Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 53


__ADS_3

Setelah melepas kepergian para kolega bisnis nya Ken langsung menarik syifa dalam lift dan menekan tombol menuju lantai paling atas, setelah sampai di depan ruangan nya Ken langsung berpesan pada sekretaris nya untuk tidak mengizinkan siapapun masuk ke ruangan nya,sang sekretaris langsung mengangguk patuh


Ken juga meminta kepada sekretaris nya untuk menyiapkan alat makan dan mengantarkan ke ruangan nya, setelah mengatakan semua perintah nya pada sang sekretaris Ken langsung masuk ke dalam ruangan nya menyusul syifa yang sudah lebih dulu masuk setelah memberikan satu kotak makanan yang berisi makan siang, cemilan dan beberapa potong cake, membuat sang sekretaris sangat senang karena ia sudah tau buatan syifa selalu sangat enak.


sesampainya di dalam ruangan Ken langsung memeluk syifa dari belakang dan menciumi leher, dan kepala syifa yang masih terbungkus hijab nya, syifa yang sedikit terkejut pun langsung membalikkan badannya dan menatap wajah Ken


" Hubby.... kebiasaan deh...kaget tau... lepasin dulu ih ntar mbak sekretaris masuk malu loh"ucap syifa sambil menciumi kan singkat dan memukul lengan Ken, membuat Ken langsung tertawa dan memeluk erat tubuh syifa sambil menciumi seluruh wajah syifa


" kangen sayang....ini di lepas ya biar bisa gini..."ucap Ken sambil melepaskan hijab syifa dan menampilkan leher jenjang syifa dan rambut indah syifa yang awalnya ia sanggul langsung terlepas karena ulah Ken yang menarik tengkuk syifa dan langsung ******* bibir ranum syifa hingga berlanjut ke leher jenjang syifa sehingga meninggalkan jejak milik nya.


Saat sedang asyik dengan hobinya tiba tiba Dimas masuk dan sangat terkejut melihat adegan live di depan nya dan ditambah lagi dibelakang Dimas di susul oleh sang sekretaris yang ingin mengantarkan peralatan makan untuk sang Bos dan istrinya,tapi malah ia dikejutkan dengan adegan live pasangan muda tersebut


Ken mengeram kesal saat melihat Dimas masuk tanpa mengetuk pintu,Ken langsung menarik syifa dalam dekapan nya sambil menutup kepala syifa dengan jas yang masih ia pakai, syifa yang menyadari ada orang lain ikut memeluk erat tubuh Ken dan menyusupkan wajah di dada bidang Ken


" DIMAS...... brengsek Lo kebiasaan masuk ga ketuk pintu..." umpat Ken dengan wajah merah nya


" Sorry bro.... lupa gue kalau ada bu Bos di sini, lagian Lo sabar dikit Napa...Bu Bos baru aja nyampe udah Lo hajar aja, tunggu siap makan dulu kek, dan nih ada kamar juga, selalu di sini, bikin gue ga fokus kerja ntar" bantah Dimas tak terima dengan makian dari Ken


Sedangkan sang sekretaris sejak tadi hanya diam melongo melihat betapa cantiknya istri bos nya tersebut.


" Keluar Lo....." ucap Ken pada Dimas sengit, membuat Dimas mendengus kesal dengan tingkah Bos, sahabat sekaligus adik angkatnya itu


"Ok..fa mana jatah makan siang kakak...? ada kan?" tanya nya yang langsung mendapat pelototan dari Ken, membuat Dimas tersenyum kecut


" Keluar ga Lo... nanti di antar sama Lisa" Ken yang menjawab pertanyaan Dimas, sedangkan syifa hanya mengangguk dalam dekapan Ken, sedangkan Lisa sang sekretaris masih mematung di belakang Dimas,Dimas membalikkan badannya dan melangkah meninggalkan ruangan tersebut dengan wajah sedikit terkejut karena ia baru tau kalau di belakang nya ada Lisa


Lisa mencoba menarik nafas dalam-dalam dan hembuskan perlahan, mencoba menetralkan detak jantungnya yang berdegup kencang menyaksikan bagaimana posesifnya Ken pada istrinya,Lisa yang sangat tertarik pada bos nya tersebut benar benar merasa sangat iri melihat perlakuan Ken pada syifa yang menunjukkan betapa ia sangat memuja wanita yang berparas cantik tersebut


Setelah Dimas keluar Ken langsung menyingkap jas nya dari kepala syifa,Ken mengelus lembut kepala syifa seraya mengatakan bahwa Dimas sudah keluar, syifa langsung mengangkat kepalanya menatap wajah Ken yang tersenyum padanya, syifa menatap Ken Dengan wajah cemberut membuat Ken sangat gemas melihat tingkah syifa


"Sini rambutnya aku gulung lagi.." ucap Ken sambil merapikan anak rambut syifa yang menutupi sedikit wajah nya, syifa hanya menurut saat Ken membalikkan badannya membelakangi Ken, dengan sangat lembut Ken mencoba menggulung rambut indah syifa, sehingga menampakkan leher jenjang syifa yang putih mulus, membuat Ken menelan sliva nya ber ulang ulang.


" Jadi keringat waktu kita kecil kalau gini,tiap pagi kamu minta aku yang ikat rambut kamu kalau kita mau sekolah..." ucap Ken sambil mengenang masa kecil mereka dan mengecup singkat leher belakang syifa,membuat syifa Langsung tertawa geli


Sedangkan Lisa sang sekretaris masih melongo mendengar ucapan Ken barusan( apa mereka sejak kecil bersama) monolog nya dalam hati dan dia sangat terkejut saat melihat Ken mencium lembut leher belakang syifa,dia benar benar shock bos muda yang setia hari dia lihat sangat dingin,tegas dan terkesan tidak perduli dengan sekitarnya..tapi sekarang ia melihat bagaimana Bucin nya pria tampan itu pada wanita yang memang Lisa akui sangat cantik dan memikat itu.


Ken yang baru menyadari adanya sang sekretaris langsung berkata agar meletakkan perlengkapan makan nya di meja sofa di ruangan nya

__ADS_1


" letakkan di meja itu aja semua nya" ucap Ken kembali ke mode dingin nya, syifa yang mendengar sang suami berbicara dengan orang lain pun langsung membalikkan badannya melihat arah pintu masuk


" Baik Tuan" jawab Lisa langsung melangkah menuju sofa dan meletakkan perlengkapan makan yang ia bawa di atas meja yang di tunjukkan sang bos nya tersebut


" Mbak Lisa tunggu sebentar...ini buat mbak Lisa dan ini tolong antar kan ke ruangan kak Dimas ya.. isinya sama" ucap syifa lembut sambil menyerahkan dua paper bag kecil pada Lisa yang disambut canggung oleh Lisa karena ia fokus melihat wajah cantik syifa tanpa hijab (ni bocah mau di apakan aja cantik) monolog nya dalam hati


Setelah kepergian Lisa, barulah syifa menyiapkan makan untuk Ken dan untuk dirinya, mereka makan dengan hikmat dan tanpa suara, sesekali Ken meminta agar syifa menyuapinya dan syifa tidak menolak nya, selesai makan mereka Shalat Zuhur bersama di ruangan pribadi Ken


Setelah selesai Ken langsung keluar dari kamar pribadi nya dan melanjutkan pekerjaannya yang lumayan banyak, sedang syifa memilih istirahat di kamar pribadi di ruangan Ken, setelah beberapa jam dan Terdengar suara azan Ashar,Ken menghentikan kegiatan nya dan langsung menuju kamar pribadi nya, melihat syifa yang masih tertidur pulas.


Ken membangun kan syifa dengan sangat lembut sambil menciumi seluruh wajah nya, syifa yang merasa tidurnya terganggu pun langsung menggeliat dan mengerjabkan matanya, syifa tersenyum saat melihat wajah tampan Ken yang tengah menatap nya lembut


" Hubby...udah selesai kerja nya?" tanya syifa lembut dengan suara khas bangun tidur


" Belum sayang...tapi udah Ashar, kita Shalat dulu yuk.." ajak Ken lembut sambil mengusap lembut kepala syifa dan meraih tangan syifa menarik pelan membantu syifa bangun dari tidur nya


Mereka sama-sama menuju kamar mandi,tapi saat di kamar mandi syifa Langsung terkesiap saat tiba tiba Ken memeluk erat tubuh syifa dan ******* bibirnya dalam dan menuntut lebih


" Sayang.... mandi bareng yuk..." bujuk Ken dengan suara yang sudah terdengar berat


" Ia tapi selesai ini ya... sebentar aja kok" jawab Ken yang sudah melepas semua yang menempel di tubuh syifa sambil mengisi bath up kemudian melepaskan yang melekat di tubuhnya,Ken langsung ngangkat syifa kedalam bath up bersamaan dengan dirinya juga masuk,Ken melanjutkan aksi nya sehingga mereka sama sama men*** hebat, setelah nya Ken menggendong syifa ke luar dari kamar mandi dan melanjutkan nya di atas ranjang kamar pribadi nya


Syifa yang memeluk erat tubuh Ken benar-benar tidak berdaya karena ulah suami dingin nya itu,Ken yang semakin bersemangat melihat syifa yang terlihat semakin cantik dan seksi di bawah kukungan nya, syifa meremas kuat rambut dan punggung Ken saat ia mencapai puncak nya,Ken yang merasakan tubuh syifa menegang membuat nya tersenyum puas, sampai ia mencapai puncak kenikmatan nya yang benar benar selalu ingin ia rasakan bersama satu satunya wanita yang sangat ia cintai itu yang kini tepat berada di bawah kukungan nya.


Ken memeluk erat tubuh syifa setelah pelepasan nya, syifa yang merasa tubuh Ken bergetar langsung membalas pelukan Ken sambil menelusup kan wajah di celuk leher Ken dan mencium nya lembut,Ken yang merasakan bibir lembut syifa menyentuh leher nya langsung mengangkat wajahnya menatap wajah syifa dan menciumi seluruh wajah nya


" kamu goda aku lagi sayang....? ini loh masih belum aku lepas..." bisik Ken lembut di telinga syifa, membuat syifa menggeliatkan tubuh polosnya yang masih menyatu dengan Ken


" Sayang......kamu nakal ya... bangun lagi tanggung jawab lho.." ucap Ken sambil membalikkan tubuhnya dan sehingga membuat tubuh syifa tepat di atasnya dengan posisi mereka yang masih menyatu, syifa terpekik saat merasakan sesak dibawah nya


" Hub-by..... ucap nya terpotong oleh Ken yang langsung ******* bibirnya dengan sangat lembut dan jangan lupa tangan nakal Ken yang sudah menjelajah tempat favorit nya, meremas dan menghisap lembut meninggalkan banyak jejak milik nya.


" Sayang.... seperti ini aja ya, sumpah full banget di dalam nya..." bisik Ken sambil mulai menggerakkan tubuhnya, syifa yang benar-benar sudah seperti terhipnotis oleh sang suami tampan nya hanya bisa memeluk erat tubuh Ken merasakan setiap sensasi yang berbeda yang diberikan oleh Ken, setelah hampir satu jam baru Ken melepas penyatuan mereka dan langsung menggendong syifa ke kamar mandi untuk membersihkan diri mereka dan selesai nya mereka langsung Shalat


Ken kembali melanjutkan memeriksa beberapa berkas yang masih terlihat menumpuk di meja nya, memang sejak setelah merayakan lebaran bersama keluarga syifa di Aceh papa Araaf sudah mulai melepaskan sedikit demi sedikit salah satu perusahaan keluarga Azhar pada Ken, khusus nya yang bergerak di bidang penerbangan dan fashion, membuat Ken akhir akhir ini terlihat lebih sibuk


Syifa yang sudah mengganti bajunya dan sedikit memoles bibir nya dengan lipstick teen nya pun langsung keluar menuju meja kerja Ken sambil membawa beberapa cemilan dan cake keju kesukaan Ken, syifa langsung duduk di pangkuan Ken membuat Ken langsung tersenyum dan mencium sekilas kepala syifa

__ADS_1



" Mau lagi?" goda Ken membuat syifa Langsung melotot,Ken hanya tersenyum sambil memeluk erat pinggang Syifa,Ken yang memang merasakan akhir akhir ini syifa terlihat lebih.manja pada nya jadi tidak heran saat syifa langsung duduk di pangkuan nya


" Ada apa Hem?" kok istri aku manja banget" tanya Ken sambil menyatukan kening mereka, syifa hanya menggeleng sambil langsung memeluk erat tubuh Ken


" Itu cemilan nya By...makan sendiri ya..fa mau main game..." ucap nya dalam dekapan Ken sambil meraih handphone Ken yang terletak di atas meja kerja Ken


" Suapi dong sayang..aku lagi kerja loh..kamu jangan banyak gerak nanti bangun lagi dia.." keluh Ken sambil mencium kepala syifa


"No Hubby fa mau main game.. nanti kalah." ucap syifa yang sudah membuka aplikasi handphone Ken, sedangkan Ken hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah manja syifa


" Trus handphone kamu mana..? kenapa pakai handphone aku..? kalau ntar ada telfon penting gimana...? tanya Ken membuat syifa Langsung cemberut


" Kan ada telfon kantor,kak Dimas juga ada, kalau urusan pekerjaan pasti mereka ada no Asisten pribadi atau no telp kantor yang mereka tuju, kecuali Hubby lagi nunggu telfon seseorang secara pribadi..." jawab syifa membuat Ken mengerutkan keningnya, karena ga biasanya istri cantik nya itu membantah, apalagi terlihat posesif seperti itu


" Udah pinter ya istri aku...kenapa Hem? udah mulai cemburu sekarang..? udah sadar kalau suami nya banyak banget penggemar nya..? ucap Ken menggoda Syifa membuat syifa Langsung melotot


" kenapa ga suka istri nya pinter..? ga suka istrinya pegang ponsel nya..? ga suka kalau istrinya cemburu..?" ucap syifa dengan wajah yang sudah di penuhi air mata membuat Ken Sangat terkejut melihat reaksi syifa, Belum sempat ia bicara syifa sudah langsung berdiri, meraih tasnya dan menuju pintu


Ken yang baru sadar dari keterkejutan nya langsung bangun dari duduknya dan berjalan meraih tangan syifa yang sudah memegang handle pintu sambil mengusap air matanya


"Sayang....hai ...kamu mau kemana...? kamu kenapa Hem...? ucap Ken sambil menarik syifa dalam dekapan nya dan menciumi kepala syifa yang terbungkus hijab instan nya


" fa mau pulang..biar Hubby bebas terima telfon dari siapa pun ga ada yang cemburu.." jawab syifa sambil meronta dalam dekapan Ken


" Sorry... sayang....maaf..lihat aku...aku cuma bercanda...ga biasa nya kamu suka periksa handphone aku, makanya aku becandain kamu...kita duduk yuk..nih Handphone nya aku kasih ke kamu, terserah mau kamu apakan,mau ambil buat kamu juga boleh..kita tukaran handphone ya..tapi kalau ada telfon penting kamu alihkan ke nomor kamu ya..." bujuk Ken lembut sambil menggendong syifa dan kembali ke meja kerja nya


" Aku selesai kan ini bentar ya..ga banyak lagi kok, sekitar 30 menit selesai, nanti kita makan di luar ya..kamu mau makan apa hem..? tanya Ken lembut, syifa masih sesenggukan dalam dekapan Ken,ia hanya mengangguk sambil memainkan handphone Ken, sedang Ken yang melihat hanya bisa tersenyum


" Fa pengen banget Rujak,pizza,burger, sama SOP buah, boleh ya...." ucap nya manja membuat Ken melotot


" banyak banget...? gimana cara makan nya? tanya Ken sambil mengelus lembut pipi syifa menghapus air mata yang masih tersisa di wajah cantik istri nya.


" ga boleh ya udah..." ucap syifa cemberut


" Boleh kok..tapi jangan berlebihan ya,aku takut kamu sakit... ucap Ken lembut dan di Angguki kepala oleh Syifa sambil langsung memeluk erat tubuh Ken seraya mengucapkan terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2