
Ken dan kedua sahabat syifa berjalan dengan sangat pasti menuju ruang tamu, mereka sama-sama memiliki berbagai pertanyaan dalam benak Mereka.ken berfikir sejak dulu belum pernah ada teman wanita yang datang ke rumah nya,Maya berfikir apakah tamu tersebut ada hubungan spesial dengan Ken atau Keluarga Azhar, sedang putri sangat penasaran dengan ucapan bik Jah yang mengatakan bahwa tamu tersebut adalah saudara nya.
Sementara syifa di atas baru saja selesai dengan mandi dan berpakaian serta sedikit polesan make up ala Nasyifa,ia juga akan segera turun karena ia ingin membantu para Art menyiapkan menu untuk makan malam mereka.
Ken dan kedua sahabat syifa sudah sampai, putri sangat terkejut saat melihat tamu tersebut adalah Stefany sang sepupu,begitu juga dengan ken dan maya.mereka bertiga langsung menghampiri Stefany.
"Ini kak minum dan cemilan nya, silahkan di nikmati"ucap Maya ramah
"loh kalian kerja disini?"tanya Stefany sedikit merendahkan
"Oh ngak kak,kami liburan di sini,tadi bik jah yang minta pada kami buat nemenin tamu kak Ken katanya"jelas Maya
"Ada apa Lo kerumah gue?" tanya Ken dingin,Maya dan putri memilih menjadi pendengar
"Oh ini loh Ken gue pengen banget ikut serta dalam acara fashion show yang Lo buat dengan Ray di bali
"Cuma itu ?" akan coba gue pikir kan dan tanya ke Ray dulu, dan kalau Ray setuju akan gue kabari di jam kantor dan di bahas di kantor bukan disini,ini tempat pribadi dan Syifa ga pernah suka kalau gue terima tamu kantor di kediaman pribadi,dan gue juga ga mau dia terganggu dengan tamu tamu gue" jawab Ken
"Oh sorry gue ga tau,kalau gitu gue izin pulang deh ya"jawab Stefany lesu dan hendak berdiri tapi tiba tiba datang syifa menghampiri mereka membuat Stefany mengurungkan niatnya
"Loh kak Stefany mau ke mana?"tanya syifa
'oh maaf kalau kami mengganggu,kami izin pulang sekarang ya"jawab Stefany sambil memperlihatkan senyum terpaksa nya.
"Kok buru buru banget sih,santai aja dulu, kita makan malam bareng, nanggung banget waktunya dan bentar lagi mama papa nyampe,kita bisa makan sama sama,kalau kalian bosan di sini kalian bisa jalan jalan di sekeliling rumah kok dan di belakang ada taman bunga lho,biar Puteri dan Maya yang akan temenin kalian, sorry karena fa mau bantuin bibik masak.jelas syifa panjang sedangkan Ken hanya diam
"Eh ga usah kami balik aja deh"jawab Stefany dan di angguki teman teman nya
"No...put may tolong ajakin mereka jalan jalan, kalian bisa kan jadi tour guide untuk sore ini"..pinta syifa pada kedua sahabat nya
"Oh tentu dengan senang hati bisa mengelilingi istana ini"jawab Maya dan di angguki putri
"ya udah kak, nikmati aja dulu hidangan Nya,maaf syifa tinggal ke dapur ya"
"oh ya silahkan" jawab mereka kompak tapi tiba-tiba mereka terdiam saat mendengar suara berat Ken
"Sayang.... jam berapa papa Mama nyampe?perlu aku jemput ga?"tanya Ken
"Sekitar satu jam lagi by, kayak nya mereka Maghrib di bandara deh,no..kata papa mereka di jemput mang Diman dan supir hotel"jawab syifa sambil tersenyum dan di angguki ken
"Ya udah aku mau selesai in beberapa berkas dan periksa Imel dari Dimas,..Cup cup"jawab Ken sambil bangun dan mencium singkat kepala syifa lalu melangkah meninggalkan mereka, membuat syifa sedikit malu di depan Stefany dan teman-temannya
"Hubby apaan sih, sorry kak," ucap syifa sambil tersenyum
"Vitamin honey,dan inget masakin aku menu yang aku pesan tadi ok"jawab Ken seraya berjalan menuju tangga.syifa hanya geleng-geleng dan juga meninggalkan Stefany dan teman-temannya di ruang tamu bersama
__ADS_1
putri dan Maya.
Syifa melangkah menuju dapur belakang, disana sudah nampak kesibukan para Art, syifa berencana memasak beberapa menu kesukaan papa dan Mama mertua nya.
Selesai memasak semuanya bersama para Art dan dua Chef di kediaman tersebut syifa Langsung menuju ke lantai atas untuk membersihkan diri nya setelah masak dan menyiapkan keperluan Shalat suaminya.
Syifa menghampiri mereka dan langsung mendudukkan bokong nya di sofa empuk ruang tamu mereka.sedang Ken setelah selesai shalat memilih untuk melanjutkan memeriksa Email yang masuk di laptopnya
"Udah jalan jalan nya?,bentar ya sekitar sepuluh menit lagi mereka nyampe kok,tadi mereka Shalat Maghrib di bandara" jelas syifa pada semua nya
"Ga masalah kok fa,tapi apa ga papa nih kami ikutan gabung makan malam disini,kok rasanya segan banget ya" ucap dari salah satu teman Stefany
"It's okay kak,Papa mama dan juga Oma itu care banget kok,ga perlu nervous gitu juga kali kayak mau ketemu presiden aja" ucap syifa sambil bercanda
"ye ini mah lebih dari presiden tajir nya" jawab mereka kompak
"Ga usah lebay deh"jawab syifa singkat.dan tak lama terdengar suara Salam dari luar dengan suara yang sangat syifa kenali, membuat syifa langsung berlari menuju asal suara, saat di depan pintu utama tampak lah rombongan yang sejak tadi ia tunggu
Syifa langsung berhambur dalam pelukan sang Mama dan papa baru setelah nya ke sang Oma.stefany dan teman-temannya merasa iri saat melihat bagaimana mereka menyayangi syifa dan manja nya syifa pada mereka.
"Kamu apa kabar sayang?Duh anak gadis mama,makin cantik aja,suami kamu mana sayang?" tanya mama membuat sang papa menggeleng kan kepalanya
"Nanya nya satu satu Donk ma,bikin anak gadis papa bingung aja mau jawab yang mana,sini sayang sama papa,anak mama itu anak laki-laki, kalau anak perempuan itu anak papa" ucap sang papa menggoda sang istri membuat syifa tertawa dan langsung juga memeluk sang papa
"Oma ..sayang,ga di peluk?suara Oma membuat yang lain langsung tertawa
" Oma biar aku yang peluk aja," tiba tiba Ken turun dan memeluk sang Oma dan di balas dengan senyuman dan juga pelukan hangat
__ADS_1
"kamu apa kabar sayang?gimana udah ada hasilnya? tanya Oma dengan wajah jahil nya
"Hasil apaan Ma,Oma? tanya semua serentak.membuat sang Oma melongo dan sedetik kemudian langsung tertawa sambil kembali berkata
"Ya hasil yang kita harapkan Donk sayang, jangan jangan kalian sengaja menunda nya ya?ingat ya sudah hampir setahun kalian menikah tapi Oma ga nanya karena Oma tau syifa masih sekolah,tapi untuk sekarang ga ada alasan lagi ya,kuliah bisa online.ucap sang Oma tegas membuat syifa langsung menuju sang Oma
"Oma sabar dong kami tiap hari usaha sambil berdoa,tapi belum ada hasilnya"ucap Ken langsung ceplos aja.
"Oma... setiap orang pasti mau itu,tapi kalau sekarang mungkin Allah belum bisa mempercayakan hal tersebut pada kami berdua, " terang syifa lembut.
"Tenang sayang,Oma nggak maksa, kalian bulan madu aja dulu.jawab sang Oma sambil tersenyum
"Bulan madu apaan Loh Oma? Udah hampir setahun" komentar syifa
"Ia hampir setahun tapi kan sempurna nya baru sebulan loh yang, sekarang malah ga terima tamu" ucap Ken santai sambil tersenyum nakal membuat wajah syifa merah karena menahan Malu
"Udah udah yok masuk,bikin anak gadis mama malu aja"ucap sang Mama sambil menarik tangan syifa agar masuk.
"oh iya ma kenalin ini sahabat fa, dan ini temen nya kak Kenzo, setelah semua canda tawa, mereka langsung menuju ke ruang makan.
mereka langsung makan dengan pilihan menu masing masing, Syifa dengan telaten mengambilkan nasi untuk sang suami dan juga Omanya, mereka makan dengan hikmat dan tanpa suara, setelah makan mereka menuju ruang tamu untuk sekedar ngobrol bareng karena sudah lama ga ketemu dan kebetulan juga sedang ada tamu.
Stefany dan teman-temannya langsung meminta ijin untuk pulang dengan alasan sudah malam dan dengan senyuman syifa mengantarkan mereka sampai di depan pintu utama.sedang Ken langsung menuju ruang kerja bersama sang papa, karena ada hal penting yang harus mereka bahas.
Mama Mitha membagikan mukena sebagai oleh oleh dari Turki untuk syifa dan sahabatnya, membuat kedua sahabat syifa sangat terkejut dan bahagia, mereka ga nyangka akan mendapatkan hadiah, terlebih lagi sebuah mukenah yang sangat cantik dan pastinya mahal, walaupun milik syifa pasti lebih mahal.
Setelah selesai dengan acara bagi oleh oleh mereka pun memutuskan untuk langsung tidur, karena besok syifa dan kedua sahabat nya harus ke sekolah untuk mengambil undangan acara perpisahan mereka, Maya yang pasti0 mm ayah nya tidak datang memberikan undangan tersebut untuk Syifa agar Abang syifa dan kakak ipar nya bisa masuk, karena memang sepasang dan Maya berharap di hari H nanti kakak ipar syifa mau menemaninya sesaat di panggung sebagai wali.
Sesampainya di kamar syifa Langsung menuju walk in close untuk mengambil baju ganti untuk nya dan langsung menuju kamar mandi untuk cuci muka dan gosok Gigi.sedang Ken masih di ruang kerja.
Ken masuk saat hampir tengah malam,tadi setelah ngobrol dengan sang papa Ken melanjutkan sedikit pekerjaan nya di kantor
Ken melihat syifa yang sudah tertidur pulas di atas ranjang mereka membuat ia sedikit menyunggingkan senyuman membayangkan saat-saat pertemuan pertama dengan mereka setelah mereka dewasa.
Sangat tak di sangka ken bisa jatuh cinta sedalam itu pada wanita yang memiliki paras nyaris sempurna tersebut, setelah selesai dengan Bebersih nya Ken langsung menaiki ranjang dan merebahkan tubuhnya di samping syifa, direngkuh nya tubuh wanita yang telah menjadi candu untuk nya dan dicium nya dalam dahi dan kepala syifa,lalu Ken mencium sekilas bibirnya.
Syifa yang merasakan beberapa pergerakan disampingnya dan merasakan ada yang menyentuh nya ia mengerjabkan matanya sedikit dan melihat sang suami yang sedang memeluk nya.
"Tidur lagi sayang..maaf ya mengganggu tidur kamu"ucap Ken, karena syifa membuka matanya
"Hubby udah selesai?ga ganggu kok, CUP...."ucap syifa lembut sambil tersenyum dan mengecup singkat bibir Ken,lalu memeluk Ken dan menelusup kan wajah nya di dada bidang Ken sambil mencium aroma maskulin yang sudah menjadi faforit nya.
Ken tersenyum melihat tingkah istri kecil nya tersebut yang memang sangat manja namun bisa sangat mandiri dan dewasa saat bersama orang lain, akhirnya Ken ikut terlelap dan menuju alam mimpi.
__ADS_1