
Sore menjelang syifa terbangun dan melihat sang suami yang masih tertidur pulas di sampingnya seraya memeluk nya posesif, syifa terus memandangi wajah tampan Ken dan membelai lembut wajah dan rambut Ken, membuat empunya langsung membuka mata nya dan itu membuat syifa sedikit terkejut karena tiba-tiba Ken sudah membuka matanya
" udah puas mandangin wajah tampan suaminya..?" tanya Ken sambil semakin mempererat pelukannya, sehingga membuat tubuh mereka tanpa jarak
" Hubby udah bangun....? sesak loh by peluknya kuat banget" ucap syifa manja membuat Ken langsung mengurai pelukan nya dan langsung memposisikan dirinya di atas tubuh syifa, membuat syifa terkesiap
" Udah gak sesak lagi kan..? mandi bareng yuk, udah hampir Maghrib juga" ajak Ken lembut sambil memandangi wajah cantik syifa, dan syifa Langsung mengangguk patuh, membuat Ken Sangat bahagia
CUP cup cup
Ken langsung menghujani wajah syifa dengan ciuman bertubi-tubi, membuat syifa geli dan tertawa terbahak-bahak dan Ken langsung menggendong syifa menuju ke kamar mandi, sampai di kamar mandi seperti biasanya Ken langsung menyiapkan air hangat dan menambahkan esensial, selanjutnya Ken langsung menuju syifa dan membantunya melepaskan seluruh pakaian syifa dan langsung menggendong syifa ke dalam buth up
Mereka mandi bersama hingga hampir dua jam, seperti biasa setiap mandi bersama itu adalah kesukaan Ken, karena ia pasti akan mendapatkan hak nya sambil mandi dan syifa tidak pernah bisa menolak nya, karena mereka berada dalam satu buth up dan sama sama dalam keadaan polos membuat Ken leluasa melakukan aksinya
Setelah selesai dengan mandi yang di tambah dengan derama panas nya Ken, mereka langsung bersiap untuk melaksanakan Shalat Maghrib berjamaah di kamar mereka, setelah selesai dengan Shalat nya,Ken langsung mengganti bajunya dengan baju santai dan mereka langsung turun menuju lantai dasar
Di meja makan sudah terlihat kedua orang tua Ken dan Dimas yang sedang mengobrol tentang acara fashion show yang baru mereka gelar di Seoul Korea Selatan, dan Dimas juga mengatakan banyak kolega bisnis Ken yang mengajak mereka untuk membuka cabang di beberapa negara yang belum ada cabang mereka, tapi Ken sepertinya masih mempertimbangkan karena ia tidak ingin sering sering meninggalkan syifa
" malam semua..." sapa kedua nya saat mereka tiba di meja makan
" malam ..." jawab mereka kompak
" duh sayang nya Mama... capek banget ya..." ucap sang Mama yang langsung memeluk dan mencium lembut wajah syifa
" dikit kok ma,ini juga udah enakan kok,fa Kangen mama, papa" ucap syifa manja sambil mencium sang Mama
" mama juga kangen sayang...cucu Oma apa kabar sayang..? capek ya pulang ke kampung Daddy nya..?" ucap sang Mama sambil mengusap lembut perut syifa membuat syifa Langsung tersenyum
__ADS_1
" kalau sama papa udah ga kangen lagi kan, udah ada anak nya yang gantiin papa nya" canda sang papa membuat syifa Langsung memeluk sang papa dari samping
" papa apaan sih,sok sensitif banget kayak orang lagi PMS aja,fa itu kangen banget sama papa, tapi takut ntar istri papa cemburu kalau liat fa peluk peluk papa" canda syifa membuat sang Mama langsung melotot dan menarik hidung mancung syifa dan yang lain langsung tertawa terbahak-bahak
" ia dong..kamu kan udah punya suami sendiri ngapain coba peluk peluk suami mama... kurang tampan ya suami kamu itu..?" canda sang Mama membuat syifa Langsung melotot dengan wajah cemberut dan langsung duduk di samping Ken, membuat sang Mama sangat senang melihat wajah ngambek menantu cantik nya
Setelah selesai dengan bercanda dan kangen kangenan nya, mereka langsung memulai makan malam mereka dengan sangat hikmat seperti biasanya tidak ada ngobrol saat sedang makan, yang ada hanya suara dentingan sendok makan yang sesekali terdengar di ruangan makan tersebut
Setelah selesai dengan makan malam mereka, mereka langsung menuju ruang keluarga dan melanjutkan obrolan mereka di ruang santai tersebut sambil menikmati berbagai cemilan seperti buah, puding dan dessert yang selalu di siapkan oleh koki di mansion mewah tersebut, dan setelah beberapa jam kemudian mereka langsung menuju kamar masing-masing, kecuali Dimas ia izin keluar untuk nongkrong bareng temen temen nya dan akhirnya Ken juga ikutan karena syifa memang mengizinkan nya
Setelah kepergian Ken, syifa langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang sambil memainkan ponselnya sebentar, membalas beberapa chat dari para sahabatnya dan juga Abang serta kakak ipar nya dan beberapa chat dari teman teman kampusnya
Sedangkan Ken dan Dimas baru saja tiba di salah satu cafe faforit mereka yang sering mereka jadikan tempat nongkrong bareng saat Ken di New York dan sampai sekarang semua teman teman nya masih menjadikan tempat tersebut tempat favorit mereka yang memang cafe tersebut tempat nya para anak Sultan nongkrong, mulai dari para cewek juga model muda dan para cowok cakep
Kedatangan Ken membuat kehebohan di cafe tersebut, Ken yang sudah hampir dua tahun tidak pernah terlihat lagi di tempat tersebut dan sekarang tiba tiba muncul lagi dan menurut mereka dengan wajah yang terlihat semakin tampan dan tegas, membuat mereka merasa seperti mimpi melihat pria pujaan mereka kembali di tengah tengah mereka, dan itu bagaikan tiupan angin segar setelah melewati Padang tandus
para wanita yang baru pertama melihat wujud pria tampan yang kini menjadi pusat perhatian orang orang yang ada di cafe tersebut serasa tidak bisa menghembuskan nafas mereka, dan mereka sangat penasaran siapa sebenarnya pria tampan tersebut
"hey bro, finally it's here Lo.... I thought you had completely forgotten about New York( Hai bro akhirnya datang juga Lo...kirain udah beneran lupa sama New York)" ucap salah satu dari mereka dan di balas dengan gelengan kepala oleh Ken
" Where's your beautiful wife... why aren't you invited? doesn't it say stiff there's your wife here too(mana istri cantik Lo...kok ga di ajak..? bukan nya kata stiff ada istri Lo juga di sini) tanya temen nya yang lain
" he rested, he was tired he said just this afternoon we arrived(istirahat dia, capek katanya baru tadi siang kami nyampe) jawab Ken santai sambil meraih satu botol air mineral dan sedikit meneguknya
Tak berapa lama stiff dan Ray juga nyampe dan mereka langsung duduk seraya meletakkan beberapa cemilan yang baru saja mereka beli di market terdekat cafe tersebut
" Syifa kok ga Lo ajak..." tanya Ray saat melihat Ken hanya dengan Dimas
__ADS_1
" ga mau dia, capek katanya pengen istirahat, dari tadi juga ngeluh mual terus, baru selesai shalat Maghrib tadi ngerasa enakan" jawab Ken menjelaskan dan di angguki oleh Ray
"lagian ini juga udah malem,ga baik untuk kesehatan dia, apalagi dia emang jarang banget keluar malam" timpal stiff dan langsung di angguki oleh Ken
Mereka semua sangat antusias mengobrol dan bercanda, mereka juga penasaran dengan kehidupan keempat pria tampan tersebut yang sekarang memilih hidup di negara Asia tenggara yang lumayan jauh dengan negara yang biasa mereka tempati sejak kecil, dan mereka juga sangat ingin mengunjungi Indonesia dan berencana akan liburan ke Jakarta
Ken dan para sahabatnya hanya tertawa melihat kehebohan para teman teman mereka dengan rasa penasaran yang cukup tinggi dan semangat yang luar biasa,di tambah lagi dengan cerita stiif yang mampu membuat mereka bertambah penasaran dan sangat ingin mengunjungi Indonesia
Mereka juga sesekali mengisengi Ken yang katanya sudah menikah, tapi mereka belum bisa percaya seratus persen, karena mereka belum melihat langsung seperti apa wujud wanita yang mampu mengikat seluruh hati Ken dan memutuskan menikah di usia yang masih sangat muda
Mereka semua meminta bertemu langsung dengan syifa, karena sebagian dari mereka memang mengetahui siapa syifa, wanita cantik yang pernah menjadi trending topik di KHS dan kampus mereka, dan wanita yang pernah ada dalam obrolan mereka saat nongkrong bareng temen temen mereka, wanita yang mereka tau selalu berdebat dengan Ken dan wanita pertama yang menunjukkan rasa tidak tertarik nya pada seorang Kenzo Azhar
Dan sekarang mereka mendengar bahwa Ken menikahi wanita cantik tersebut,itu benar benar membuat mereka merasa seperti mimpi dan sedikit tidak percaya dengan cerita yang mereka dengar, mengingat seperti apa hubungan keduanya dan sering nya Stefany melabrak syifa, menuduh nya merebut Ken dari nya
Dan yang mereka tau juga kalau Stefany ikut pindah ke Jakarta setelah Ken pindah, apakah Ken pindah ke Jakarta memang untuk mengejar syifa..?, tapi dari yang mereka lihat saat di New York Ken tidak pernah terlihat mendekati wanita cantik tersebut, dan malah terkesan Ken cuek walaupun memang mereka akui Ken tidak pernah terlihat kasar pada syifa setiap kali mereka berdebat dan itu termasuk salah satu bukan kebiasaan seorang Kenzo
yang mereka tau Ken tidak pernah bisa diam saja saat ada wanita yang berani macam-macam dengan nya, tanpa sungkan ia pasti akan langsung memarahi orang tersebut, namun sangat berbeda jauh saat mereka melihat kehadiran seorang Nasyifa si wanita super cantik yang bisa membungkam mulut pedas seorang Kenzo
Mereka mengobrol Sampai akhirnya Ken memutuskan untuk pulang,ia takut syifa akan terbangun tengah malam dan membutuhkan sesuatu,Ken dan Dimas langsung menuju mansion keluarga Azhar, begitu juga dengan Ray dan stiff mereka juga memutuskan untuk langsung pulang karena waktu sudah menunjukan tengah malam
Sampai di mansion Ken dan Dimas langsung melangkah menuju kamar mereka masing masing, sampai di kamar Ken dapat melihat syifa yang tertidur pulas di atas ranjang nya,Ken langsung menuju kamar mandi untuk sekedar cuci muka dan gosok Gigi, setelah nya Ken langsung menuju ranjang dan ikut merebahkan tubuhnya di samping syifa sambil menarik syifa dalam dekapan hangat nya
Syifa yang merasakan ada pergerakan di sampingnya, sedikit membuka matanya dan melihat Ken yang tersenyum dan mencium lembut kepala syifa
" udah pulang..." tanya syifa lembut sambil menyusupkan wajah nya ke celuk leher Ken dan memeluk erat tubuh Ken
" udah..maaf aku ganggu tidur kamu ya..?" jawab Ken sambil mengelus lembut kepala dan punggung Syifa, dan syifa hanya menggeleng
__ADS_1
" ya udah tidur lagi ya..."ucap Ken sambil mengecup singkat bibir dan kening syifa, dan di balas Anggukan kepala oleh Syifa
Akhirnya mereka sama sama tertidur pulas dan menuju ke mimpi indah bersama dengan saling berpelukan