Gadis Ku

Gadis Ku
Ekstra part 62


__ADS_3

Hari terus berlalu menjadi Minggu dan Minggu menjadi bulan, kedua orang tua Ken juga sudah berada di Jakarta termasuk sang Oma yang sudah terlihat lebih baik lagi,kini usia kandungan syifa sudah memasuki bulan ketujuh dan itu semakin membuat seorang Kenzo bertambah posesif dan protektif terhadap syifa


Sesuai dengan adatnya orang Indonesia saat kehamilan memasuki usia tujuh bulan maka akan diadakan siraman terhadap sang ibu hamil, serta doa bersama , mereka juga mengundang anak yatim dan meminta doa kebaikan dan keselamatan bagi ibu dan calon baby nya, dan proses tersebut berjalan dengan lancar, kedua orang tua syifa beserta keluarga yang lain juga hadir dalam acara saklar tersebut, syifa sangat bahagia dengan berkumpul nya semua keluarga mereka, dan syifa serta Ken juga mendapatkan beberapa nasehat dan gambaran bagaimana menjadi orang tua yang baik untuk buah hati mereka kelak


Malam hari setelah acara selesai, Ken langsung menuntun syifa menuju kamar tidur mereka dan meminta agar syifa langsung istirahat,ia ga mau wanita kesayangan nya tersebut terlalu lelah, apalagi kini wanita tersebut tengah mengandung darah dagingnya,Ken ga mau kalau sampai syifa sakit,maka ia akan merasa lebih sakit jika melihat pujaan hatinya tersebut mengalami kesakitan


Sampai di kamar Ken langsung menuntun syifa menuju ranjang mereka dan mengambilkan wanita cantik tersebut sebuah gaun tidur,Ken langsung membantu syifa mengganti bajunya dan dengan teliti ken membantu syifa membersihkan sisa makeup yang menempel di wajah cantik syifa, setelah selesai Ken langsung menghujani wajah syifa dengan ciuman bertubi-tubi dan membaringkan wanita kesayangan nya di ranjang mereka, dengan lembut Ken memeluk dan mengusap punggung syifa, sehingga dalam waktu singkat wanita cantik tersebut sudah terlelap bersama mimpi


Ken yang melihat sang pujaan hatinya sudah terlelap langsung tersenyum dan memberinya sebuah kecupan manis di kening dan bibir syifa, berlahan Ken bangun dan turun dari ranjang,Ken harus kembali ke acara mereka karena para sahabatnya masih berada di tempat, tadi Ken hanya izin sebentar untuk mengantarkan syifa istirahat di kamar mereka


Sesampainya di bawah Ken melihat semua keluarga inti dan keluarga syifa serta Sahabat nya sedang sangat asyik ngobrol sambil sesekali bercanda dan tertawa riang, membuat mereka terlihat begitu dekat dan saling menghargai satu sama lain,dan itulah yang Ken suka,para sahabat nya memang selalu bisa menyesuaikan diri mereka dengan cepat dan tepat


Ken melangkah menghampiri mereka dan langsung memilih duduk di samping khuza sang keponakan syifa yang terlihat sedang asyik bermain dengan sang adik yang baru berusia sekitar dua tahun tersebut,Ken memang terbilang cukup dekat dengan keponakan syifa, walaupun mereka jarang bertemu tapi mereka sering melakukan Vidio call dan Ken juga sering meminta sekretaris nya untuk mengirimkan beberapa hadiah buat sang keponakan


Khuza yang baru menyadari kehadiran Ken di samping nya langsung tersenyum cantik


" Uncle tau dek abizar sangat bahagia saat melihat hadiah yang Uncle kirim bulan lalu, makasih banyak ya uncle,semoga sehat selalu dan diberikan kebahagiaan dunia dan akhirat" ucap nya tulus membuat semua yang ada di tempat tersebut langsung melongo mendengar doa anak yang masih kelas dua sekolah dasar tersebut


" ia sayang.. Alhamdulillah kalau adx abizar nya senang dan terimakasih atas doa nya,uncle ikhlas kok asal kalian patuh pada orang tua" ucap Ken sambil mengelus lembut kepala khuza


" Syifa udah tidur boy...?" tanya sang Mama pada putra sematawayang nya


" Udah ma.. kalau belum tidur mana mungkin Ken bisa turun ke sini ma,bisa ngambek seminggu"jawab Ken apa adanya membuat yang lain langsung tertawa terbahak-bahak


" maafin anak bunda ya sayang kalau terkadang sangat manja dan bikin kamu repot"ucap bunda nya syifa lembut


" bunda ga perlu minta maaf gitu.. Syifa itu istri Ken dan Ken sangat bahagia bisa bersama syifa, kebahagiaan nya adalah yang utama buat Ken, jadi bunda ga perlu merasa Ken terbebani dengan syifa" ucap Ken sopan pada sang ibu mertua


" Namanya juga wanita hamil pembawaan nya pasti berbeda-beda,semanja apapun dia sekarang dan esok,dia tetap putri kesayangan kami, menantu kesayangan keluarga Azhar" ucap sang Mama dan langsung di angguki oleh sang papa


" bunda tenang aja... semanja apapun syifa,Ken ga akan pernah bisa berkutik Bun... seluruh keuangan Ken dibawah kendali istrinya dan perlu bunda tau,Ken itu BUCIN akut sama istrinya dan ga bakal berani macam-macam sama istrinya" ucap Dimas sengaja membuat Ken di tertawakan oleh yang lain dan mereka semua langsung mengangguk tanda setuju, membuat Ken langsung melotot sempurna


Melihat reaksi Ken yang terlihat salah tingkah semakin membuat mereka merasa seperti mendapatkan mainan baru, karena yang biasa mereka lihat ialah wajah dingin pria tampan tersebut, sementara Ray dan stiff mereka sangat bahagia melihat Ken di bully oleh keluarganya

__ADS_1


Tuan Araaf yang melihat putra sematawayang nya yang biasa terlihat dingin, cuek dan datar akhirnya ikutan tersenyum sambil geleng-geleng kepala dan sedikit meninjau bahu Ken


" Tenang boy yang penting pujaan hati udah jadi milik seorang Kenzo,dan sebentar lagi juga sudah ada Kenzo junior, jadi memang harus di manjain dan di sayang" ucap sang papa yang langsung mendapat acungan jempol dari yang lain.


Tanpa terasa ternyata waktu sudah cukup larut, akhirnya mereka memutuskan untuk langsung istirahat di kamar masing-masing yang memang sudah di siapkan oleh sang pemilik rumah, termasuk para sahabat Ken yang akhirnya memutuskan untuk menginap di rumah mewah tersebut, karena waktu sudah cukup malam membuat mereka merasa sangat malas untuk mengemudikan mobil


Keesokan paginya semua sudah siap dan keluarga Azhar akan mengantarkan keluarga syifa ke bandara, mereka akan kembali ke Sumatra, syifa terlihat sangat berat melepaskan pelukannya pada kedua orang tuanya, membuat Ken langsung memeluk nya erat seraya mengusap lembut kepala dan punggung Syifa


" udah dong yang...dua bulan lagi Insya Allah Ayah sama bunda juga datang lagi, kesibukan Ayah dan bang qausar ga bisa di tinggal lama,kita juga harus bisa ngerti sayang..." ucap Ken lembut menenangkan sang pujaan hatinya


" tapi fa masih kangen banget by... Hubby ga izinin fa ikut" ucap syifa manja sambil memeluk erat tubuh Ken dan menyembunyikan wajahnya di dada bidang Ken


" trus kalau kamu ikut,aku siapa yang akan nemenin..? kamu tega tinggalin aku dan aku ga sanggup jauh dari kamu yang..." jawab Ken sambil menangkup kedua pipi mulus wanita cantik tersebut


Syifa langsung menggeleng cepat menjawab pertanyaan sang suami yang sangat ia cintai tersebut,ia juga ga akan sanggup jauh dari pria tampan tersebut,dan juga ga mungkin bisa ninggalin seorang Kenzo, syifa langsung kembali memeluk erat tubuh Ken sambil menggeleng membuat Ken langsung tersenyum dan mencium dalam kepala syifa


Setelah Keluarga Syifa di pastikan sudah meninggalkan bandara internasional Soekarno Hatta, Kenzo dan syifa Langsung menuju mobil dan meninggalkan bandara, begitu juga dengan kedua orang tua Ken yang memang sudah lebih dulu pulang karena sang papa ada rapat mendadak


Ken memutuskan membawa syifa ke kantor nya sebentar, karena ada beberapa berkas penting yang harus ia tandatangani dan ada sedikit pertemuan dengan beberapa infestor yang langsung datang dari luar negri, syifa tidak keberatan,ia malah sangat bahagia karena memang akhir akhir ini syifa terlihat lebih posesif pada Ken, membuat Ken terkadang sedikit pusing menghadapi kecurigaan wanita yang sangat ia cintai tersebut


saat Ken sedang asyik dengan berkas nya dan sedang serius mempelajari beberapa berkas proyek baru, ia dikejutkan dengan tingkah syifa yang Langsung duduk di pangkuan nya sambil langsung memeluk erat tubuh Ken dan membenamkan wajahnya di celuk leher Ken, membuat konsentrasi Ken sedikit terganggu


" kenapa Hem...? tanya Ken lembut sambil mengelus lembut punggung syifa dan mencium kepala nya


" Ngantuk by.." jawab syifa manja sambil mengusap lembut wajah nya di leher Ken


" kamu jangan godain aku yang..." ucap Ken serak dengan suara berat nya, sementara syifa langsung terpejam dan tidak menjawab apa yang baru saja dikatakan sang suami


Ken menggeleng menyadari bahwa sang istri sudah tertidur, terdengar dari helaan nafasnya yang terdengar teratur, sebelah tangan Ken langsung memeluk tubuh syifa dan ia kembali melanjutkan aktivitas yang tak ingin ia bawa pulang, karena syifa selalu marah kalau Ken membawa pulang pekerjaan nya ke rumah, kecuali memang urgen.


Selang beberapa menit ken langsunh berdiri sambil menggendong syifa dan membawa nya ke kamar pribadi milik ken yang tersedia di ruangan tersebut dan langsung membaringkan sang istri secara perlahan agar wanita cantik tersebut tidak terganggu dengan pergerakan yang ken lakukan, perlahan ken mengusap punggung syifa dan memastikan wanita cantik tersebut sudah kembali nyaman dengan tidurnya,ken keluar dari kamar tersebut dan kembali ke meja kerjanya untuk melanjutkan memeriksa beberapa berkas yang masih ada di meja kerjanya tersebut


Tiba tiba terdengar suara ketukan di pintu ruangan nya dan ken langsung mengizinkan orang tersebut masuk,terlihat sang sekretaris yang masuk dan menyatakan bahwa klien yang berjanji bertemu telah berada di kantor tersebut

__ADS_1


"Maaf tuan klien yang berjanji bertemu sudah sampai dan meminta untuk segera bisa menemui anda" ucap sang sekretaris sopan


" langsung Suruh masuk aja" jawab ken sambil terus memeriksa berkas-berkas yang masih ada di meja kerjanya tanpa melihat sang sekretaris


" Tapi tuan...." ucap sang sekretaris sedikit gugup dan ber ekspresi sedikit aneh,membuat ken langsung menghentikan tangan nya dan menatap sang sekretaris


" kenapa...? tanya ken sedikit bingung saat melihat ekspresi sang sekretaris


" yang datang bukan tuan xxcc tapi putrinya tuan" jawab sang sekretaris sedikit gugup,ken mengerutkan kening nya dan bertanya dalam hati" kenapa bukan tuan xxcc yang datang,melainkan sang putri...? ah ga penting juga siapa yang datang yang penting kerja sama mereka berjalan lancar dan tidak merugikan satu sama lain" pikir ken


" Suruh masuk aja dan tolong mbak minta pada OG untuk menyiapkan minuman " ucap ken singkat dan langsung di angguki patuh oleh sang sekretaris, walaupun dalam hati ia tau bahwa sang tuan muda sedikit kurang nyaman dan tampak keberatan dengan klien nya tersebut,terlebih saat ini ga ada sang Asisten yang mendampinginya, karena dimas harus keluar kota pagi tadi untuk melakukan pengecekan peumbangunan mall baru mereka yang sudah mencapai 90 persen


Tak berapa lama kembali terdengar suara ketukan di pintu ruangan nya dan ken langsung mengizinkan orang tersebut masuk


Tok,tok,tok


" Masuk" jawab ken singkat tanpa mengangkat wajah nya


" Tuan ini tamunya sudah datang" ucap sang sekretaris yang membuat ken langsung menghentikan tangan nya dan mengangkat wajah nya, melihat ke arah sang sekretaris yang tampak bersama seorang wanita cantik dan terbilang cukup seksi


" Suruh duduk di sofa dan tolong tanyakan mau minum apa" ucap ken memberikan perintah pada sang sekretaris dan langsung di angguki patuh oleh sang sekretaris, dengan menggunakan bahasa yang sopan sang sekretaris langsung menunjukkan sofa untuk wanita cantik tersebut duduk dan menanyakan ingin minum apa


" Maaf nona...mau minum apa...? tanya sang sekretaris sopan pada wanita yang berasal dari luar kota tersebut


" orange jus boleh .." jawab nya lembut sambil tersenyum cantik, membuat sang sekretaris ken langsung mengangguk


ken melangkah dari kursi kebesaran nya dan melangkah menuju sofa yang terdapat sang klien di ruangan nya tersebut,melihat ken menghampirinya wanita cantik tersebut langsung terlihat sangat salah tingkah


" maaf nona apakah tuan xxcc berhalangan hadir sehingga di wakilkan oleh anda...?tanya Ken to the point


" Ah ia tuan ...papa saya tiba-tiba saja merasa sangat kurang fit, sehingga meminta agar saya yang menggantikan beliau untuk menemui anda" jawab nya lembut dengan sedikit salah tingkah


" O......begitu..,baik mari kita mulai apa saja yang perlu kita bahas,jika memang kedua belah pihak tidak merasa dirugikan maka akan kita lanjutkan dengan menanda tangani berkas kerjasama kita" jawab Ken terlihat tanpa basa-basi dan dengan wajah yang terlihat dingin, membuat wanita cantik tersebut terlihat menelan sliva nya,ia sangat berharap sang tuan muda tersebut akan tertarik pada nya

__ADS_1


Tanpa ia tau siapa dan bagaimana Bucin nya seorang Kenzo Azhar pada wanita cantik yang sangat ia cintai yang kini tengah tertidur di kamar pribadi ruangan megah tersebut


__ADS_2