Gadis Ku

Gadis Ku
Part 60


__ADS_3

Syifa dan Ken sudah selesai dengan pakaian mereka, yang pastinya sudah melalui perdebatan sengit antara pasangan muda tersebut, karena sang suami selalu protes dengan penampilan sang istri yang memang selalu terlihat cantik dan menarik, ditambah lagi akhir akhir ini syifa memang terlihat lebih berisi dan itu membuat nya terlihat lebih seksi di mata ken, sehingga membuat nya semakin posesif



Mereka menuruni tangga dengan bergandengan tangan membuat para maid sangat mengagumi pasangan muda tersebut, mereka merasa seperti sedang melihat pasangan artis dalam film, dan mereka juga mengakui bahwa istri dari sang Tuan muda memang sangat cantik sebagai seorang wanita, dan membuat mereka menjadi berfikir pantas saja mereka tidak pernah melihat Ken membawa wanita, ternyata sang tuan muda sudah memiliki calon di Indonesia


sampai di lantai dasar Ken langsung bertanya kepada maid yang sedang bebersih di dekat ruang tamu


" Mbak papa, mama dan Dimas masih di kamar ya?" tanya Ken sambil mengedarkan pandangannya melihat ketiga orang tersebut


" Tuan besar, nyonya dan mas Dimas udah di teras den" jawab sang maid sopan sambil sedikit menunduk dan di angguki oleh Ken


" makasih ya mbak" ucap syifa lembut sambil tersenyum sebelum meninggalkan tempat tersebut dan langsung di jawab dengan anggukan kepala oleh sang maid


Ken langsung menarik lembut tangan syifa dan melangkah menuju pintu utama mansion mewah tersebut, dan tampak ketiganya sedang duduk di bangku teras sambil mengobrol ringan, mereka memang menunggu Ken dan syifa dan akan berangkat bersama Ke Rumah Sakit, ken dan syifa Langsung menghampiri ketiganya dan mereka langsung menuju mobil masing-masing yang memang sudah di siapkan oleh supir di kediaman keluarga Azhar tersebut


Ken dan syifa satu mobil dan tidak menggunakan supir, sedangkan sang papa dan Mama mereka memilih menggunakan supir, dan Dimas memutuskan menggunakan salah satu moge milik Ken,dia malas membawa mobil karena sendiri dan rencananya setelah dari rumah sakit ia akan nongkrong bareng temen temen nya,makanya dia tidak naik mobil Ken atau sang papa


Sekitar 45 menit mereka menempuh perjalanan karena memang sedikit macet, walaupun jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi,itu di sebabkan karena ini hari week end sehingga jalanan di penuhi oleh pengendara yang mungkin ingin menikmati akhir pekan mereka, mereka langsung menuju parkiran yang memang di khususkan untuk keluarga pemilik rumah sakit tersebut


Ken dan syifa Langsung turun dan mengikuti sang papa dan Mama dan juga diikuti oleh Dimas di belakang mereka, sampai di lobby Dimas spontan langsung tertawa membuat kedua orang tua Ken langsung melihat ke arah dimas, begitu juga dengan Ken dan syifa yang merasa heran," kenapa tiba-tiba Dimas tertawa..?" dalam hati mereka bertanya


"Ada apa mas kok kamu tiba tiba tertawa gitu ...?" tanya sang Mama karena penasaran


" gak ma...tiba tiba aja Dimas teringat sesuatu kejadian manis tahun lalu di sini ma.." jawab Dimas sambil tersenyum dan sedikit melirik ke arah Ken dan syifa, membuat syifa Langsung melotot sempurna mengingat sesuatu dan dia langsung terlihat sedikit salah tingkah saat mengingat rumah sakit tersebut


" Maksudnya...? kalau ngomong itu yang jelas ,kamu itu kebiasaan kalau ngomong suka buat orang penasaran" komentar sang Mama dan di angguki oleh sang papa, membuat Dimas langsung kembali tertawa seraya melihat Ken dan syifa, dan itu membuat Ken langsung paham


" Disini ni ma kami berempat pernah jumpa cewek cantik dan secara ga sengaja kami tu naksir tuh cewek secara berjamaah" cerita Dimas sambil menggeleng, membuat semua langsung melotot sempurna ke arah dimas dengan pikiran dan ekspresi yang berbeda


" Lo..." ucap Ken geram sambil melotot melihat ke arah syifa, sedangkan syifa sedikit tersenyum,ia tidak yakin kalau yang Dimas maksud adalah pertemuan pertama mereka

__ADS_1


" wah trus gimana ending nya...?" tanya sang Mama antusias, sedang sang papa sudah sedikit curiga dan teringat tentang foto foto yang dikirimkan oleh orang suruhan nya untuk mengawasi syifa dan Ken saat syifa ke new York


" ya Ending nya kami bertiga menyerah ma.. karena kami yakin kalau saat itu seorang Kenzo sangat terpesona dengan kecantikan wanita tersebut" jawab Dimas sedikit mendramatisir membuat Ken langsung melotot sempurna dan langsung memeluk erat pinggang Syifa dari samping


" trus sekarang dimana cewek itu..?" tanya sang Mama yang semakin penasaran dan belum nyambung kalau yang di maksud adalah syifa, sementara sang papa hanya menggeleng melihat keusilan Dimas,beda lagi dengan syifa yang nampak sedikit cemberut


"Tuh di samping Ken" jawab Dimas santai membuat syifa Langsung mengangkat wajahnya bersamaan dengan sang Mama yang menganga seraya melihat sang menantu kesayangan nya


" kak Dimas apaan sih...?" omel syifa dengan wajah yang terlihat sangat merah karena menahan malu, membuat Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya dan mencium lembut kepala syifa membuat yang lain langsung tertawa terbahak-bahak


" jadi kalian semua pernah naksir secara berjamaah sama princess papa...?" tanya sang papa sedikit meledek, membuat Ken langsung melotot sempurna ke arah sang papa, sedang yang di pelototi hanya nyengir dan menggidikkan bahunya dan Dimas nyengir sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


" Udah yang ga usah di dengerin tu mulut somplak Abang yang ga ada akhlak itu"ucap Ken sambil terus menciumi kepala syifa, membuat mereka semakin menjadi pusat perhatian, yang sejak awal turun dari mobil mereka sudah menjadi pusat perhatian orang orang di tempat tersebut,di tambah lagi dengan adegan Ken yang terlihat jelas sangat menspesialkan wanita cantik yang tengah ia peluk mesra sambil terus menciumi kepala nya sepanjang perjalanan menuju lift khusus keluarga Azhar


sang Mama yang melihat nya sangat gemas, dengan tingkah syifa yang kalau malu selalu menyembunyikan wajahnya di dada bidang Ken, tidak perduli walau mereka sedang berada di tempat umum, syifa pasti akan langsung memeluk orang terdekat nya jika ia merasa sangat malu, sedangkan Ken ia sangat bahagia dan menikmati kebiasaan sang istri yang semakin membuat nya merasa sangat dicintai oleh wanita cantik tersebut, sehingga semua orang akan tau bahwa wanita cantik tersebut adalah miliknya


Mereka sudah sampai di lantai paling atas dan itu khusus ruangan VVIP, dari jauh sudah terlihat beberapa bodyguard yang berjaga di depan pintu ruangan sang Oma, mereka langsung melangkah menuju ruangan tersebut dan dari luar sudah terdengar suara aunty dan si kembar yang tengah berbincang dengan dokter dan perawat yang menangani sang Oma.


mereka langsung masuk setelah mengucapkan terimakasih dan tak lupa sang bodyguard juga menunduk hormat, ken yang tau para bodyguard tersebut tengah mencuri pandang pada istri membuat nya langsung bersuara


" jaga mata kalian kalau masih ingin tetap bekerja pada keluarga Azhar" ucap Ken dingin dengan nada yang terdengar mengintimidasi, membuat para bodyguard langsung menunduk dengan wajah pucat karena ancaman sang tuan muda yang mereka tau tidak pernah main main dengan ucapan nya


Saat mereka masuk langsung mengalihkan perhatian yang didalam ruangan tersebut dan dokter serta beberapa perawat langsung terkesiap saat melihat syifa, mereka bengong dan seakan tidak bisa bersuara, membuat yang lain heran, sedangkan Ken sangat geram saat melihat pandangan kagum mereka pada syifa


" Sayang....ya ampun makin cantik aja sih ponakan aunty ini, pantesan aja suami kamu makin Bucin" ucap sang aunty sambil memeluk tubuh syifa dan di ikuti oleh si kembar, mereka sangat bahagia saat melihat syifa dan Ken, sepupu kesayangan mereka


" katanya kamu lagi pregnant ya...? udah berapa bulan sayang...?" tanya sang aunty seraya mengusap lembut perut syifa membuat syifa Langsung tersenyum dan mengangguk


" masuk bulan ke lima aunty" jawab syifa, membuat sang aunty terlihat sangat bahagia, karena sebentar lagi akan ada yang memanggilnya dengan sebutan Oma dan itu membuat nya merasa sangat bahagia dan tidak sabar lagi


Sedangkan sang dokter dan perawat nya lebih melongo saat melihat wanita paruh baya itu mengungkapkan kata pregnant seraya mengusap perut syifa, mereka kira syifa adalah kekasih Ken, bukan istri karena mereka melihat jelas wajah syifa masih seperti anak sekolah, begitu juga dengan Ken yang sangat terlihat masih sangat muda

__ADS_1


Ken langsung memberikan instruksi kepada sang dokter agar segera meninggalkan ruangan tersebut bila sudah selesai dengan tugasnya, sebagai dokter dan tau siapa yang sedang memberikan perintah langsung mengangguk dan meninggalkan ruangan tersebut, mereka tidak mau kehilangan mata pencaharian mereka


Melihat kelakuan Ken membuat semua yang ada di ruangan tersebut menggeleng sambil tersenyum, termasuk sang Oma yang tengah sakit langsung tertawa melihat tingkah cucu laki-laki satu-satunya itu, melihat sang Oma yang tampak sangat bahagia membuat yang lain juga ikut senang, karena sejak beberapa bulan ini sang Oma selalu cemberut karena harus menahan rasa rindu nya pada sang cucu, yang ia tau tidak bisa meninggalkan syifa karena masih sangat trauma dengan kejadian keguguran syifa


Syifa langsung menuju sang Oma dan memeluk nya penuh haru, syifa yang sejak kecil sudah tidak memiliki nenek lagi, membuat dirinya memang sangat menyayangi wanita yang sudah semakin tua tersebut, kasih sayang yang sang Oma berikan untuk nya memang tidak pernah terlihat bahwa syifa bukan cucu kandung nya, begitu juga yang sang Oma rasakan,ia merasakan kasih sayang tulus bagaikan dari cucunya sendiri dari wanita cantik tersebut


"Oma apa kabar....? fa kangen banget sama Oma..., maaf fa baru bisa datang, waktu aunty bilang Oma sakit lagi..fa masih belum boleh melakukan perjalanan jauh oleh Dokter yang me menangani fa..." ucap syifa sendu seraya menjelaskan pada sang Oma


" Oma sudah tau sayang bagaimana keadaan kamu jadi kamu ga perlu merasa bersalah dan minta maaf gitu, asalkan kamu baik baik saja..Oma sudah bahagia sayang, jaga baik-baik calon cicit Oma ya.., penerus keluarga Azhar.." ucap sang Oma lembut sambil mengelus lembut kepala dan punggung Syifa


" Insyaallah Oma...fa janji fa ga akan se ceroboh yang pertama..." ucap syifa haru


" Itu bukan kesalahan kamu sayang... tuhan memang ingin mengunjungi kalian, dengan mengambil kembali yang sempat Ia titipkan di rahim kamu,itu hanya sedikit yang Tuhan ambil dari kita, apakah kita masih taat kepada Nya,maka itu jangan pernah kalian lupa satu hal,segala sesuatu yang saat ini dan kedepannya kalian miliki,itu semua bukan milik kita, tetapi milik Allah SWT yang hanya di titipkan pada kita,maka itu kita harus selalu bersyukur karena di berikan kepercayaan dari Nya dan kita harus bisa berbagi dan tidak salah mempergunakan itu semua" ucap sang Oma lembut menasehati semuanya


" Ia Oma...fa percaya dan yakin Tuhan lebih tau apa yang terbaik untuk Ummat nya, dan fa juga udah ikhlas kok Oma dengan kejadian itu" jawab syifa lembut dengan suara bergetar dan air mata yang sudah membasahi pipinya, melihat itu Ken langsung menarik syifa dalam pelukannya dan mencium lembut kepala syifa, menenangkan sang istri cantik nya


" kamu jangan Modus ya Muhammad Kenzo Azhar" ucap sang Oma lucu, membuat yang lain langsung tertawa terbahak-bahak


"Oma ini aneh deh, yang halal juga di protes, apalagi kalau sampai yang belum halal" jawab Ken tanpa melihat wajah geram sang Oma, karena ia sedang fokus menghapus air mata yang membasahi pipi mulus sang istri


" heh... kalau dulu dan selamanya kamu berani bawa perempuan selain Syifa kehadapan Oma dan keluarga yang lain,kamu kira kamu akan bisa selamat..., bahkan kalau Oma sudah meninggal pun, Arwah Oma tidak akan pernah bisa terima itu" ucap sang Oma sambil melotot


" kalau Syifa yang ngizinin Ken buat poligami gimana dong...? tanya Ken bercanda dengan wajah tanpa dosa dan belum menyadari bahwa ucapan nya membuat wajah syifa berubah dan langsung melepaskan pelukannya pada Ken, dan itu membuat Ken sadar akan ucapan nya dan dengan sigap langsung kembali memeluk erat tubuh syifa dengan wajah nya yang terlihat sangat serba salah, membuat yang lain ingin menertawakan nya


" sayang....aku cuma bercanda kok, Insyaallah cinta dan sayang aku ke kamu ga akan pernah berkurang...kamu separuh jiwaku dan kamu adalah hidup dan mati nya aku,itu yang selalu aku minta pada setiap akhir dari Doa ku.." ucap Ken lembut berbisik di telinga syifa membuat syifa semakin mengeratkan pelukannya ditubuh kekar Ken


" Fa takut Hubby ninggalin fa atau menghianati fa..." ucap syifa jujur dengan suara putus putus akibat menahan tangisnya, dengan cepat Ken meraih dagu syifa dan menangkup kedua pipi wanita cantik tersebut dan langsung menghujani nya dengan ciuman bertubi-tubi di wajah cantik syifa, tanpa memperdulikan yang lainnya yang terlihat melongo melihat ketakutan di wajah Ken


" Sayang....lihat aku, aku memang tidak berani bersumpah kepada siapa pun kecuali kepada Tuhan ku, bahwa aku bersumpah kepada Tuhan ku kalau aku sangat menyayangi dan mencintai kamu, sehingga aku selalu memohon agar hanya maut yang memisahkan kita dan kita akan kembali dipersatukan di Akhirat kelak sebagai bidadari surga ku" ucap Ken sambil kembali menghapus air mata di pipi mulus syifa membuat syifa Langsung kembali memeluk erat tubuh Ken


Ucapan Ken benar-benar membuat syifa dan yang lainnya sangat terharu, seorang Kenzo yang mereka tau selalu berprilaku dingin dan datar, tapi hari ini mereka melihat dan mendengar langsung sebesar apa cintanya kepada wanita yang bernama Nasyifa,cinta yang memang sudah tumbuh sejak mereka masih kecil, ternyata semakin besar seiring berjalannya waktu dan mereka berharap apa yang pasangan muda itu harapkan akan di kabulkan oleh sang Mama pemberi

__ADS_1


__ADS_2