
Syifa sudah kembali ke Asrama dan kembali beraktivitas seperti biasa, rasanya dia sudah sangat malas untuk berfikir tentang pernikahan nya dengan Ken yang hanya tinggal menghitung hari,dia masih sangat bingung kenapa tiba-tiba orang tua mereka ingin menikah kan mereka yang dapat di katakan belum saling kenal, kenapa para orang tua gak mau kasi kesempatan atau waktu untuk mereka penyesuaian atau meminta pendapat pada mereka berdua.
Mereka akan menikah di Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Minggu depan syifa sudah diminta untuk pulang, izin sekolah sudah di atur oleh papa Araaf dan Mama Mitha, kepala sekolah juga akan hadir di acara tersebut.,Ken dan syifa masih seperti orang asing mereka sesekali bertemu secara kebetulan di taman yang membatasi antara sekolah dan kampus. atau di cafe depan,.tapi mereka saling diam dan tidak pernah ngobrol.walau sebenarnya syifa sangat ingin ngobrol dan bahas tentang pernikahan mereka.tapi sepertinya Ken tidak berminat.
Teman dari mereka belum ada yang tau, mereka sama sama idola di yayasan tersebut,para wanita selalu histeris saat melihat Ken, kekaguman para pria terhadap syifa juga bertambah, Fathir yang melanjutkan kuliah nya di universitas yayasan tersebut Masi tetap mengagumi syifa tapi belum memiliki keberanian untuk menyatakan cinta nya pada syifa.
Stefany juga terus berusaha untuk kembali mendekati ken sampai sampai dia rela bela belain mengurus kepindahan nya ke Jakarta dan pindah ke kampus Ken.
Ken mulai merasa jengah dengan tingkah Stefany ingin rasanya dia mengatakan kalau dia akan menikah, tapi Ken mengurungkan niatnya dan mencoba untuk menghindari Stefany.
Besok adalah hari keberangkatan Syifa kembali ke rumah orang tua nya dengan menggunakan jet pribadi keluarga Azhar.sedangkan keluarga Azhar akan tiba pagi di hari pernikahan mereka yang dilakukan secara tertutup.
Syifa mengemasi barang-barang nya yang akan ia bawa, hanya sedikit karena syifa tidak membawa pakaian.syifa hanya membawa mini koper dan satu tas sandang kecil.putri merasa heran sebenarnya ada apa kenapa akhir-akhir ini syifa nampak sangat tertekan dan sekarang syifa harus pulang, setelah nya juga seperti nya syifa tidak akan tinggal lagi di Asrama
__ADS_1
Syifa sudah di bandara di antar oleh mama Mitha, putri gak bisa ikut karena dia sekolah.ken juga kuliah pagi, syifa dan Mama Mitha tetap seperti biasa sehingga tidak membuat keluarga merasa kalau syifa sangat tertekan.tapi syifa sangat menyayangi keduanya dan gak mau buat mereka kecewa.
"Ma Fa masuk dulu ya" ucap nya sambil mencium mama Mitha
"Ia sayang hati hati ya,dua hari lagi kita ketemu ya.mama sayang kamu nak" balas mama Mitha memeluk syifa
"ia ma Fa tau,fa juga sangat sayang mama" ucap syifa lirih
Syifa melangkah menuju jalur penerbangan pribadi keluarga Azhar, tiba tiba langkah nya terhenti karena suara Mama Mitha
"Ia ma," jawab syifa yang memang terlihat sangat lesu
"Maafin Mama ya, karena meminta kalian harus menikah, tapi percayalah sayang ,mama sayang banget sama kalian berdua,Ken sangat mencintai kamu sayang dan Mama yakin kalian akan bisa saling mencintai" ucap mama Mitha dengan derai air mata yang membuat syifa sedikit terkejut, bagaimana mama Mitha bisa bilang kalau Ken mencintai Syifa sedang Ken memiliki kekasih dan mereka juga bertemu hanya beberapa kali.
__ADS_1
"Mama jangan nangis Donk, katanya bahagia kalau liat fa dan kak Ken menikah, tapi kok malah nangis sih? Mama tenang aja, Insyaallah kami pasti akan bahagia, yang fa minta cuma Doa dari Ayah,bunda, papa juga mama.dengan Doa tulus dari Kalian kami pasti akan sanggup menghadapi semua nya" ucap syifa sambil menghapus air mata di pipi sang Mama
"Udah Mama jangan nangis lagi ya,fa tunggu Mama dua hari lagi,jadi Mama mertua Donk, hehehe" canda syifa
"Yakin cuma Mama yang di tunggu,?" goda sang Mama
"Papa juga Donk ma" jawab syifa
"Cuma itu? terus anak laki laki Mama yang cakep itu siapa Donk yang nungguin?" goda Mama Mitha.
Syifa tersenyum kikuk.membuat Mama Mitha merasa gemas melihat nya.
"Ya udah berangkat sana nanti ketinggalan pesawat lho, salam buat yang disana.jangan lupa nanti malam fitting baju nya ya sayang" canda mama Mitha
__ADS_1
"Ia Mama,mana mungkin pesawat nya berani ninggalin mantu kesayangan nya Tuan Araaf Azhar, hehehe" jawab syifa membuat sang Mama menggeleng
"Bay Mama, Assalamualaikum" ucap syifa dan dibalas salam oleh sang Mama