
Matahari mulai menampakkan sinar terang nya menyinari bumi,bagi sebagian orang yang harus melakukan kegiatan pagi nya kini sudah akan kembali bersiap untuk memulai harinya.bagi yang mengais rezeki di waktu malam maka ini adalah tanda bahwa waktunya bagi mereka untuk beristirahat, menggantikan tidur malam mereka
Syifa menggeliat pelan membuat Ken terbangun dan langsung melihat wajah cantik istri nya yang sangat tenang dalam dekapan nya,Ken tersebut pahit saat melihat mata sembab Syifa dan wajah sedihnya,ia tau istri cantik nya semalam menangkap dalam tidur dan mengagumkan kata maaf pada calon buah hati mereka.
Ken bangun secara berlahan dan sangat hati-hati agar tidak membangunkan istri cantik nya,Ken melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya dan mengganti bajunya dengan baju yang semalam di antar oleh Dimas, setelah selesai Ken langsung keluar dan ternyata di kamar tersebut sudah ada kedua orang tuanya yang tengah menatap sendu wajah cantik sang menantu
Ken melangkah mendekati kedua orang tuanya dan meraih tangan mereka sambil mencium punggung tangan kedua orang tuanya,sang papa menepuk nepuk pundak Ken, memberinya semangat akan apa yang terjadi pada syifa dan calon buah hati mereka
Sedangkan sang Mama langsung memeluk erat tubuh Ken dengan air mata yang sudah membasahi pipinya,sang Mama sangat terkejut saat tadi dokter Hadi mengatakan bahwa janin yang syifa kandung tidak bisa di selamatkan, karena beberapa faktor yang sudah dokter Hadi jelaskan langsung pada kedua orang tua Ken
" Sayang ...kamu yang sabar ya nak...semua ada hikmah nya.. kalian masih muda, masih banyak kesempatan..kamu harus lebih kuat dari istri kamu..dia butuh kamu ..." ucap sang Mama dalam dekapan Ken
" Boy .. jangan putus asa ya,coba lagi dan lagi... kalian masih bisa menghasilkan beberapa Kenzo atau Nasyifa junior..."ucap sang papa sambil menggoda Ken.
" Papa ini apaan sih... anak nya lagi sedih sempat sempatnya becanda...ketus mama Mitha
Papa Mama Udah tau? tanya Ken bingung... dan di jawab anggukan oleh kedua orang tuanya
" tadi pagi saat kami sampai di parkiran kami ketemu dokter Hadi dan ia yang menceritakan semua nya ke kami" cerita sang Mama dan papa bersama
Maaf pa .ma..kami belum bisa mengabulkan permintaan papa, mama...tapi Ken yakin stress yang syifa hadapi gara gara foto foto yang seseorang kirim ke ponselnya.." ucap Ken lirih
" Foto apa sayang...?" tanya sang Mama, sedangkan sang papa sudah tau karena Dimas sudah menceritakan semuanya sampai keguguran syifa
" Itu ma kemaren malam saat di Bali para desainer,Endors, model dan beberapa kolega bisnis kita ngajakin jalan jalan bareng dan mereka ngakak nongkrong di club',Ken udah nolak..tapi karena semua ikut Ken jadi ga enak kalau ga ikut,tapi Ken gak nyentuh apapun di tempat itu,ternya ada yang mengambil foto Ken di tempat itu dan mengirim nya ke syifa" ...
cerita Ken pada kedua orang tuanya
" makanya jangan suka banget ke tempat orang maksiat gitu" komentar sang Mama
" Ma Ken udah gak pernah lagi ke tempat itu, setelah pertemuan pertama kami saat di New York dan ken langsung suka sama dia,Ken berfikir kalau wanita berhijab pasti ga akan pernah suka dengan pria yang sering ke club" jawab Ken apa adanya, membuat kedua orang tuanya tersenyum dan sedikit menyesal karena terlalu lama memisahkan mereka berdua
Tanpa mereka sadari sejak tadi ada sepasang mata yang melihat mereka ngobrol, Syifa dengan mata berkaca-kaca terus menatap lekat ketiga orang yang sedang ngobrol dan belum menyadari bahwa syifa sudah terbangun,tapi tiba-tiba Ken melihat syifa yang sedang menghapus air matanya
" Sayang...kamu Udah bangun?mau ke kamar mandi...?" tanya Ken penuh perhatian dan kedua orang tuanya pun langsung melihat ke arah syifa
__ADS_1
"Sayang.....kamu udah bangun..? maaf ya nak kalau kami ganggu."
" Princess papa udah bangun ternyata" ucap sang Mama dan papa berbarengan seraya mendekati syifa dan langsung memeluk sayang wanita cantik yang kini menjadi menantu kesayangan mereka
"Maaf.....hanya kata itu yang terdengar dari syifa
"Sayang kamu ga perlu minta maaf.. seharusnya kami yang minta maaf karena gak bisa jagain kamu... sampai sampai kamu pingsan di kampus " jawab sang Mama lembut seraya mengusap lembut punggung dan kepala syifa
" Pa..ma...maaf Syifa ga bisa jaga calon baby,maaf syifa udah buat papa, mama kecewa" ucap syifa dengan penuh air mata
" Sayang....
" Princess.... ucap sang Mama dan papa secara bersamaan
" jangan pernah bicara seperti itu sayang...kamu itu putri kami sejak usia kamu 7 tahun dan itu tidak akan pernah berubah sampai kapan pun sayang, makanya kami menikah kan kalian karena kami ga mau kamu itu akan jauh dari kami,dan syukur nya kalian itu saling mencintai" ucap sang Mama dan di angguki oleh sang papa
" Tapi ma....baby udah ninggalin fa ma.... bahkan fa belum tau apa jenis kelaminnya dan seperti apa wajahnya...." jawab syifa sesenggukan membuat Ken langsung mendekat dan mengelus lembut punggung syifa
"Sayang udah.... jangan sedih lagi.. kalian masih muda dan masih banyak banget kesempatan, mungkin karena kalian belum bulan madu makanya yang ini gagal, karena produk dalam negeri...coba kalau produk luar negeri..." canda sang Mama membuat syifa Langsung melepas pelukan nya pada sang Mama
" Kebiasaan deh Lo masuk ga ketuk pintu dulu... " omel Ken pada dimas
"Sorry bro,pa,ma, habis nya tadi Dimas dengar dari luar suara ketawa seru banget,kan ga mungkin kalau kalian berdua lagi mesra- mesraan.." jawab Dimas jujur yang baru sadar dari keterkejutan nya melihat kecantikan sempurna seorang Nasyifa dalam hati Dimas(pantes aja Ken ga sanggup nunggu Syifa lulus udah di bobol, orang cantik nya gila,gue yang liat sebentar aja rasanya seperti mimpi,gimana Ken yang semalaman bareng satu kamar) batin Dimas membayangkan sang adik angkat yang berstatus sebagai suami dari wanita yang memiliki kecantikan nyaris sempurna tersebut
Syifa masih terus memeluk erat tubuh Ken dengan air mata yang masih mengalir deras di wajahnya, membuat Ken benar-benar Marasa sangat bersalah dengan kesedihan sang istri
"Ken orang kita udah dapet bukti pengirim foto itu,dan Stiff sama Ray udah black list dia dari fashion show untuk hari ini dan dua hari kedepannya" jelas Dimas pada Ken
" Siapa orang nya...?" tanya Ken dan sang papa bersamaan
" Stefany....,dia sengaja supaya kalian ribut dan dia bisa deketin Lo..." jawab Dimas apa adanya membuat sang Mama langsung melotot ke arah Ken dan syifa Langsung melepas pelukan nya dari tubuh Ken
" Shitt.... umpat Ken dengan wajah merah nya menahan emosi" Lo urus dia dan black list semua brand supaya dia tau dengan siapa dia berurusan" ucap Ken dan di angguki oleh sang papa,tapi tidak dengan syifa..dia langsung menggeleng
" No ....kak Dimas.. jangan black list dia dan lanjutkan fashion show nya... please fa mohon...dia tidak seratus persen salah..dia bisa melakukan itu karena obsesi nya untuk memiliki seseorang itu sangat besar dan ada kesempatan bagi nya untuk berbuat sesuatu yang tidak ia pikirkan dengan baik, Maka jadikan itu pelajaran bagi kita agar bisa berusaha untuk menghindari memberikan kesempatan kepada orang lain,dan syifa mohon setelah dia pulang dari Bali tolong atur jadwal pertemuan kami berdua di ruangan pribadi di kantor papa" jawab syifa membuat semua yang ada di ruangan tersebut terdiam
__ADS_1
" Tapi sayang...dia sudah membuat kamu salah faham dan dia berniat buruk pada pernikahan kita..." jawab Ken sambil mengelus lembut pipi mulus syifa
" No By....fa juga salah terlalu percaya dengan apa yang fa lihat dan Hubby juga salah karena merasa tidak enak pada orang lain membuat Hubby melangkah ke tempat yang dibenci Allah...dan tolong jangan mempersulit ia meraih rezeki dan cita cita nya..hanya saja fa minta ini adalah kontrak terakhir dia dengan Hubby..." ucap syifa sambil menatap wajah Ken dalam
Ken langsung mengangguk" itu pasti sayang...aku ga mau kamu cemburu lagi..." goda Ken membuat syifa Langsung melotot
" Trus apa yang ingin kamu lakukan sayang saat kamu bertemu dengan nya...? papa khawatir dia akan lebih menyakiti kamu..." ucap sang papa mertua
" Biar syifa yang pikirkan pa dengan cara apa menghilangkan hama yang seperti itu.." jawab syifa sambil melihat wajah Ken
" Makanya jadi laki laki itu jangan play boy supaya ga banyak mantan gitu, bikin anak gadis mama sedih aja,tau play boy mama setujui aja waktu ustadz Riza di ponpes Syifa yang suka sama syifa dan akan menunggu sampai syifa usia 20 tahun" Omel sang Mama membuat Ken langsung melotot kearah sang Mama
" Mama mau melihat Ken ga akan menikah dan mama ga akan pernah mempunyai cucu,mama tau semua mantan Ken itu ga ada yang Ken cintai ya ma, semuanya mereka yang duluan nembak Ken" jawab Ken jujur
" Trus kenapa pas pertama Lo liat foto Syifa di akun kampus Lo langsung kaku kayak patung" tanya Dimas membuat wajah Ken langsung merah
" Betul kamu Mas... sampai sampai dia berani nantangi papa dan Mama pas kami bilang mau pertemukan sama seseorang yang bakal jadi calon istrinya" timpal sang papa membuat Ken semakin tersudut
" Ya itu karena emang Ken ngerasa antara kami seperti ada satu ikatan dan ada banyak kesamaan antara aslinya dengan gadis kecil yang selalu datang dalam mimpi Ken.." jawab Ken sambil langsung memeluk syifa karena sejak tadi syifa tidak sedetik pun memalingkan wajahnya dari Ken.
" papa mama mau tau apa jawaban Ken pas Dimas tanya dia mau nyoba ngak pacaran sama cewek yang stiff tunjukkan ke dia...?" tanya dimas membuat kedua orang tua Ken langsung mengangguk
" Apa?" tanya papa Araaf
" Dia bilang.......gue mau masuk sebentar lagi ada kelas..dan pas ketemu pertama kali pas Dimas bilang paket komplit dia no komen trus yang kedua kali Dimas tawarin syifa buat jadi istri Ken kata syifa dia ga mau sama anak Sultan dan papa tau reaksi Ken....? dia cuma geleng-geleng kepala doang.coba kalau kami bahas dia sama mantan mantan nya dia langsung jawab mama * mama punya pilihan buat gue* hahaha seru kan pa..? ledek Dimas membuat Ken melotot geram pada Dimas, sedangkan kedua orang tua Ken tertawa ikut meledek Ken dan syifa Langsung melepas pelukan nya dan kembali menatap wajah Ken
" Beneran tu By....?" trus kenapa ga coba untuk jujur...?" tanya syifa lembut tapi dengan nada meledek Ken
" Hem...angguk ken..emang kalau aku jujur sama kamu dan meminta kamu untuk jadi pacar aku apa yang akan kamu jawab...?" tanya Ken ke syifa membuat syifa langsung melihat sang papa
" kalau jujur fa akan bilang...jodoh di tangan Tuhan dan karena Hubby orang nya suka memaksa seperti saat di Turki fa akan suruh buat jumpai papa dan Ayah....? " jawab syifa jujur membuat mereka kembali tertawa
" Kalau aku ketemu papa...yang jantungan bukan aku ...tapi papa dan Mama kesayangan kamu itu, karena mereka menyembunyikan identitas kita berdua dan pasti aku akan minta di nikahkan saat kita pertama ketemu...?" jawab Ken membuat syifa menggeleng dan yang lain melongo
" Bucin Lo" ucap Dimas geram
__ADS_1