
Setelah selesai dengan berkas berkas yang harus ia selesai kan,Ken meninggalkan ruang kerja nya dan langsung menuju kamar nya, sampai di kamar nya ia menggeleng melihat syifa masih tertidur pulas di atas ranjang mereka, berlahan Ken menghampiri ranjang dan membangun kan syifa
" yang.... sayang... bangun yok,aku harus ke kantor pagi hari ini,ada beberapa berkas yang aku tinggal di kantor yang belum sempat aku baca untuk meeting hari ini dengan para manager
" is... Hubby jangan ganggu,ga masih ngantuk banget loh.." protes syifa dengan suara manjanya, membuat Ken tersenyum
" Trus gimana dong..? aku harus ke kantor pagi pagi sayang..." ucap Ken sambil mengelus rambut indah syifa
" ya udah fa ga ikut ke kantor..." jawab syifa tanpa membuka matanya
" No sayang... nanti kamu nangis di rumah, papa, mama ke Bogor pagi ini dan baru pulang mungkin malam atau besok,ada sedikit masalah di perkebunan teh yang akan papa bangun villa buat penginapan" jelas Ken
" Ga akan by.. emang fa anak kecil apa..?" jawab syifa sedikit ketus membuat Ken langsung tersenyum jahil
" Emang kamu sudah besar...? mananya yang besar..? coba aku lihat" ledek Ken seraya menarik selimut yang menutupi tubuh syifa
" Hubby.....apaan sih ganggu deh..., bukan besar by...tapi DEWASA,you now DEWASA?" ucap syifa geram pada tingkah Ken yang menurutnya sangat menyebalkan
" Ia deh yang udah DEWASA, i know.. yang udah mau jadi ibu...tapi kok masih sering nangis ya" ledek Ken lagi membuat syifa sangat geram
" Hubby..." teriak syifa dengan wajah cemberut membuat Ken langsung berlari menuju walk inclose untuk berpakaian karena ia harus ke kantor pagi pagi hari ini, setelah selesai dengan pakaian kantor nya dan merasa cukup rapi Ken langsung keluar dan kembali menuju ranjang
" Yang.... dasi nih.. bangun dong yang..,aku ga bisa tenang loh kalau kamu jauh dari aku" ucap Ken seraya menyerahkan dasinya pada syifa dan syifa Langsung meraih nya dan memakai kan nya dengan sangat rapi, setelah selesai syifa langsung menarik dasi Ken agar Ken tertunduk dan " Cup" syifa mengecup singkat bibir Ken
" Udah, Hubby sarapan disiapkan mama ya pagi ini,fa mager banget" ucap syifa manja dan di jawab dengan anggukan pasrah oleh Ken
Setelah mengecup singkat bibir syifa dan menciumi seluruh wajah nya,Ken langsung turun ke bawah untuk sarapan, sampai di ruangan makan Ken dapet melihat kedua orang tuanya sudah menunggunya
" Pagi pa, ma.... Assalamualaikum" sapa ken pada kedua orang tuanya saat sudah sampai di meja makan
" pagi juga boy... Waalaikum salam,loh kamu kok sendiri sayang.., dimana syifa..?" jawab kedua orang tua Ken seraya menanyakan dimana syifa saat mereka melihat Ken hanya turun sendiri
" Syifa belum mau sarapan ma,habis subuh tadi dia tidur lagi dan sampai jam segini ni blom mau bangun, katanya masih ngantuk dan ga mau ikut ke kantor" keluh Ken pada kedua orang tuanya
" ya sudah mungkin itu juga bawaan baby sayang, dan mungkin dia suntuk ke kantor setiap hari,kan dia ga ngapa-ngapain di kantor" jawab sang Mama memberikan pengertian kepada sang putra
" Tapi Ken yang gak pernah bisa tenang ma kalau dia ga bareng Ken.." ucap Ken sambil memijit pelipisnya
" Kamu itu terlalu posesif boy... syifa itu juga butuh waktu untuk melakukan sedikit kegiatan, apalagi kamu juga sudah melarang dia ke kampus dan berakhir dengan home schooling, dan juga dia harus setiap hari ke kantor, sampai kantor kamu juga ngurung dia di ruangan kamu" protes sang Mama dan di angguki oleh sang papa
" Ma...Ken khawatir dengan keselamatan dia dan baby ma...ken juga ga suka liat mata orang orang yang ga bisa berpaling kalau liat dia, termasuk para klien Ken,ga perlu Ken jelaskan lagi karena papa mama udah pasti lebih tau itu" jawab Ken dengan wajah sedikit cemberut membuat kedua orang tuanya tersenyum
__ADS_1
" Karena kami tau itu makanya dari dulu kami meminta dia untuk tinggal di pondok dan Asrama,dan karena itu juga kami menikah kan kalian secepatnya, karena kami tau kalau sampai kamu ingat siapa dia sebelum kalian menikah,bisa bisa kami menimang cucu sebelum kami menikahkan kalian" ucap sang Mama sambil tersenyum
" kok nama ngomong gitu..?kan mama udah tau Ken ga pernah dekati perempuan kecuali mereka yang nembak Ken duluan" jawab Ken ketus
" Itu berlaku untuk wanita yang lain,tapi sepertinya tidak untuk syifa, karena dari semua laporan dan foto foto yang dikirimkan oleh orang suruhan kami, mengatakan kalau putra kami sangat bersemangat kalau Sedang dekat dengan anak gadis cantik Mama" ucap sang Mama membuat Ken langsung melotot
" Mama mata matain kami saat di New York..? oh Good... ternyata Mama emang sengaja ya menyiksa Ken..." jawab Ken spontan membuat kedua orang tuanya tertawa terbahak-bahak
" kenapa tersiksa boy...?" tanya sang papa meledek Ken
" karena tiap kali ketemu dia, selalu mulutnya itu pedas banget, dan papa tau ...? wajah nya itu benar benar menggoda iman Ken,kalau ga takut dia marah dan benci sama Ken,udah Ken peluk aja tiap ketemu" jawab Ken jujur membuat kedua orang tuanya melotot sempurna
" BUCIN kamu" ucap kedua orang tuanya dan di balas Ken dengan hanya menggidikkan bahunya
Setelah selesai dengan sarapan nya Ken langsung meminta izin duluan pada kedua orang tuanya
" ma,pa...Ken duluan ya,Ken harus ke kantor pagi hari ini..mama papa hati hati ya di jalan nya dan jangan lupa kasih kabar kalau udah nyampe...bawa supir kan? ucap Ken seraya bertanya
" ia boy..kamu juga hati hati ke kantor nya,kami ajak asisten papa dan mang Diman untuk supir" jawab sang Mama dan di angguki oleh Ken seraya melangkah meninggalkan meja makan setelah mencium punggung tangan kedua orang tuanya
" Loh boy... katanya mau ke kantor,kok ke atas lagi..? tanya sang Mama karena melihat Ken melangkah menaiki tangga dan suara sang Mama menghentikan langkah nya
mereka sangat bersyukur syifa hamil dan mereka berharap semua nya baik baik saja, mungkin dengan mereka mempunyai anak akan sedikit mengurangi sikap posesif Ken terhadap sang istri, mereka khawatir syifa akan merasa terkekang oleh sikap Ken,tanpa mereka tau kalau cinta keduanya sangat besar dan mungkin tidak mudah untuk di goyah kan
Tiba di kamar Ken langsung menuju ranjang nya dan mengecup singkat seluruh wajah syifa dan menarik tirai jendela kamar mereka seraya membuka jendela nya,agar angin segar pagi masuk ke kamar mereka, karena itu baik untuk kesegaran udara dalam ruangan terlebih untuk ibu hamil,Ken meletakkan susu hamil yang tadi sudah ia buatkan untuk syifa,Ken tidak membangunkan syifa lagi, takutnya wanita cantik itu akan ngambek padanya, Ken hanya menuliskan memo kecil yang letakkan di bawah gelas susu sang istri
Setelah selesai dengan semua nya,Ken langsung mengambil handphone dan tas kerja nya,ia kembali mencium singkat seluruh wajah syifa dan tak lupa mencium perut syifa yang sudah nampak sedikit menonjol,Ken langsung melangkah keluar dari kamar nya dan langsung berangkat ke kantor karena sang supir telah siaga dan menunggu nya sejak tadi.
Ken langsung meminta sang supir menuju kantor, sedangkan dirinya sibuk dengan laptop nya tanpa memperdulikan keadaan jalanan, karena terbilang masih lumayan pagi, sehingga jalanan yang mereka lalui tidak terlalu macet, hanya di daerah daerah tertentu saja yang terdapat sedikit kemacetan
Saat Ken sedang sibuk dengan laptop nya tiba tiba sang supir menghentikan mobilnya dengan sangat tiba tiba membuat Ken sedikit terkejut
Ciiiiiit.... suara decitan ban mobil Ken
" Ada apa mang kok berhenti mendadak..? tanya Ken pada sang supir
" Maaf den..itu ada si mbak mbak cantik yang tiba tiba menyetop mobil kita" jawab sang supir sedikit gugup karena takut akan dimarahi oleh sang majikan
" Oh...coba tanya aja mang,kali aja orang butuh bantuan, saya tunggu di sini dan usahakan jangan terlalu lama ya mang,saya perlu cepat ke kantor hari ini" ucap Ken pada sang supir
" Baik den, sebentar saya lihat dulu ya den.." ucap sang supir yang di angguki oleh Ken yang masih fokus dengan laptop nya
__ADS_1
Setelah beberapa menit sang supir sudah kembali ke mobil dengan wajah yang terlihat sedikit bingung dan diikuti oleh wanita tersebut di belakang nya
" Den...maaf, mobil mbak ini mogok, katanya sebentar lagi tukang bengkel akan datang,tapi mbak ini mau ke kantor dan kantor nya satu arah dengan kita,mbak ini minta numpang sampai kantor nya.." Belum selesai sang supir bicara Ken sudah memotong nya
" Suruh masuk aja mang di depan,saya buru buru mang.." jawab Ken sambil tanpa mengalihkan pandangan dari laptop nya, dan langsung di angguki oleh sang supir
Tak berapa lama sang supir bersama wanita tersebut sudah berada dalam mobil dan mobil pun kembali melaju membawa sang penumpang ke tempat tujuannya, wanita tersebut melihat ke belakang dan betapa terkejutnya dia saat tau siapa yang tengah duduk di bangku penumpang belakang, seorang pria tampan yang ia tau wajahnya mulai sering terlihat di berita bisnis dan majalah bisnis, pria yang ia tau putra tunggal dari raja bisnis Eropa dan Asia, pria yang memiliki wajah dan fisik nyaris sempurna tapi sangat tertutup tentang kehidupan pribadi nya
Wanita tersebut benar benar merasa sangat beruntung bisa semobil dengan pria yang setahun ini sangat digilai para kaum hawa, dengan hati yang sangat berdebar dan mengumpulkan banyak keberaniannya ia langsung menyapa Ken
" Maaf ternyata anda tuan muda Kenzo..maaf kalau saya sudah merepotkan Anda" ucap nya sambil tersenyum cantik menatap Ken, mendengar namanya di sebut Ken sedikit mengangkat wajahnya dari laptop nya
" Tidak masalah nona, kebetulan kata supir saya tujuan kita satu arah" jawab Ken yang sudah kembali fokus pada layar laptop nya,saat wanita tersebut ingin bicara lagi, tiba-tiba handphone Ken berbunyi, membuat wanita tersebut mengurungkan niatnya
Ken langsung mengambil handphone nya dari dalam saku celana nya dan melihat siapa yang menelfon nya sepagi ini,wajah nya langsung terlihat berbinar saat melihat syifa yang menelfon nya ,dan itu semua tak luput dari perhatian wanita tersebut
📱 Hubby _ Assalamualaikum yang...udah bangun Hem...? maaf ya aku tadi langsung berangkat ga bangunin kamu,mama papa ke Bogor,kamu baik baik di rumah dan jangan terlalu banyak naik turun tangga, susu nya jangan lupa diminum, dan satu lagi jangan pergi tanpa supir dan bodyguard
📱 my wife_ Waalaikum salam, Hubby..... apaan sih belum juga fa ngomong udah banyak banget pesan nya,fa itu bukan orang sakit...ia susunya udah habis fa minum" ucap syifa geram
📱 Hubby_ ya udah ya ni aku udah mau sampai kantor, jangan lupa sarapan ya sayang....I love you so much Honey" ucap Ken dan menutup panggilan nya
"Mang saya turun di depan gerbang aja,dan mang antar aja mbak ini sampai ke tujuan nya" ucap Ken datar tanpa melihat lawan bicaranya
" Baik den" ucap sang supir dan langsung menghentikan mobilnya tepat di depan gerbang dan langsung membukakan pintu untuk sang majikan, setelah Ken keluar baru lah sang supir kembali ke balik kemudi dan mengantarkan wanita tersebut
" Duh pak terima kasih banyak ya, jadi merepotkan" ucap wanita tersebut basa basi
" ga papa mbak" jawaban singkat dari supir pribadi keluarga Azhar tersebut
" Maaf pak.. kalau boleh tau tuan muda Kenzo itu sudah punya calon istri ya pak..? kepo aja sih habis nya kalau di kalangan pebisnis sangat heboh" ucap wanita tersebut
" Tuan muda udah nikah mbak, udah hampir dua tahun malah,tapi karena istrinya baru lulus SMA makanya mereka belum punya momongan" jawab sang supir
" oh.. anak pengusaha mana pak...? pasti cantik ya pak,tapi sayang banget ya mereka kan masih sangat muda kok udah nikah ya" ucap nya berkomentar
" Cantik pake banget mbak, serasa ngeliat bidadari kalau liat wajahnya, tuan muda posesif banget sama nona,makanya mereka dinikahkan cepat dan mereka juga udah bersama sejak kecil, sampai sekarang tuan muda semakin posesif sama nona, habis nya nona itu beneran cantik dan sempurna untuk ukuran manusia" jawab sang supir membuat wanita tersebut sangat penasaran dengan sosok yang di maksud
" ini udah nyampe mbak" ucap sang supir mengagetkan wanita tersebut
"oh iya terima kasih banyak ya pak, salam juga buat Tuan muda Kenzo yang udah sangat baik" ucap nya dan dijawab dengan anggukan kepala oleh sang supir dan setelah nya sang supir langsung memutar balik mobilnya dan menuju ke kantor sang majikan
__ADS_1