
Sore hari yang cerah,di bandara internasional Soekarno Hatta kembali dihebohkan dengan keberadaan sang putra raja bisnis beserta Asisten pribadi nya,ya pria itu adalah Ken dan Dimas, mereka mendarat tepat pukul lima sore
melihat mereka yang keluar dari jalur khusus pesawat pribadi milik keluarga Azhar seketika semua perhatian pengunjung beralih pada mereka,Ken dan Dimas melanggar dengan pasti,tubuh proporsional mereka yang hanya menggunakan kemeja tanpa jas semakin menunjukan bentuk sispeax tubuh mereka.
Syifa yang sedari tadi menunggu di dalam mobil Lamborghini Aventador milik Ken langsung keluar saat sang supir mengatakan bahwa tuan muda nya sudah berjalan menuju ke luar bandara.
Saat melihat Ken syifa langsung berlari dan langsung berhambur dalam pelukan Ken,Ken yang melihat sang istri langsung memeluk nya di depan umum tanpa rasa malu malu seperti biasanya pun merasa sangat bahagia, dengan sangat lembut dia membalas meluk erat wanita cantik tersebut sambil mendaratkan beberapa kecupan di Kepala syifa
"Hubby... kangen." ucap syifa manja sambil memeluk erat tubuh Ken
"Aku juga kangen... kangen banget sayang"ucap Ken sambil menciumi kepala syifa
Sontak kejadian itu benar benar sangat menggegerkan publik, mereka sangat heran siapa gadis yang sangat cantik yang menjemput dan dengan beraninya memeluk sang tuan muda dari keluarga Azhar tersebut.
Syifa yang dengan penampilan santai nya langsung menggandeng Ken menuju mobil mereka, sedang Dimas hanya bisa pasrah melihat kelakuan pasangan muda itu,di pastikan besok maka dia lah yang akan menjadi bulan bulanan para wartawan.
Dimas langsung menuju mobilnya yang juga sudah menunggu di loby bandara,ia di jemput oleh Ray dan stiff.sedangkan Ken dan syifa menuju mobil nya yang juga sudah berada di lobby, saat melihat Ken dan syifa sang supir langsung membukakan pintu mobil untuk tuan dan nyonya nya.
sedangkan para bodyguard yang mengamankan mereka pulang khusus dengan mobil hotel.memang sudah selalu seperti itu karena memang saat masa kerja mereka di fasilitasi dengan tempat tinggal yaitu di mes hotel keluarga Azhar dan setiap hotel ada mes nya dan makan mereka boleh bebas.tapi mereka harus
Dan mereka akan pulang ke rumah keluarga mereka saat cuti tahunan atau saat saat penting,bagi yang sudah menikah dan keluarga nya di Jakarta mereka bebas tinggal dimana.
Dalam perjalanan syifa bertanya banyak pertanyaan membuat Ken sangat gemas
"by Mama papa kapan pulang"tanya nya
"Insyaallah dua hari lagi,kan Ayah sama Bunda mau datang kan"? jawab Ken sambil bertanya
"Trus Hubby kok ga jadi pulang bareng mama papa"tanya nya sambil mendongakkan kepalanya menatap wajah Ken
Ken diam sejenak memikirkan istri polos nya itu"Kangen kamu sayang"ucap Ken gemas
"fa juga kan-
Cup
Ucapan Syifa langsung terhenti saat bibir merah muda nya sudah di bungkam oleh kecupan dan lummatan oleh Ken, membuat syifa langsung memejamkan matanya dan memeluk erat tubuh Ken, mendapatkan respon tersebut dari sang istri rasanya membuat Ken tak sabar ingin segera sampai dan langsung memeluk erat tubuh syifa.
"Mang kita singgah di hotel aja dulu sebentar ya"perintah nya pada mang Diman
"Ia baik tuan muda"jawab mang Diman sedikit heran
"by kok pulang ke hotel?di rumah bibik udah masak loh"tanya syifa
"Aku kangen banget sayang sama kamu, dirumah.masih ada sahabat kamu kan?aku ga mungkin langsung bawa kamu ke kamar kita"ucap Ken
"kenapa''tanya syifa polos
__ADS_1
"karena aku pengen ajak kamu lama lama di kamar,ntar kamu di ledekin sama mereka"alasan Ken dan syifa langsung mengangguk membuat Ken sangat puas dengan istri polos nya tersebut
Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 menit mereka sampai di salah satu hotel milik keluarga Azhar,Ken langsung mengajak syifa masuk sambil merangkul mesra pinggang Syifa
"siang tuan muda"sapa resepsionis dan para karyawan yang berpapasan dengan mereka dan di balas Anggukan kepala oleh Ken
"Siang mbak, siang semuanya"jawab syifa ramah
"Sayang jangan genit genit ya, ntar aku kurang di rumah ga boleh keluar mau?"ancaman Ken
"No Hubby, itukan hanya membalas sapaan mereka aja kok by"jawab syifa sambil manyun mendengar Ancaman Ken
Saat telah sampai di lantai atas tempat nya di kamar mereka,Ken langsung menarik syifa dalam dekapan nya dan mendaratkan ciuman bertubi-tubi pada seluruh wajah syifa, dan tangan nya sudah membuka hijab yang menutupi rambut indah istri nya tersebut
Ken Semakin memperdalam ciuman nya yang kini sudah turun ke leher jenjang syifa dan meninggalkan banyak Kiss Mark disana membuat syifa sedikit mengeluarkan suara desahannya membuat Ken semakin bertambah besar hasratnya untuk mencumbui sang istri
Tanpa menunggu lama mereka sudah di atas ranjang dengan mata saling memandang,Ken menyatukan kening mereka sehingga hidung mancung mereka bertemu, wajah Ken yang sudah memerah menahan gairah nya
"Sayang boleh kan?"tanya Ken lembut dengan suara yang sangat berat, syifa mengangguk pelan sambil langsung menyembunyikan wajahnya di dada bidang Ken
Mendapat izin dari sang istri membuat Ken langsung bertindak dan dengan waktu singkat tubuh mereka sudah sama sama polos tanpa sehelai benang pun,Ken langsung menarik selimut menutupi seluruh tubuh mereka dan melanjutkan aktivitas nya dalam selimut dengan suara ******* sang istri.
"Aaahhh honey thanks i love you so much and i Miss you" ucap Ken saat telah mencapai puncak nya dan tubuhnya langsung terjatuh di atas tubuh syifa, sambil mengecup seluruh wajah syifa Ken menggeser posisi nya ke samping syifa dan langsung menarik syifa dalam dekapan nya tanpa melepas penyatuan mereka.
"love you to Hub-by and Miss you to"balas syifa dengan suara lembut dan terengah-engah.dan langsung balas memeluk erat tubuh Ken, menghirup aroma maskulin yang sangat ia rindukan selama sepekan terakhir
"sayang jangan pulang dulu ya, please sekali lagi,aku beneran kangen banget"bisik Ken di telinga syifa
"kamu ngantuk Hem? tidur aja dulu"ucap Ken sambil terus mengusap lembut punggung polos syifa
"No Hubby nanti orang dirumah pada khawatir"jawab syifa mengingat tadi para Art sibuk menyiapkan makan siang untuk mereka
"Mang Diman pasti udah bilang sayang sama bik Jah,kamu ga perlu khawatir ok"jawab Ken sambil terus menciumi wajah syifa dan tangan nya yang menjelajahi seluruh tubuh syifa membuat syifa sesekali menggeliat geli
"Baby jangan banyak gerak ini yang di dalam bangun lagi lho, ucap Ken sambil ******* tempat favorit nya membuat syifa langsung terpekik saat merasakan gigitan halus pada salah satu Aset berharga nya.
"Hub-by Ah geli by... ucap syifa sambil meremas rambut Ken membuat Ken tersenyum sambil terus menghisap ujung area faforit nya tersebut
"By...."rengek syifa
"Hem...." jawab singkat ken
"Hub-by.....geli"rengek syifa lagi
"Apa sayang"jawab Ken sambil mengangkat kepalanya menatap wajah merah syifa semakin membuat nya bersemangat
"Sabar ya bentar aja sayang,aku kangen banget sama seluruh tubuh kamu sayang,aku tersiksa banget jauh dari kamu"ucap Ken sambil kembali melanjutkan aktivitas nya menyusuri setiap lekuk tubuh syifa
"Hub-by fa fa udah"jawab syifa lirih saat sudah merasakan pelepasan nya, membuat Ken tersenyum puas melihat wajah cantik istri nya saat merasakan puncak dalam penyatuan mereka
"Sebentar lagi ya sayang aku belum"jawab Ken yang semakin cepat memacu tubuh nya, sehingga membuat syifa kembali mendesah dibawah tubuh kekar nya
__ADS_1
"Hub-by......"
"Ya sayang.... peluk aku Baby... Aaahhh sayang please peluk yang erat"bisik Ken saat tubuh nya tumbang di atas tubuh syifa dan memeluk erat tubuh wanita itu.
"I love you honey, thanks"ucapan itu tidak pernah ia lupakan sambil kembali mencium seluruh wajah syifa
"To"jawab syifa lemas membuat Ken tersenyum sambil mengelus lembut kepala syifa
"kita mandi sekarang atau nanti sayang?"tanya Ken lembut
"sekarang aja boleh by?biar kita bisa makan di rumah"jawab syifa lembut masih dalam dekapan erat tubuh kekar Ken
"Oke sayang"ucap Ken sambil langsung menggendong syifa menuju kamar mandi, mereka berendam air hangat sebentar untuk merilekskan otot otot tubuh mereka yang baru saja selesai beraktivitas yang lumayan melelahkan.
Setelah selesai dengan ritual mandi dan berganti pakaian mereka langsung turun menuju lobby hotel dan langsung menghampiri mang Diman yang nampak sedang santai mengobrol di sofa yang tersedia di lobby hotel tersebut dengan beberapa karyawan hotel.
Saat melihat sang majikan sudah turun ia langsung bangun dan menghampiri mobil yang akan membawa sang majikan ke kediaman keluarga Azhar
"Ayok mang"ajak Ken dan di angguki mang Diman sambil langsung membuka kan pintu mobil untuk sang majikan
"langsung ke rumah kan den? tanya mang Diman memastikan dan di jawab anggukan kepala oleh Ken
Akhirnya merekapun meninggalkan hotel dengan meninggalkan banyak tanda tanya bagi orang orang yang melihat mereka masuk dan keluar hotel
Setelah perjalanan sekitar 30 menit mereka sudah sampai di depan pintu utama kediaman mereka,Ken langsung turun sambil menggandeng tangan syifa dan di susul pak Diman yang membawa satu koper kecil milik Ken dan langsung mengantarkan nya ke lantai atas.
"Assalamualaikum"ucap syifa dan Ken secara bersamaan
"Waalaikum salam"jawab bik Jah dan beberapa Art
"Bik Maya sama putri mana?"
"di kamar non,tadi sehabis makan siang katanya mau istirahat sebentar"jelas bik Jah
"non sama Aden udah makan, atau mau bibik buatkan makanan apa? tanya bik Jah perhatian
"Boleh bik tapi jangan banyak banyak dan yang paling gampang aja bik biar cepat,fa udah lapar bik, hehehe"jawab syifa polos yang dibalas anggukan kepala oleh bik Jah, membuat Ken langsung menatap kearah Syifa
"Sayang kalau lapar kenapa ga bilang tadi?kan kita bisa makan di luar, ucap Ken sambil terus menatap wajah cantik istri nya
"No Hubby fa males banget jadi pusat perhatian orang"jawab syifa sambil tersenyum
"Maaf... ucap Ken lirih sambil mencium seluruh wajah syifa tanpa ia sadari ia melakukan itu di depan para Art, membuat para Art menahan sesak nafas mereka menyaksikan betapa romantisnya sang tuan muda dingin mereka
"Untuk"tanya syifa
"Udah buat kamu kelaparan, seharusnya tadi Kita langsung pulang aja,ga harus singgah di hotel dulu"jawab Ken Santai lagi tidak menyadari kehadiran para Art nya yang kembali melongo mendengar pembicaraan sang tuan muda dan sang istri
"Hubby udah ya malu di dengar bibik"bisik syifa membuat Ken baru menyadari kekonyolan nya.
"
__ADS_1