Gadis Ku

Gadis Ku
Part 58


__ADS_3

Di kantor Dimas sangat geram karena harus menggantikan Ken menemui beberapa klien nya yang tidak mungkin untuk di tunda lagi, semua itu membuat Dimas sangat kelimpungan, untung ada sang sekretaris yang terbilang cukup cerdas dan cekatan,ia bersedia mendampingi dan membantu Dimas menemui beberapa klien yang sangat penting, akhirnya setelah pukul lima sore barulah Dimas dan sang sekretaris bisa bernafas lega dan mereka memutuskan untuk makan cemilan sebentar di cafe depan kantor


" Mas Dimas... memang tuan muda Kenzo kemana..? bukan nya tadi pagi ada ya...? tanya Vivi pada Dimas


" Biasa princess nya keluar rumah bawa mobil tanpa sopir dan bodyguard" jawab Dimas dan langsung di angguki oleh Vivi


" Untung kita bisa hadapi semua klien itu, tapi kok rasanya tuan muda Kenzo ga pernah terlihat kecapean kayak kita ya walaupun menghadiri rapat dan bertemu klien dalam waktu sehari full" ucap Vivi seraya tersenyum


" Dia itu cerdas banget,IQ nya di atas rata-rata,sama tu suami istri sama sama jenius, makanya cinta mereka pun jadi di atas rata-rata" jawab Dimas sedikit bercanda membuat Vivi tertawa terbahak-bahak, membuat mereka menjadi pusat perhatian orang orang yang ada di tempat tersebut


Dan Dimas baru menyadari ternyata di tempat tersebut ada putri dan Maya yang juga melihat mereka, dengan cepat Dimas langsung berdiri dan berjalan menuju meja yang terletak agak sedikit di pojokan, membuat Vivi juga ikut mengalihkan pandangan nya ke arah dimas berjalan


" Putri, Maya kalian ada di sini juga...? pertanyaan yang Dimas lontarkan terdengar sedikit ada rasa khawatir


" Ia kak...kami habis dari ngajar di salah satu taman dekat sini, karena udah kelaparan ya singgah sebentar di sini.." jawab Maya dengan sedikit senyum


" Ya udah tunggu di sini sebentar ya,biar kakak bayar bill nya dulu, biar kakak antar kalian pulang" jawab Dimas sambil tersenyum dan melihat ke arah putri


" Ga usah kak.. nanti merepotkan, lagian kakak juga ga sendirian" jawab putri dan membuat Dimas tersenyum


" Ga merepotkan kok, sekalian juga kakak antar sekretaris kakak, kasian dia udah capek banget bantuin kakak menghadapi klien penting hari ini" jawab Dimas sambil tersenyum dan mengusap lembut kepala putri yang terbungkus hijab nya, melihat itu Maya tersenyum


Dimas langsung melangkah menuju meja kasir membayar bill mejanya dan meja putri, setelah nya ia langsung menghampiri Vivi dan mengajak nya Menuju putri dan Maya,Vivi yang melihat itu langsung tersenyum dan ia yakin salah satu dari wanita di hadapan nya adalah wanita yang pernah Dimas ceritakan pada nya


" Maya..put, kenalin ini Vivi sekretaris kakak,Vi ini Maya dan putri sahabat nya syifa.." ucap Dimas sambil tersenyum


Dengan sigap dan senyum yang terlihat cantik Vivi langsung mengulurkan tangannya pada kedua gadis yang berada di depan nya.." Vivi" ucap Vivi ramah


" Maya kak" ucap Maya sambil tersenyum ramah


" putri kak" jawab putri sopan dan tersenyum manis


" Aduh jadi kelihatan dewasa banget ya gue di panggil kakak.." ucap Vivi seraya tersenyum

__ADS_1


" yang penting kan tetep cantik" jawab Maya membuat Vivi tersenyum


" Ok deh,mas Dimas saya duluan ya.. yang lain nya juga.." ucap Vivi seraya tersenyum dan akan melangkah meninggalkan mereka


" Sekalian aja Vi saya antar,kita semua se arah kok, saya juga mau nganterin mereka ke kosan.." cegah Dimas dan di angguki oleh putri dan Maya


" ia kak sekalian aja,biar kak Dimas tambah kerjaan nya" jawab Maya membuat Vivi tersenyum


" ya udah ayok.. keburu Maghrib kalian bisa telat Shalat nya" ajak Dimas sambil langsung melangkah menuju parkiran mobil nya


Mereka semua meninggalkan pelataran cafe tersebut dan Dimas langsung mengarahkan mobilnya menuju kediaman Vivi, yang terletak tidak jauh dari warung kakak nya, tempat biasa Dimas sarapan pagi, setelah menurunkan Vivi Dimas kembali melajukan mobilnya menuju kost putri dan Maya,sekitar 20 menit mereka sampai di depan gerbang kost tersebut,Maya langsung turun dan putri juga melakukan hal yang sama, tapi gerakan nya terhenti dengan suara Dimas


" Langsung masuk dan jangan keluar malam ya..aku sama Vivi ga ada hubungan apapun..aku mau kita lebih serius, nanti malam aku telfon ya.." ucap Dimas dan di angguki oleh putri membuat hati Dimas sangat bahagia


" kakak hati hati ya.. jangan lupa Shalat... makasih udah antar dan bayar makan kami" jawab putri sambil menunduk dan di balas Anggukan kepala oleh Dimas


" kalau kepingin sesuatu telfon aku aja, jangan keluar lagi kalau udah malem" perintah Dimas


Dimas langsung melajukan mobilnya setelah melihat Maya dan putri memasuki gerbang kost mereka,Dimas mengendarai mobil nya dengan perasaan yang sangat bahagia,ia tidak pernah berani mengungkapkan langsung perasaan nya pada putri, tapi tadi ia yakin putri juga memiliki perasaan yang sama dengan nya dan ia yakin kalau putri pasti tau maksud dari ucapan nya tadi


Sesampainya di basment Apartemen nya Dimas langsung memarkirkan mobilnya dan langsung menuju lift yang akan mengantarkan nya menuju unit nya, setelah sampai di unit nya Dimas langsung melangkah menuju kamar nya dan langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya,ia ingat akan nasehat putri untuk tidak lupa dengan Shalat nya, setelah selesai dengan Bebersih nya ia langsung melaksanakan kewajiban nya sebagai Muslim


Setelah selesai ia langsung menuju ruang kerja nya dan memeriksa beberapa berkas dan mengirimkan email pada sang Bos nya, tentang hasil meeting nya hari ini dan beberapa berkas yang harus Ken pelajari untuk meeting besok pagi,Dimas juga mengirimkan beberapa jadwal Ken besok, setelah selesai dengan pekerjaan nya ia langsung menuju balkon kamarnya dan memenuhi janjinya yang akan menelfon sang pujaan hatinya


Sementara di kediaman keluarga Azhar, syifa dan Ken baru saja selesai dengan Shalat Maghrib berjamaah nya, dan setelahnya mereka langsung turun menuju meja makan yang sudah terlihat kedua orang Ken yang juga baru mendudukkan tubuh mereka di kursi masing-masing


" malam pa..ma.." ucap keduanya saat tiba di meja makan


" malam sayang..." jawab kompak pasangan paruh baya tersebut


" Papa mama jam berapa nyampe nya..?" tanya Ken sambil menarik kursi untuk syifa dan untuk dirinya


" tadi sore,kata bibik kalian tidur.." jawab sang Mama dan di angguki oleh syifa dan Ken

__ADS_1


" oh ya mungkin sekitar dua Minggu lagi mama sama papa akan ke New York buat jenguk Oma,kata aunty kesehatan Oma sedikit berkurang, kalian kapan berangkat ke acara fashion show itu..?" tanya sang Mama


" Oma sakit lagi..?" tanya syifa terlihat khawatir


" ga sayang...biasa udah lansia kan memang suka seperti itu" jawab sang Mama sambil tersenyum


" sekitar satu bulan lagi ma, jadi kehamilan syifa juga sudah terbilang aman untuk perjalanan jauh, dan mungkin kami akan langsung ke New York selesai dari fashion show itu, katanya sih 3 hari gitu" jawab Ken sambil sedikit menjelaskan


" Yang penting kamu harus jaga princess papa dan baby... dan ingat berangkat dengan jet pribadi,agar bisa istirahat" ucap sang papa tak bisa di bantah


" Ia pa..Ken pakai jet pribadi Ken,Dimas dan yang lainnya juga barengan kok, kemungkinan sekretaris Dimas juga ikut biar syifa ada teman nya, kalau kalau Ken ada kepentingan mendadak" jelas Ken dan langsung di setujui oleh kedua orang tuanya


Mereka langsung memulai makan malam bersama tanpa suara obrolan lagi, setelah selesai mereka langsung menuju ruang keluarga untuk sekedar ngobrol sambil bersantai dan menikmati cemilan


Setelah jam menunjukkan pukul sembilan mereka semua langsung melangkah menuju kamar masing-masing untuk beristirahat atau memeriksa beberapa Email yang masuk yang terkadang memang sangat penting


Sesampainya di kamar Ken langsung mengambil laptopnya dan menuju sofa di kamar nya,ia langsung memeriksa beberapa Email yang Dimas kirim kan, syifa yang melihat Ken sibuk dengan laptop nya langsung mengambil guling dan menuju sofa,ia langsung merebahkan tubuhnya di samping Ken dan menjadikan paha Ken sebagai bantal nya


Ken yang melihat kelakuan wanita cantik tersebut hanya tersenyum dan sebelah tangan nya terulur untuk mengusap kepala dan punggung Syifa, mendapatkan perlakuan Ken pada nya, syifa Langsung tersenyum dan mengusap wajah nya ke perut rata Ken seraya memeluk erat pinggang ken, membuat Ken menghentikan gerakan nya sebentar


" sayang...kamu goda aku...?"tanya Ken lembut dan langsung di jawab dengan gelengan kepala oleh Syifa


" mual By.... kalau gini mualnya sedikit reda" jawab syifa sambil terus menciumi aroma maskulin pada Ken


" Tapi aku nya yang ga tahan yang..... anak Daddy kenapa Hem...? kangen Daddy ya..?" jawab Ken sambil mengelus lembut perut syifa yang sudah terlihat sedikit menonjol


" no... Daddy nya modus.." jawab syifa membuat Ken langsung tertawa seraya mencium kepala syifa


" Ya udah tidur ya..aku harus periksa email dari Dimas, dan ada beberapa berkas yang harus aku pelajari untuk meeting besok pagi" jawab Ken sambil mengelus lembut kepala syifa dan di jawab anggukan kepala oleh Syifa


Ken kembali melanjutkan aktivitas memeriksa Email yang masuk ke laptopnya dan mempelajari beberapa berkas yang akan mereka meeting kan besok pagi, tangan nya lincah menari di atas keyboard laptop nya dan mata nya fokus pada layar laptop nya, sesekali ia mencium kepala syifa yang sudah tertidur pulas di atas pangkuan nya


Setelah selesai Ken langsung mematikan laptop nya dan langsung menggendong syifa menuju ranjang mereka, meletakkan nya secara perlahan dan hati-hati agar tidak menggangu tidur sang belahan jiwa nya,Ken langsung menuju kamar mandi untuk membersihkan wajah nya dan gosok Gigi, setelah selesai ia langsung menuju ranjang dan merebahkan tubuhnya di samping syifa sambil menarik syifa dalam dekapan nya dan langsung memejamkan matanya menuju mimpi bersama sang istri cantik nya.

__ADS_1


__ADS_2