkan siapapun masuk ke ruangan saya, katakan saya sedang tidak menerima tamu siapa pun itu" ucap Ken tegas dan langsung meninggalkan meja sang sekretaris yang hanya bisa menjawab dengan anggukan kepala


Ken langsung masuk ke ruangan nya seraya menarik syifa agar wanita cantik tersebut ga kabur lagi dan ikut masuk ke ruangan tersebut, sampai di dalam ruangan kedua nya terdiam, syifa berdiri dekat meja kerja Ken dan menghadap ke luar, sedangkan Ken terus menatap wanita cantik yang sangat ia cintai tersebut


Perlahan Ken melangkah dan langsung memeluk erat tubuh syifa dari belakang, seraya membenamkan wajahnya di celuk leher wanita cantik tersebut,ia bisa merasakan tubuh syifa bergetar dan air matanya menetes di atas tangan nya dan syifa juga dapat merasakan tubuh Ken bergetar, menandakan pria tampan tersebut juga sedang menahan tangisnya


Perlahan Ken membalikkan tubuh syifa menghadap dirinya, sebelah tangan nya memeluk erat pinggang Syifa dan sebelah lagi bergerak menghapus air mata yang sudah membasahi seluruh wajah cantik syifa,Ken menatap syifa dalam, tapi wanita tersebut sedikit pun ga bergeming


" Cut Nasyifa Mukhtar.. dengar ini baik baik ya...aku Muhammad Kenzo Azhar ga pernah menyesal menikahi kamu dan ga akan pernah... kamu itu hidup aku,ratu di hatiku dan rumah ku,kamu segalanya untuk ku sayang... jangan pernah berfikir untuk pergi jauh dari aku, demi Tuhan aku ga sanggup sayang...aku ga sanggup kalau harus berpisah seperti dulu,aku mencintai dan menyayangi kamu dengan seluruh jiwa raga ku, please percaya sama aku..ga pernah ada wanita lain yang terlintas di hati ini yang..." ucap Ken lembut sambil terus menghapus air mata syifa yang terus mengalir


" Sayang... please.. jangan nangis lagi,aku minta maaf karena tadi udah bentak kamu,aku ga sengaja yang..aku kaget saat dengar kamu bilang aku nyesal Udah nikahin kamu.. please yang ... jangan nangis lagi,aku ga sanggup lihat kamu kayak gini..." bujuk Ken, tapi syifa bergeming dan sama sekali ga menunjukkan reaksi apapun, syifa hanya diam dan menatap kosong ke depan, membuat Ken benar benar merasa sangat frustasi


" Sayang...aku minta maaf... " ucap Ken dengan suara bergetar dan berjongkok di depan syifa seraya membenamkan wajahnya di lutut syifa, membuat syifa Langsung terkejut dan dengan spontan menarik tubuh Ken agar berdiri


Perlahan Ken berdiri dan menatap intens wajah syifa yang kini juga menatap nya,Ken langsung memeluk erat tubuh syifa dan mencium lembut leher wanita cantik tersebut,Ken ga sanggup lagi berkata apapun, ia hanya bergumam mengucapkan kata maaf dengan suara bergetar, membuat syifa tidak tega melihat pria yang sangat ia cintai tersebut terlihat lemah seperti itu


Perlahan Ken mengurai pelukan nya dan kembali menatap wajah syifa sambil menghapus air mata syifa yang masih terlihat mengalir membasahi pipinya, membuat Ken benar benar merasa sangat sakit melihat wanita yang sangat ia cintai tersebut menangis karena nya


" Yang... udah Donk nangis nya... maafin aku ya.. dan please jangan pernah berfikir untuk pergi ninggalin aku...aku ga sanggup yang..." ucap Ken lembut sambil menciumi seluruh wajah sembab syifa


" Hub-by ga sayang lagi sama fa..." jawab syifa singkat, membuat Ken langsung menggeleng kuat dan langsung menarik syifa dalam pelukannya


" Ga sayang... dari 12 tahun lalu aku sangat menyayangi kamu dan ga ada yang berubah, melainkan rasa sayang aku semakin besar ke kamu, please jangan pernah berfikir seperti itu lagi..." ucap Ken lembut


" Sayang nya Daddy.. tolong bilang ke mommy kalau Daddy sayang and cinta banget sama mommy.. mommy itu segalanya untuk Daddy,juga kamu sayang.. cepat hadir kedunia ini dan baik baik aja, biar kita bisa cepat ketemu dan bersama.. kalian segalanya untuk Daddy.." ucap Ken lembut sambil mencium lembut perut buncit syifa dan Ken sedikit terkejut saat merasakan ada pergerakan dalam perut syifa membuat Ken langsung mendongak menatap wajah syifa


" Sayang... barusan yang gerak itu baby...? " tanya nya dengan wajah yang terlihat sangat penasaran, dengan perlahan syifa mengangguk, membuat Ken langsung kembali mencium perut syifa dan berdiri seraya langsung memeluk erat tubuh syifa


" Sayang...aku bahagia banget.. ternyata baby kita udah gerak gerak, apa itu ga bikin perut kamu sakit...? tanya Ken penasaran


" Sedikit terasa tegang, itupun kalau pergerakan nya tiba tiba dan terlalu kuat" jawab syifa membuat Ken langsung menciumi seluruh wajah syifa


" Maaf ya karena aku kamu harus mengandung di usia muda dan maaf kalau dia bikin kamu merasakan sakit dan kurang nyaman.. Terimakasih kamu sudah mau mengandung benih ku dan keturunan keluarga Azhar.. please jaga dia untuk kita.. dia bukti dari buah cinta kita..." ucap Ken sambil menatap intens wajah syifa, membuat syifa malu dan langsung menundukkan wajahnya, membuat Ken sangat gemas melihat tingkah syifa

__ADS_1


" Hai.. kenapa Hem..? lihat aku.." ucap Ken lembut sambil tersenyum dan mengangkat dagu syifa agar menatap nya, perlahan Ken mendekatkan wajah mereka dan dengan penuh kelembutan Ken langsung ******* lembut bibir ranum syifa seraya menarik lembut pinggang Syifa mengikis jarak antara mereka


Ken terus meluxxx bibir syifa dengan lembut dan berhenti saat merasakan syifa mulai kehabisan nafas,ia menyatukan kening mereka dan mengusap lembut bibir syifa yang terlihat basah dan sedikit bengkak akibat ulah nya


" Bernafas dong yang... masak kayak pertama kali kita kissing sih... bikin aku makin candu loh.." ucap Ken menggoda Syifa membuat pipi mulus syifa langsung merona merah karena malu, dan Ken sangat menyukai itu


" Hubby ...." ucap nya lirih sambil langsung memeluk erat tubuh Ken dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang Ken, membuat Ken langsung tersenyum puas melihat sang istri kembali manja dan mau memeluknya


" Kenapa sayang... Hem..? tanya Ken sengaja menggoda wanita cantik tersebut


" Malu.." jawab syifa lirih


" malu kenapa.. Hem...? kita itu udah nikah hampir dua tahun,aku udah liat seluruh lekuk tubuh kamu dan kamu juga udah liat aku... kenapa masih malu Hem..?" goda Ken lagi dan di balas dengan gelengan kepala oleh Syifa sambil semakin mempererat pelukannya


" Ya udah kita makan dulu yok.. udah dingin loh makanan nya, udah telat juga nih makan siang nya, kamu duduk sini ya biar aku suapin aja.." ucap Ken lembut sambil mendudukkan syifa di atas pangkuan nya dan langsung meraih kotak makanan yang tersedia di meja nya


Dengan sangat hati-hati dan teliti ken mulai menyuapi syifa dan dirinya, mereka makan dengan lahap walaupun makanan tersebut sudah sedikit dingin dan akhirnya mereka selesai dengan makan siang mereka


" Kenapa Hem...? ngantuk..? tanya Ken lembut saat melihat syifa mulai menyandarkan kepalanya di dada bidang Ken, dan langsung di angguki oleh syifa


" bentar lagi tidur nya ya ..,kan baru selesai makan, atau mau tidur gini aja...? tapi takut nya aku ga sanggup nahan yang..." ucap Ken dengan suara yang terdengar serak, membuat syifa Langsung membuka matanya menatap wajah Ken dan di balas dengan senyuman penuh arti seorang Kenzo Azhar


Perlahan Ken melepaskan pelukan syifa dari lehernya, tapi tanpa ia sangka syifa malah memeluk nya erat, membuat Ken akhirnya memutuskan ikut berbaring dan memeluk tubuh syifa, mereka tidur siang bersama sambil berpelukan dan syifa membenamkan wajahnya di dada bidang Ken, mencari posisi paling nyaman,tapi justru itu membuat sesuatu dalam diri Ken bangkit dan membuat nya gelisah


Ken langsung menarik syifa dalam dekapan nya dan menciumi seluruh wajah syifa,Ken benar benar ga pernah bisa sanggup untuk menahan hasratnya saat bersama wanita cantik tersebut, kecuali keadaan sang istri benar benar tidak memungkinkan untuk mereka melakukan hal tersebut


Perlahan Ken mulai melepaskan setiap helai benang yang menempel di tubuh mereka dan langsung memulai aksinya dengan sangat lembut dan hati-hati, sebenarnya ia tidak tega mengganggu tidur wanita cantik tersebut,tapi sesuatu dalam tubuh nya benar benar sudah tidak bisa lagi untuk ia ajak bekerja sama


Syifa menggeliat dan mengerjabkan matanya secara berlahan setelah merasakan tubuh nya sedang di kuasai oleh pria tampan yang sangat ia cintai tersebut,Ken tersenyum saat melihat syifa membuka matanya dan menatap wajah Ken yang kini tengah berada tepat di hadapan nya


" Hub- by....' ucap syifa lembut sambil mengelus kepala dan punggung Ken, membuat pria tampan tersebut semakin bertambah hasratnya


" Ia sayang... maaf mengganggu tidur nya...aku ga tahan,kamu sih pelukannya bikin aku ga bisa tidur" ucap Ken lembut sambil mengecup bibir ranum syifa dan meluxxx nya dengan sangat lembut


Ken melanjutkan aksinya dengan sangat lembut dan hati-hati, hingga ia merasakan wanita cantik tersebut mulai mencapai puncak nya begitu juga dengan dirinya dan Ken langsung memeluk erat tubuh syifa saat ia merasakan benar benar pada puncaknya,tak lupa ia mengungkapkan kata cinta dan terimakasih nya pada wanita cantik yang kini tengah berada di bawah kukungan tubuh atletis nya

__ADS_1


Syifa langsung membalas pelukan Ken dan mencium lembut kepala pria tampan tersebut, seraya mengangguk dan membalas kata cinta dari pria yang sangat ia cintai tersebut


" Makasih sayang...I Love you.." ucap Ken lembut dengan suara teregah egah


" Love you to Hubby.." jawab syifa sambil mencium lembut kepala Ken


Ken langsung merebahkan tubuhnya di samping syifa dan kembali memeluk erat tubuh wanita yang sangat ia cintai tersebut,ia masih belum bisa melupakan bagaimana wajah syifa saat mereka berdebat tadi dan saat syifa menuduh nya menyesal telah menikahi wanita cantik tersebut, rasanya hati Ken bagaikan disambar petir


Ken mendongak menatap wajah syifa yang terlihat terpejam, membuat Ken ingin mengulangi aktivitas yang baru saja mereka lakukan, dan ia kembali memulai aksinya dengan sangat hati-hati


Syifa membuka matanya saat mulai merasakan sang suami memulai aksinya,Ken tersenyum saat melihat syifa membuka matanya dan menatap wajah nya, perlahan Ken meluxxx bibir ranum syifa dan mereka melanjutkan petualangan mereka dan menyalurkan rasa cinta yang mereka miliki, setelah selesai ken langsung menggendong syifa ke kamar mandi dan membersihkan tubuh mereka, setelah nya mereka melanjutkan tidur siang mereka yang tertunda dan langsung terlelap


Ken terbangun saat terdengar suara handphone nya berdering menandakan ada panggilan masuk, perlahan Ken meraih handphone nya,ia takut wanita cantik yang kini berada dalam dekapan nya tersebut akan terkejut dengan suara handphone dan pergerakan nya


"hallo... ucap Ken pelan setelah melihat siapa yang menelfon nya, yang ternyata Dimas dan ia yakin pasti penting


" lembut banget suara Lo...?" tanya Dimas diseberang sana sengaja menggoda Ken, karena ia tadi sudah lebih dulu menelfon sekretaris Ken menanyakan apakah Ken ada di kantor, dan sang sekretaris mengatakan apa adanya, membuat Dimas yakin bahwa sedang terjadi perang antara pasangan muda tersebut


"Syifa lagi tidur ni..ada Apa...? cepetan kalo gak gue matiin ni, ganggu orang istirahat aja" jawab Ken ketus, membuat Dimas langsung tertawa terbahak-bahak di seberang sana


" Oh sorry.. ternyata habis perang udah damai dan pasti habis kerja lembur nih .... hahahaha... enak ya abis berantem baikan terus lanjut bercinta" ejek Dimas membuat Ken mendengus kesal


" Udah...? gue matiin ni.., makanya nikah biar tau rasa nya bercinta dengan yang halal dan kapan pingin bebas ..." ejek Ken membuat Dimas melotot sempurna


" Alah.. Kawin di jodohin aja bangga... untung sempurna, kalau jelek ga bakalan gila Lo siang malam Lo gempur" jawab Dimas meledek


" Brengsek Lo...,diem Lo ******.." ucap Ken geram, membuat Dimas langsung tertawa terbahak-bahak,suara mereka membuat syifa menggeliat dan mendongak menatap wajah Ken


" Hubby udah bangun..., ngomong sama siapa..?" tanya syifa lembut sambil mengelus pipi Ken


" Sama Dimas sayang..maaf ya kalau kamu terganggu..mau tidur lagi..?" tanya Ken lembut dan di balas dengan gelengan kepala oleh Syifa, membuat Dimas yang mendengar di sebrang telfon langsung menggeleng membayangkan bagaimana romantis nya pasangan muda tersebut


"Udah ya kami mau mandi dulu sebentar lagi udah hampir habis waktu Shalat Ashar" ucap Ken di telfon dan langsung memutuskan panggilan telepon tersebut setelah mengucapkan salam


Ken bangun dan langsung menggendong syifa ala bridal style dan mereka juga mandi bersama, setelah selesai mereka langsung mengerjakan tugas mereka sebagai seorang muslim, sementara di luar ruangan Ray dan stiff sudah ngomel sejak tadi karena sekretaris Ken mengatakan Ken sedang tidak menerima tamu siapa pun itu

__ADS_1


Kedua pria tampan tersebut mendesak sekretaris Ken agar mengatakan apa yang terjadi pada sang Bos, membuat Ken tidak ingin menerima tamu, sedangkan ia sedang berada di kantor


Akhirnya sekretaris tersebut bercerita tentang kejadian yang terjadi pada sang bos hari ini membuat Ken tidak ingin bertemu dengan siapa pun, sedangkan Ray dan stiff langsung tersenyum dan mengangguk paham,serta izin meninggalkan kantor mewah tersebut


__ADS_2